ABSTRAK Shalat malam diungkapkan dalam al-Quran diungkapkan dengan beberapa redaksi, diantaranya diungkapkan dengan lafadz tahajjud dan n?syiah yang terletak pada dua surat yang berbeda, yaitu terdapat pada surat Al-Isra ayat 79 dan terdapat juga di dalam surat al-Muzzammil ayat 6. Kedua lafadz tersebut yang terdapat di dalam dua surat yang berbeda keduanya dimaknai dengan shalat malam. Lafadz tahajjud, dimaknai dengan shalat malam yang dilaksanakan dengan didahului dengan tidur, sedangkan an-N?syiah menunjukan kepada makna shalat sunnah yang dilaksanakan dimalam hari setelah bangun tidur baik didahului dengan tidur atau tidak. Shalat malam yang diungkapkan dengan dua lafadz yang berbeda di atas pada hakikatnya memiliki fungsi yang sama, kedua-duanya akan menghadirkan nilai pahala yang begitu istimewa, yaitu ditinggikan derajatnya (maqam) sebagai hamba-hambanya muttaqin, diberikan ketenangan jiwa (ruh) dan kesehatan mental yang baik. Sedangkan kesehatan mental adalah menurut bahasa berasal dari kata mental dan Hygeia yang memiliki makna jiwa, nyawa, roh, dan semangat. Menurut istilah kesahatan, mental adalah terwujudnya kesrasian yang sungguh-sungguh antara fungsi kejiwaan dan terciptanya penyesuaian diri antara manusia dengan dirinya dan lingkungan berlandaskan keimanan dan ketaqwaan serta bertujuan untuk mencapai hidup yang berakna dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Kesehatan mental juga dimaknai dengan terwujudnya keharmonisan yang sungguh-sungguh antara fungsi jiwa, serta mempunyai kesanggupan untuk menghadapi problem-problem yang biasa terjadi, dan merasakan secara positif kebahagiaan dan kemampuan dirinya. Dalam kajian ini penulis mencoba memaparkan bagaimana implikasi shalat malam dalam kehidupan sehari-hari serta pengaruhnya terhadap kesehatan mental dengan menggunakan metode tematik yang menghimpun ayat-ayat al-Quran yang berkaitana dengan tema shalat malam dalam al-Quran dan pengaruhnya terhadap kesehatan mental. Sumber data peneliitian ini terdiri dari sumber primer dan sekunder. Sumber yang diambil dari ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan tema penelitian merupakan sumber primer. Sedangkan kitab tafsir dan buku-buku yang berkaitan dengan tema penelitian adalah sumber sekunder. Kata Kunci : Al-Quran, Mental, dan Shalat Malam