Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL PENGELOLAAN KEUANGAN DESA MELALUI PROSPEKTIF PENGAWASAN BERBASIS MASYARAKAT Susanti Hasan; Nur Mohammad Kasim; Lusiana Margareth Tijow
Maleo Law Journal Vol. 5 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/mlj.v5i1.1459

Abstract

The purpose of this study is to Analyze the Implementation of Village Financial Management according to Law Number 6 of 2014; Knowing the obstacles in realizing transparency in village financial management in Bone Bolango Regency; Creating an ideal Oversight Model in realizing transparency in Village Financial Management in Bone Bolango Regency. This research uses empirical legal research. Empirical legal research or in other terms commonly called sociological legal research or also called field research. The approach used in this study is the statute approach; Case Approach; and Conceptual Approach. The results of this study indicate: First, that the implementation of village financial management as mandated by the Law on Villages and Permendagri 20 of 2018 concerning village financial management. In the planning stage, some of the villages studied were in accordance with the procedures in accordance with the regulations, but the target time was not in accordance with the regulations. In the implementation phase of the village under study, the procedure was partly in accordance with the regulations even though the demands on the village government to realize transparency were not optimal. In the administration stage and the reporting stage in the villages studied it can be said to be in accordance with the rules even though the substance of the administration is not yet perfect then some villages can be said to be on time and in accordance with the regulations. Second, the obstacles in realizing transparency in the management of village finances at the location of the village under study can be concluded is the limited understanding of the Village apparatus on Regulation, the availability of human resources (HR), Community Participation and as well as supervision factors. Third, that in order to create an ideal Oversight Model for village financial management, researchers recommend a Community Based Monitoring Model which further strengthens the involvement of rural communities in the implementation of village development, not only from the planning and implementation aspects, but also is an involvement in supervision .Keywords: Transparency; Village Finance; Community-based supervision.
Optimalisasi Pembaruan Hukum Islam dalam Bingkai Metodologi Counter Legal Draft Nur Mohammad Kasim
Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 6 No 2 (2012)
Publisher : Sharia Faculty of State Islamic University of Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2641.063 KB) | DOI: 10.24090/mnh.v6i2.602

Abstract

Hukum Islam merupakan hukum ilahi yang bersifat komprehensif dan universal serta tidak lekang oleh perkembangan jaman. Karenanya hukum Islam merupakan bidang hukum yang selalu baru karena daya elastisitasnya. Counter Legal Draft (CLD) merupakan suatu konsep pembaharu dalam Kompilasi Hum Islam (KHI) yang dianggap sebagai alternatif draft hukum KHI yang menggunakan beberapa perspektif misalnya, kebaikan umat, keadilan, kesetaraan gender, pluralisme, hak asasi manusia dan demokrasi. Hubungan CLD dan KHI begitu erat dan menjadi alternatif untuk memperkuat penerapan fikih di Indonesia. Hal tersebut membuktikan bahwa efek dari rancangan undang-undang itu sangat baik sehingga mempengaruhi konsep hukum yang dibangun untuk menciptakan hukum Islam untuk masa depan. Masih banyak peluang bagi hukum Islam untuk masuk dalam konsep perundang-undangna di Indonesia.
Analisis Penerapan Konsumen Cerdas Dalam Industri Peer To Peer Lending di Indonesia Sebagai Wujud Upaya Preventif Agra Nurulhuda Ali; Nur Mohammad Kasim; Sri Nanang Kamba
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10770

Abstract

Perkembangan yang terjadi pada sektor jual-beli maupun jasa semakin meingkat di Indonesia. Terutama dalam sektor Peer To Peer Lending yang semakin modern yang mengharuskan konsumen menjadi cerdas dalam menyikapi dan memilih produk atau jasa yang akan digunakan. Rumusan masalah dalam tulisana ini mengangkat bagaimana analisis terhadap konsumen cerdas sebagai wujud preventif dalam menghadapi industri peer to peer lending di Indonesia. Bagaimana upaya mencerdaskan konsumen sebagai wujud preventif dalam menyikapi industri peer to peer lending di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Normatif yang beracuan pada bahan primer dan sekunder melalui Undang-Undang dan Peraturan yang sudah ada. Menjadi konsumen cerdas sangatlah penting mengingat aktifitas jual-beli ataupun jasa sudah menjadi suatu kebutuhan di masyarakat. Dengan hasil yang diperoleh. Tujuan dari konsumen cerdas sebagai upaya preventif adalah untuk membuat kosumen lebih cerdas dan selektif dalam melakukan transaksi jual-beli ataupun jasa, agar terhindar dari kejadian yang dapat merugikan konsumen secara langsung.