Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Anterior Jurnal

Strategi Komunikasi dalam Keluarga Antar Suku Jawa-Dayak di Kota Palangka Raya Junaidi Junaidi; Aquarini Aquarini; Nauliana Nauliana
Anterior Jurnal Vol 19 No 1 (2019): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.843 KB) | DOI: 10.33084/anterior.v19i1.1177

Abstract

Communication Strategy is planning and management for a purpose with effective communication in it. This research will explain and describe the Communication Strategies in the Java-Dayak Family in the City of Palangka Raya. The study entitled "Communication Strategies in Javanese-Dayak Family in Palangka Raya" is based on three indicators of intercultural communication, namely perception, Verbal process and Nonverbal process. The three indicators above must be owned by every family with different ethnic groups. This research uses a qualitative research approach. This qualitative research approach aims to explain the deepest phenomena. In qualitative research do not prioritize the size of the population or sampling even the population or sampling is very limited. Of the three indicators, indicators of perception and verbal processes are said to have been effective because the results of research on several families can learn, understand and adopt the culture of couples and apply in daily life both between husband and wife, and between parents to children. In the nonverbal process indicator, it seems that in one family under study it is less effective and creates an uncomfortable atmosphere in intercultural communication within the family. With this research, it is expected that later it can become a new science in communication references in families that have different ethnic groups in it.
PENGARUH KEBIJAKAN POLITIK TERHADAP KEPATUHAN PHYSICAL DISTANCING MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 Aquarini Aquarini
Anterior Jurnal Vol 19 No 2 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.804 KB) | DOI: 10.33084/anterior.v19i2.1498

Abstract

Physical distancing mengurangi risiko transmisi dan memperlambat penyebaran COVID-19. Pemerintah lokal dan regional di banyak negara di dunia telah mengeluarkan kebijakan karantina untuk menerapkan physical distancing. Artikel ini mencoba menganalisis pengaruh kebijakan politik terhadap kepatuhan physical distancing mencegah penyebaran COVID-19 dengan menggunakan studi literatur. Hasil studi menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap kebijakan ini tidak merata dan dapat dipengaruhi oleh keyakinan terhadap kebijakan politik pemerintah. Langkah-langkah physical distancing, yang dapat memperlambat penyebaran penyakit menular, dapat memungkinkan waktu sistem perawatan kesehatan untuk berkembang dan bersiap menanggapi COVID-19. Physical distancing sukarela yang substansial dan memberikan beberapa bukti bahwa langkah-langkah wajib dipatuhi dan juga efektif dalam mengurangi frekuensi individu untuk keluar rumah. Physical distancing sukarela dimoderatori oleh keberpihakan dan konsumsi media dengan cara yang meningkatkan pentingnya komunikasi yang jujur, jelas, dan konsisten oleh para pemimpin politik. Hasil ini konsisten ketika mempelajari bagaimana kebijakan politik dapat mempengaruhi kepatuhan physical distancing seluruh negara saat pemberlakuan lockdown. Temuan kami menyarankan agar pemimpin politik merancang strategi kreatif dan inovatif untuk mengkomunikasikan kebijakan untuk kesehatan masyarakat dan pesan tentang risiko yang terkait dengan COVID-19 cenderung lebih efektif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap physical distancing