Ariani S. Ahmad
Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS STRUKTUR MODAL BERDASARKAN PERSPEKTIF PECKING ORDER THEORY Ariani S. Ahmad; Yayu Isyana D. Pongoliu
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 3, No 3 (2021): JIMB - Volume 3 Nomor 3 Januari 2021
Publisher : JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.439 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal secara parsial dan simultan apabila dianalisis dari perspektif pecking order theory pada perusahaan LQ 45 Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan jumlah sampel 90 perusahaan selama 3 tahun (2015- 2017). Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan program SPSS. Hasil dalam penelitian ini dari variabel profitabilitas, defisit pendanaan, pertumbuhan perusahaan terhadap variabel struktur modal menunjukan 0,069% atau 69%. Adapun pengaruh dari variabel lain terhadap struktur modal yaitu sebesar 31%. Besarnya pengaruh dari kedua variabel bebas profitabilitas (ROE) dan variabel defisit pendanaan (DEF) berpengaruh positif terhadap variabel terikat, struktur model (DER) sedangkan untuk variabel pertumbuhan perusahaan berpengaruh negatif signifikan. Profitabilitas dengan tingkat laba yang tinggi maka struktur modal (DER) jauh lebih kecil dibutuhkan sehingga profitabilitas signifikan tidak berpengaruh terhadap struktur modal tetapi mendukung pecking order theory. Defisit pendanaan dengan tingkat defisit yang tinggi maka struktur modal (DER) jauh lebih besar dibutuhkan sehingga defisit pendanaan signifikan berpengaruh terhadap struktur modal dan mendukung pecking order theory. Pertumbuhan perusahaan dengan tingkat pertumbuhan yang rendah maka struktur modal (DER) jauh lebih besar dibutuhkan sehingga pertumbuhan signifikan berpengaruh terhadap struktur modal dan mendukung pecking order theory karena pertumbuhan perusahaan dengan laba yang kecil dan penggunaan hutang lebih besar.