Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

GAMBARAN KEADAAN MENTAL EMOSIONAL ANAK USIA PRASEKOLAH DI DAERAH PESISIR Nani Subekti; Artika Nurrahima
Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jikk.v3i2.789

Abstract

Gangguan mental emosional merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami kesulitan dalam mengungkapkan emosinya. Daerah pesisir memiliki karakter penduduk cenderung keras yang mampu meningkatkan terjadinya gangguan mental emosional pada anak prasekolah. Penelitian mengenai gangguan mental emosional anak sudah pernah dilakukan namun belum pernah didaerah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keadaan mental emosional anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sample sebanyak 205 responden diambil dengan cara proportional random sampling. Data diambil menggunakan kuesioner KMME dan dianalisi menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 88 anak (42.9%) memiliki perkembangan sesuai dan 117 anak (57.1%) mengalami gangguan mental emosional. Puskesmas diharapkan untuk melakukan deteksi dini ini secara rutin agar tumbuh kembang anak dapat dipantau dengan baik.
EFFECT OF GROUP-BASED HOPE INTERVENTION ON DEPRESSION IN FEMALE INMATES Mei Rianita Elfrida Sinaga; Megah Andriany; Artika Nurrahima
Belitung Nursing Journal Vol. 6 No. 4 (2020): July - August
Publisher : Belitung Raya Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.419 KB) | DOI: 10.33546/bnj.1098

Abstract

Background: Life in prison may cause negative feelings and thoughts which triggers depression for female inmates. This results in difficulty in finding purpose in life and loss of interest or motivation. Group-based hope intervention seems to be effective in decreasing depression, but it has not yet been applied in female inmates in a prison. Objective: To determine the effect of group-based hope intervention on depression level in female inmates. Methods: This study used a quasi-experimental study with pre-test post-test and control group design. Eighty-eight participants were selected using proportionate stratified random sampling, with 44 assigned into intervention and control groups. Data were collected from September to November 2019. The level of depression was measured using Beck Depression Inventory-II (BDI-II). Mann Whitney U and Wilcoxon tests were used for data analyses. Results: Both group-based hope intervention in the intervention group and routine intervention in the control group has a significant effect on depression level (p<.01). However, further analysis showed that the group-based hope intervention was much more effective than the routine group in decreasing depression level in female inmates (p<.01). Conclusion: Group-based hope intervention is effective in lowering the depression in female inmates. Therefore, this therapy can be used as a valuable intervention in nursing practice, especially in a correctional setting.
Metode role play sebagai media edukasi meningkatkan ketrampilan ibu untuk mencegah kekerasan seksual pada anak usia pra sekolah Erna Handayani; Meidiana Dwidiyanti; Artika Nurrahima
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.8.1.26-30

Abstract

Pendahuluan: Penyimpangan Kekerasan seksual pada anak tersebut dapat menyebabkan dampak fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi menggunakan metode role play terhadap ibu yang mempunyai anak usia pra sekolah. Metode: Desain penelitian ini yaitu pre experimental (pretest and post test design). Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel 38 responden. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner karakteristik responden dan lembar observasi “Child sexual abuse prevention pratices”. Hasil: penelitian menunjukkan adanya pengaruh edukasi terhadap ketrampilan ibu dengan nilai signifikan pada Uji Wilcoxon yaitu <0,05. Nilai rata-rata ibu sebelum mendapat edukasi sekitar 0-3 tapi nilai ibu meningkat menjadi 6 setelah mendapat edukasi. Simpulan: Perawat komunitas dapat menggunakan metode role play sebagai media edukasi pencegahan kekerasan seksual dalam promosi kesehatan pada ibu dengan usia anak pra sekolah.
Terapi Murottal Meningkatkan Hormon Î’ -Endorfin dan Menurunkan Tekanan Darah Lansia Elis Hartati; Artika Nurrahima; Nurullya Rachma; Megah Andriany
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jks.v6i2.5872

Abstract

This study aims to analyze the effect of murottal therapy on β-endorphin levels and blood pressure in older people. The method used is quasi-experimental with one group pre-test and post-test design. The results showed that the β-endorphin levels in older people before the intervention had a mean value of + 349,910 pg/ml, and after the intervention, the average value was + 432,849 pg/ml (p-value = 0.001). The study's systolic and diastolic blood pressure results before and after the intervention had a p-value = 0.000. In conclusion, Murottal therapy effectively increases levels of the hormone β-endorphin and lowers blood pressure. Keywords: Elderly, blood pressure, murottal therapy, β-endorphins