Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Tempat Penolong Persalinan Eka Juniarty
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 7 No. 1 (2022): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.351 KB) | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v7i1.108

Abstract

Angka kematian ibu tahun 2019 menurut World Health Organization (WHO) dapat disebabkan oleh perencanaan kehamilan yang kurang matang, sehingga perempuan melahirkan terlalu banyak, terlalu dekat, terlalu muda, terlalu tua. Angka kematian ibu melahirkan pada tahun 2019 berada di angka 305 per 1.000 kelahiran hidup. Capaian keberhasilan upaya kesehatan pada ibu, salah satunya terlihat indicator Angka Kematian Ibu (AKI). Upaya untuk menekan resiko AKI antara lain menganjurkan kepada masyarakat agar persalinan yang aman ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih dan dilakukan di fasilitas kesehatan, bidan adalah byang salah satunya memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu dan anak secara langsung. Bidan memiliki kedudukan memberikan kemudahan dalam pelayanan masa persalinan, promosi dan konsultasi kesehatan untuk ibu dan anak, serta melakukan deteksi deteksi dini terhadap kasus rujukan khususnya di pedesaan. Salah satu sarana pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak adalah BPM (Bidan Praktik Mandiri).Menganalisi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan ibu hamil dalam memilih tempat penolong persalinan di Bidan Praktik Mandiri Umi Kalsum.Penelitian dilakukan dengan survey analitik dan pendekatan cross sectional, yang dilakukan pada bulan April – Juli 2021.Jumlah sampel adalah 46 responden, teknik yang di gunakan adalah accidental sampling. Data yang dikumpulkan ini menggunakan data primer dengan kuesinoner .Uji chi-square digunakan untuk analisa data.Hasil analisa data menunjukan bahwa faktor Jarak, Pendidikan dan Pekerjaan mempunyai kolerasi dengan pemilihan tempat penolong persalinan di BPM Umi Kalsum.
HUBUNGAN ANTARA UMUR DAN PARITAS IBU DENGAN KEJADIAN INTRA UTERINE FETAL DEATH (IUFD) DI RSUD KOTA PRABUMULIH TAHUN 2021 Eka Juniarty; Dwi Saputri Mayang Sari
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 13 No 25 (2023): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v13i25.211

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), in 2017 the Infant Mortality rate (IMR) in the world 29 per 1,000 live births, Underfive Mortality Rate (AKBA) 12 per 1,000 live births. The Neonatal Mortality Rate (MMN) decreases with the IDHS (Demographic and Health Indonesia Survey) 15 per 1,000 live births by 2017 (MoH RI, 2011). The purpose of this study was to determine the relationship between maternal age and parity on intra uterine fetal deadth (IUFD) occurrence in the general hospital on Prabumulih City 2021. This research uses Analytical Survey by using Cross Sectional approach. The population of this study were all babies born in the general hospital on Prabumulih City 2021, amounting to 1798 people. The number of samples in this study were 327 respondents. In the analysis of univariate, it was found that from 327 respondents found that maternal parity that high risk of childbirth as much as 44 respondents (13.5%) fewer than parity mother which low risk giving birth that is counted 283 respondents (86.5%). The result of univariate analysis obtained from 327 respondents found that maternal parity that high risk of childbirth as much as 61 respondents (18,7%) fewer than parity mother which low risk giving birth that is counted 266 respondent (81,3%). Bivariate analysis showed that maternal age had significant relationship with incidence of IUFD (p value 0,000) and mother parity had significant relationship with incidence of IUFD (p value 0,000). The conclusion of this study is there is a significant relationship between maternal age and parity against intra uterine fetal deadth (IUFD) occurrence in the generah hospital on Prabumulih City 2021 Keywords : Age, parity of mother and occurrence of IUFD References : 17 (2017-2021)
Hubungan Umur Ibu Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Bersalin Eka Juniarty; Pera Mandasari
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 8 No. 1 (2023): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v8i1.224

Abstract

Penyebab pasti preeklampsia masih belum diketahui secara pasti. Namun ada  beberapa faktor resiko yang dapat mendukung timbulnya preeklampsia antara lain faktor umur, jarak kehamilan dan kehamilan ganda, riwayat preeklampsia sebelumnya, riwayat dalam keluarga dan penyakit yang menyertai kehamilan seperti penyakit ginjal dan diabetes melitus. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan umur ibu dan jarak kehamilan dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih Tahun 2021. Desain penelitian menggunakan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan ibu yang melahirkan diRumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih tahun 2021. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik sampel random sampling yaitu sebanyak 326 responden. Instrumen penelitian berupa checklist. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara umur ibu (p value = 0,000)  dan jarak kehamilan (p value = 0,000) dengan kejadian preeklampsia di RSUD Kota Prabumulih tahun 2019. Simpulan ada hubungan yang bermakna antara umur dengan ada hubungan bermakna antara jarak kehamilan dengan preeclampsia
Hubungan Antara Umur dan Paritas Ibu dengan Kejadian Persalinan Premature Di RSUD Kota Prabumulih Pera Mandasari; Eka Juniarty
JURNAL SMART ANKes Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL SMART ANKes
Publisher : Biro Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.756 KB) | DOI: 10.52120/jsa.v7i1.97

Abstract

Persalinan premature merupakan salah satu penyebab tertinggi kematian bayi di dunia. Persalinan premature adalah persalinan yang terjadi pada usia kehamilan diatas 22 minggu atau kurang dari 37 minggu. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara umur dan paritas dengan kejadian persalinan premature di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih. Metode penelitian bersifat analitik, dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih tahun 2021. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik sampel random sampling yaitu sebanyak 326 responden. Instrumen penelitian berupa checklist. Hasil penelitian berdasarkan analisa univariat diketahui bahwa dari 326 responden terdapat 62 responden (19 persen) yang melahirkan dengan persalinan premature dan 264 responden (81 persen) yang melahirkan tidak dengan persalinan premature. terdapat 59 responden (18,1 persen) yang memiliki umur resiko tinggi dan 267 responden (81,9 persen) yang memiliki umur resiko rendah, terdapat 72 responden (22,1persen) yang memiliki paritas resiko tinggi dan 254 responden (77,9 persen) dengan paritas resiko rendah, dari analisa bivariat diketahui bahwa ada hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan persalinan premature dengan nilai p value 0,000 (p< 0,05), ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan persalinan premature dengan nilai p value 0,000 (p< 0,05).
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RUPTURE PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL Dwi Saputri Susita Utami; Eka Juniarty
WOMB Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/wombmidj.v1i2.70

Abstract

Perineal rupture is one of the causes of cases of obstetric bleeding which will increase in 2021 with a prevalence of 17.6% in RSUD Kota Prabumulih. The purpose of this study was to determine the factors associated with perineal rupture in normal delivery. The research method is analytic-observational using a cross-sectional approach at the RSUD Kota Prabumulih. The population of this study was 1778 mothers giving birth from January to May 2022 and based on the sample calculation formula, it was found that 326 mothers who were in labor as research samples were taken by simple random sampling. Data collection was carried out using secondary data, namely the medical records of the RSUD Kota Prabumulih and the instrument used was a checklist. Data analysis used SPSS with chi-square statistical test and 95% confidence level. The results of this study were 44.8% (146) of birth mothers experienced perineal rupture. Age, gestation interval, and birth weight were related to the incidence of perineal rupture (p<0.000, p<0.000, and p<0.000) respectively. The conclusion of this study is the need for attention and awareness of midwives and mothers with conditions of age <20 years and >35 years, gestational interval ≤2 years, and estimated fetal weight ≥4000 grams during pregnancy for the incidence of perineal rupture.  
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Persalinan Lama Pera Mandasari; Eka Juniarty
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 8 No. 2 (2023): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v8i2.234

Abstract

Persalinan lama merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan janin. Pada ibu dapat menyebabkan terjadinya infeksi, kehabisan tenaga, dehidrasi, dan perdarahan post partum. Pada janin dapat menyebabkan terjadinya infeksi, cedera dan asfiksia. Persalinan lama dipengaruhi oleh faktor ibu, faktor janin, dan faktor jalan lahir. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian persalinan lama. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit umum daerah kota prabumulih  tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin, penentuan sampel menggunakan tehnik random sampling dengan Jumlah sampel sebanyak 326  orang.  Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi–square. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan usia dengan kejadian persalinan lama (Pvalue : 0,000) terdapat hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian persalinan lama (Pvalue : 0,000) dan terdapat hubungan antara his dengan kejadian persalinan lama (Pvalue : 0,000).