Desti Widya Astuti
AKBID Rangga Husada Prabumulih

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hyperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih Desti Widya Astuti
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 6 No. 1 (2021): Cendekia Medika
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.948 KB) | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v6i1.83

Abstract

Hyperemesis gravidarum merupakan mual dan muntah yang berlebihan pada wanita hamil sehingga menggangu pekerjaan sehari-hari, Biasanya terjadi pada kehamilan trimester I. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hyperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di rumah sakit umum daerah kota prabumulih tahun 2019. Metode penelitian bersifat analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang di rawat sebanyak 158 responden di rumah sakit umum daerah kota prabumulih. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 113 responden.Intrumen penelitian berupa data studi rekam medik. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan yang bermakna dengan kejadian umur dengan hasil statisticp value 0,001 < α 0,05, paritas dengan hasil statistic p value 0,003 < α 0,05, pendidikan dengan hasil statistic p value 0,005 < α 0,05, dan jarak kehamilan dengan hasil statisticp value 0,000 < α 0,05, dengan kejadian hyperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.
Retensio Plasenta Ditinjau Sari Usia Ibu Dan Riwayat Kuretase Desti Widya Astuti
Lentera Perawat Vol. 1 No. 2 (2020): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.781 KB)

Abstract

Kematian maternal berjumlah 25% disebabkan oleh perdarahan pasca persalinan dan 16-17% disebabkan oleh retensio plasenta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  hubungan antara usia  ibu dan riwayat kureta sedengan kejadian retensio plasenta di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih tahun 2019. Penelitian ini menggunakan Survey Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah kota Prabumulih Tahun 2019. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 324 responden. Pada analisa univariat diketahui bahwa dari 324 responden didapatkan bahwa usia ibu resiko tinggi sebanyak 96 responden (29,4%) sedangkan usia ibu resiko rendah sebanyak 228 responden (70,4%) dan ibu dengan riwayat kuretase sebanyak 77 responden (76,2%) sedangkan ibu tidak mengalami riwayat kuretase yaitu sebanyak 247 responden (23,8%). Analisa Bivariat menunjukkan usia ibu mempunyai hubungan yang bermakna dengan kejadian Retensio Plasenta (p value 0,000) dan riwayat kuretase mempunyai hubungan yang bermakna dengan kejadian Retensio Plasenta (p value 0,000).Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada hubungan antara usia ibu dan riwayat kuretase dengan kejadian retensio plasenta di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih Tahun 2019.
Seksio Sesarea Ditinjau Dari Eklampsia Dan Gawat Janin Desti Widya Astuti
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 4 No. 1 (2019): Cendekia Medika
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.621 KB)

Abstract

Seksio sesarea  adalah melahirkan janin yang sudah mampu hidup (beserta plasenta dan selaput ketuban) secara transabdominal melalui insisi uterus.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan eklampsia dan gawat janin dengan kejadianseksio sesarea. Metode penelitian bersifat analitik, dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional.Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih 01 Januari – 31 Desember 2018 sebanyak 1302 orang. Sampel penelitian adalah sebagianibu bersalin yang melahirkan diRSUD Kota Prabumulih tahun 2015 dengan jumlah sampel sebanyak 306 orang. Analisa penelitian dengan menggunakan uji Statistic Chi-Square (x2) dengan tingkat kemaknaan (α) = 0,05 dan tingkat kepercayaan (ci) 95%.Dari  analisa bivariat diketahui bahwaada hubungan yang bermakna antara eklampsia dengan kejadian seksio sesareadan ada hubungan yang bermakna antara gawat janin dengan kejadian seksio sesarea.
Perdarahan Postpartum Ditinjau Dari Paritas Ibu Dan Retensio Plasenta Desti Widya Astuti
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 4 No. 2 (2019): Cendekia Medika
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.562 KB)

Abstract

Angka kematian ibu di Indonesia pada tahun 2016 sebanyak 4.912 kematian dan kejadian perdarahan post partum bekisar 29,2%, sedangkan pada tahun 2017 angka kematian ibu sebanyak 4.295 kematian dan kejadian perdarahan post partum 27,1%. Dari data tersebut diperoleh persentase kejadian perdarahan post partum masih cukup tinggi meskipun terjadi penurunan angka kematian ibu dan angka kejadian perdarahan post partum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara paritas dan retensio plasenta dengan kejadian perdarahan post partum di rumah sakit umum daerah kota prabumulih tahun 2018. Penelitian ini menggunakan Survey Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu bersalin di rumah sakit umum daerah kota prabumulih tahun 2018 yang berjumlah 1622 orang. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 321 responden. Pada analisa univariat diketahui bahwa dari 321responden didapatkan bahwa ibu dengan paritas resiko tinggi sebanyak 117 responden (36,4%) lebih sedikit dariibu dengan paritas resiko rendah sebanyak 204 responden (63,6%). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada hubungan yang bermakna antara paritas dan retensio plasenta dengan kejadian perdarahan post partum di rumah sakit umum daerah kota prabumulih tahun 2018.