Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Hukum Terhadap Pembebasan (Asimilasi) Narapidana di Tengah Covid-19 (Studi Kasus Bapas II Watampone) Ikbal Ikbal; Andi Safriani
Alauddin Law Development Journal (ALDEV) Vol 4 No 1 (2022): ALDEV
Publisher : Law Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aldev.v4i1.15825

Abstract

Liberation of prisoners with a new news assimilation system in Indonesia's criminal system. The word or term assimilation has been stipulated in law number 12 of 1995 concerning correctional services and is increasingly popular in public after the issuance of Permenkumham HAM number 10 of 2020 which provides freedom for prisoners with certain keywords. From the results of research, especially in the Class II Watampone Correctional Center as the person in charge of supervising and guiding released prisoners. The author finds that there are still many problems (problems) faced by the Watampone Class II Correctional Center in carrying out this assimilation program.
IMPLEMENTATION OF ROCKET STOVE TECHNOLOGY: AN INNOVATION IN ENVIRONMENTALLY FRIENDLY WASTE COMBUSTION MEDIA IN MATTAPPAWALIE VILLAGE Rangga Ram Hidayat; Muhammad Fadhil Bahartri; Mawaddah Warahma; Muhammad Umar Resky; Riska Trianugrah; Lisna Wati Pokundo; Muh.Idil Fitrah; Nurfadillah Nurfadillah; Muh. Sanallah; Ikbal Ikbal; Indah Fadhilah Rahman; Ramadayanti Ramadayanti
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan besar di lingkungan masyarakat, di mana pembakaran terbuka secara liar sering kali menjadi pilihan utama yang memicu pencemaran udara. Program kerja KKN UIN Alauddin Makassar periode 78 tahun 2026 menghadirkan inovasi Rocket Stove sebagai solusi media pembakaran sampah yang efektif dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, koordinasi dengan pemerintah setempat, hingga perakitan alat menggunakan material lokal seperti bata ringan dan semen. Hasil program menunjukkan bahwa alat ini mampu meminimalisir produksi asap dan meningkatkan efisiensi pembakaran. Respon positif dari masyarakat dan pemerintah Kelurahan Mattappawalie menandakan bahwa teknologi tepat guna sederhana dapat menjadi solusi nyata bagi permasalahan lingkungan di tingkat lokal.