Asep Muksin
Faculty Of Health Sciences Muhammadiyah University Of Tasikmalaya, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SHALAT MALAM DALAM AL-QURAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN MENTAL Asep Muksin
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2019): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v3i1.71

Abstract

ABSTRAK Shalat malam diungkapkan dalam al-Quran diungkapkan dengan beberapa redaksi, diantaranya diungkapkan dengan lafadz tahajjud dan n?syiah yang terletak pada dua surat yang berbeda, yaitu terdapat pada surat Al-Isra ayat 79 dan terdapat juga di dalam surat al-Muzzammil ayat 6. Kedua lafadz tersebut yang terdapat di dalam dua surat yang berbeda keduanya dimaknai dengan shalat malam. Lafadz tahajjud, dimaknai dengan shalat malam yang dilaksanakan dengan didahului dengan tidur, sedangkan an-N?syiah menunjukan kepada makna shalat sunnah yang dilaksanakan dimalam hari setelah bangun tidur baik didahului dengan tidur atau tidak. Shalat malam yang diungkapkan dengan dua lafadz yang berbeda di atas pada hakikatnya memiliki fungsi yang sama, kedua-duanya akan menghadirkan nilai pahala yang begitu istimewa, yaitu ditinggikan derajatnya (maqam) sebagai hamba-hambanya muttaqin, diberikan ketenangan jiwa (ruh) dan kesehatan mental yang baik. Sedangkan kesehatan mental adalah menurut bahasa berasal dari kata mental dan Hygeia yang memiliki makna jiwa, nyawa, roh, dan semangat. Menurut istilah kesahatan, mental adalah terwujudnya kesrasian yang sungguh-sungguh antara fungsi kejiwaan dan terciptanya penyesuaian diri antara manusia dengan dirinya dan lingkungan berlandaskan keimanan dan ketaqwaan serta bertujuan untuk mencapai hidup yang berakna dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Kesehatan mental juga dimaknai dengan terwujudnya keharmonisan yang sungguh-sungguh antara fungsi jiwa, serta mempunyai kesanggupan untuk menghadapi problem-problem yang biasa terjadi, dan merasakan secara positif kebahagiaan dan kemampuan dirinya. Dalam kajian ini penulis mencoba memaparkan bagaimana implikasi shalat malam dalam kehidupan sehari-hari serta pengaruhnya terhadap kesehatan mental dengan menggunakan metode tematik yang menghimpun ayat-ayat al-Quran yang berkaitana dengan tema shalat malam dalam al-Quran dan pengaruhnya terhadap kesehatan mental. Sumber data peneliitian ini terdiri dari sumber primer dan sekunder. Sumber yang diambil dari ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan tema penelitian merupakan sumber primer. Sedangkan kitab tafsir dan buku-buku yang berkaitan dengan tema penelitian adalah sumber sekunder. Kata Kunci : Al-Quran, Mental, dan Shalat Malam
LITERATURE REVIEW ASUHAN KEPERAWATAN PENERAPAN TERAPI JUS BELIMBING MANIS PADA LANSIA HIPERTENSI Rina Sholihach; Nina Pamela Sari; Asep Muksin
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.634 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v4i1.1850

Abstract

Hipertensi atau dikenal dengan tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang umum dan pada kondisi serius dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. Salah satu pengobatan alternatif nonfarmakologis penurun tekanan darah untuk penderita hipertensi yaitu dengan penerapan terapi jus belimbing manis. Tujuan penyusunan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui pengaruh jus belimbing manis terhadap tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi Desain penelitian ini menggunakan metode studi literature review. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder. Hasil telaah artikel jurnal menunjukan bahwa terdapat pengaruh pemberian jus belimbing manis terhadap perubahan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Sedangkan dalam penerapan asuhan keperawatan dengan melalui pendekatan proses keperawatan didapatkan data fokus Ny.I mengeluh sakit kepala, sering mengkonsumsi makanan tinggi garam, dan jarang berolahraga. Diagnosa yang ditegakkan yaitu resiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan hipertensi. Tahap implementasi sesuai dengan rencana tindakan yang disusun yaitu diberikan jus belimbing manis sebanyak 200 ml , satu kali dalam sehari selama 7 hari. Evaluasi yang didapatkan setelah diberikan jus belimbing manis tekanan darah menurun. Oleh karena itu disarankan kepada perawat untuk menerapkan alternatif non farmakologi jus belimbing manis dalam membantu menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
MENUJU HARMONI DALAM KERAGAMAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN Asep Muksin
Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin dan Filsafat Vol. 18 No. 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/rsy.v18i2.1079

Abstract

Diversity or diversity is a gift and provision of Allah SWT. for his people to know each other, understand, install and bind. However, the fact is often the trigger for division by mutual hostility and hatred between one another. This research examines in depth about diversity and unity in the perspective of the Qur'an through the narrations of classical and contemporary mufassir. This study uses a thematic-contextual interpretation method that is descriptive in nature. The results of this study indicate that the diversity of religions or beliefs, culture, language, skin color is part of the sunnatullah that must be addressed wisely. The Spirit of the Qur'an emphasizes that the basic principle that must be used as a guide in dealing with this diversity is to precipitate noble values, including mutual respect (at-tasâmuh), mutual assistance (at-ta'âwun), and mutual improvement (at-tasâmuh) mutual love (at-tarahum). This fact refutes the accusations against the Qur’an which considers it a book of hatred and is full of calls for violence.
The Effect Of Starting Juice On Reducing Blood Pressure In Hypertension Patients Yunita Sri Hardiyanti; Ida Rosidawati; Yuyun Sholihatin; Asep Muksin
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.569 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.3155

Abstract

Hypertension is a silent killer disease because it can cause death, so proper treatment is needed. One of them is giving star fruit juice. Star fruit juice contains fiber, provitamin A, vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, phosphorus, calcium, iron, and potassium and has analgesic, antihypertensive and diuretic properties that are beneficial for lowering blood pressure. The purpose of this study was to determine the effect of giving star fruit juice on reducing blood pressure in hypertensive patients in the work area of Tamansari Health Center. This research method uses a quasi-experimental with one group pretest-posttest design, the sample in this study was 18 people with a purposive sampling method. Analysis of the data using the dependent t-test. The results showed that the average blood pressure before was 154.89/95.83 mmHg and the blood pressure after was 137.72/85.78 mmHg. The results of the paired t-test for systolic blood pressure p value = 0.000 and diastolic blood pressure p value = 0.000 (p 0.05), then the hypothesis is accepted. The conclusion from the results of this study is that it is believed that there is an effect of giving star fruit juice to decrease systolic and diastolic blood pressure in hypertensive patients in the working area of Tamansari Health Center. It is recommended that hypertension patients consume star fruit juice, which is a complementary therapy in lowering blood pressure because the content in star fruit is very beneficial for the health of the body.