Narulita Santi
Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Kajian Potensi Bencana Kebumian Wilayah Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah Zainun Zainun; Wahju Krisna Hidajat; Narulita Santi
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 3, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.3.2.2020.83-95

Abstract

Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo terletak di bagian selatan Provinsi Jawa Tengah yang merupakan salah satu wilayah rawan bencana. Sejak tahun 2008 hingga tahun 2018 terhitung sebanyak 125 kejadian bencana alam di Kabupaten Purworejo. Sebagai langkah awal meminimalkan dampak negatif dari potensi terjadinya bencana alam, dilakukan kajian dan pemetaan zonasi rawan bencana kebumian di daerah Kecamatan Ngombol. Penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan terhadap potensi bencana kebumian dan mengetahui zonasi tingkat rawan bencana kebumian di daerah tersebut. Penentuan zona rawan bencana kebumian menggunakan metode overlay dari skor tiap parameter masing-masing bencana.  Parameter zona rawan gempabumi meliputi kondisi geologi berupa pasir, kemiringan lereng terdiri dari datar hingga sangat curam, nilai intesitas gempa sebesar II MMI, dan jauh dari zona sesar. Hasil parameter zona rawan banjir berupa tanah aluvial untuk jenis tanah, kemiringan lereng terdiri dari datar hingga sangat curam, nilai curah hujan infiltrasi sebesar 3.245,93 mm.hari/tahun, penggunaan lahan berupa sawah, pemukiman, kebun, ladang, semak belukar dan pasir, nilai kerapatan sungai kurang dari 0,62 km/km2 hingga lebih dari 3,1 km/km2. Kecamatan Ngombol tergolong sebagai kawasan tipologi A untuk zona rawan gempabumi. Zona rawan banjir terbagi menjadi 3 kelas yaitu 2% zona tidak rawan, 47% zona cukup rawan dan 51% zona sangat rawan.
ANALISIS REMBESAN PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN TERHADAP KEAMANAN BENDUNGAN PIDEKSO, KABUPATEN WONOGIRI, JAWA TENGAH. Athik Dina Nashihah; Wahju Krisna Hidajat; Narulita Santi
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.5.1.2022.1-15

Abstract

Perencanaan pembangunan Bendungan Pidekso di Kabupaten Wonogiri dengan tipe bendungan urugan berkemungkinan gagal. Salah satu kerusakan yang terjadi di Bendungan Pidekso adalah rembesan. Terjadinya rembesan dapat menyebabkan terbentuknya pipa-pipa dalam tanah. Tujuan dari adanya penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan debit rembesan sebelum dan sesudah grouting serta faktor keamanan piping. Metode yang digunakan berupa pengamatan data geologi dan geologi teknik yang dilanjutkan dengan analisis rembesan menggunakan Metode Elemen Hingga/Finite Element Method (FEM) dengan Software Slide 6.0. Analisis rembesan dilakukan pada kondisi muka air normal dan pada kondisi muka air banjir saat sebelum pelaksanaan grouting dan sesudah grouting. Debit rembesan sebelum grouting pada kondisi muka air normal adalah 3,1533 m3/hari dan kondisi muka air banjir adalah 3,3747 m3/hari dan nilai faktor keamanan piping yaitu 1,22 dan 1,83. Penanganan pada pembangunan bendungan dengan cara grouting untuk memperbaiki hasil yang diperoleh menjadi lebih aman. Hasil perhitungan menunjukkan debit rembesan setelah dilakukan grouting pada kondisi muka air normal adalah 0,66484 m3/hari dan kondisi muka air banjir adalah 0,66873 m3/day. Faktor keamanan piping menjadi meningkat pada angka 4,68.
Pemetaan Zona Bahaya Aliran Piroklastik Gunung Merapi, Jawa Tengah dan Sekitarnya menggunakan Aplikasi Titan2D Dinar Astari; Wilfridus FS Banggur; Narulita Santi; Najib Najib
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 5, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.5.1.2022.76-82

Abstract

Salah satu bahaya primer erupsi gunungapi adalah aliran piroklastik. Pada bulan Desember 2020, sejak letusan Gunung Merapi menghasilkan ash plumes, ash fall, dan aliran piroklastik selama Oktober 2019-Maret 2020, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih relatif tinggi. Oleh karena itu, simulasi aliran piroklastik dilakukan sebagai salah satu upaya untuk bersiap menghadapi erupsi suatu gunungapi terutama dalam menentukan zona atau daerah yang berpotensi terdampak aliran piroklastik. Aliran piroklastik Gunung Merapi disimulasikan menggunakan perangkat lunak Titan2D dengan input berupa data DEM (Digitalized Elevation Model) yang merepresentasikan bentuk morfologi Gunung Merapi dengan resolusi 8 m, memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Output yang dihasilkan berupa representasi dinamis dari kecepatan aliran piroklastik, ketebalan deposit, dan daerah terdampak. Tipe aliran piroklastik yang disimulasikan adalah tipe guguran yang berasal dari runtuhnya kubah lava Gunung Merapi dengan skenario volume 2 juta m3 dan 5 juta m3 di mana sudut sudut internal friksi sebesar 30° dengan sudut basal friksi 13° dan 15°. Hasil simulasi memperlihatkan aliran piroklastik mengalir ke arah selatan-barat daya Gunung Merapi dengan kisaran kecepatan 32,8 m/det sampai 75,8 m/det dengan jarak jangkauan mencapai 7,7 km melewati batas wilayah Kawasan Rawan Bencana 2 Gunung Merapi.
Analisis Daya Dukung Bored Pile Pada Pembangunan Pondasi Jembatan Kali Kenteng dan Kali Serang Segmen Susukan di Ruas Jalan Tol Salatiga-Kartasura, PT. Waskita Karya (Persero), Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah Reza Afrizona Fauzih; Najib Najib; Narulita Santi
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 2, No 2 (2019): Juli (2019)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.232 KB) | DOI: 10.14710/jgt.2.2.2019.87-97

Abstract

Jembatan Kali Kenteng dan Kali Serang merupakan salah satu proyek dari 4 pembangunan jembatan di ruas jalan tol Salatiga – Kartasura (STA 47+860.50 ~ 48+348.52). Jembatan ini terletak di terusan Kali Kenteng dan Kali Serang yang terdapat pada daerah Susukan, Kabupaten Semarang. Permasalahan yang ditemukan pada sepanjang jalur Salatiga ini adalah akibat morfologi dan kelerengan yang cukup curam, grid elevasinya mencapai 10-15º yang dapat membahayakan pengguna jalan dan dapat membuat kemacetan panjang. Tujuan dari penelitian tersebut untuk mengetahui persebaran tanah dan batuan secara vertikal dan lateral, mengetahui kapasitas daya dukung yang diijinkan pada pondasi pembangunan jembatan, dan mengetahui litologi dan kedalaman yang tepat sebagai batuan pondasi jembatan untuk rekomendasi desain pondasi tiang pancang. Jenis pondasi yang digunakan dalam pembangunan jembatan tersebut yakni pondasi bored pile. Kapasitas daya dukung maksimum dan beban maksimum yang diizinkan ditentukan berdasarkan analisis data yakni uji SPT (Standart Penetration Test), param sifat fisik tanah (berat jenis) dan sifat mekanik tanah (kohesi dan sudut geser dalam). Berdasarkan pemetaan geologi teknik, daerah penelitian memiliki satuan breksi vulkanik dan satuan lempung. Hasil perhitungan menggunakan metode Uji SPT dan sifat fisik dan mekanik tanah, menunjukkan nilai diameter 1,5 mampu menjadi pondasi daerah tersebut pada kedalaman yang berbeda. Nilai yang direkomendasikan menggunakan pengujian SPT lebih cocok karena memiliki nilai daya dukung yang lebih besar dibandingkan dengan menggunakan metode sifat fisik dan mekanik tanah. Batuan yang cocok menjadi pondasi adalah breksi vulkanik.
Analisis Pengaruh Getaran Peledakan Terhadap Kestabilan Lereng Pada Tambang Batubara Pit Roto Selatan Site Kideco, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur Mukhammad Sofyan Rizka A; Fahrudin Fahrudin; Narulita Santi
PROMINE Vol 5 No 1 (2017): PROMINE
Publisher : Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.63 KB) | DOI: 10.33019/promine.v5i1.112

Abstract

In PT. BUMA site, there are some landslide which affected by blasting activity. Blasting activity iscarried out to destroy overburden material. The purpose of this research is to know the type oflandslide, the coefficient value of vibration decay from Peak Particle Acceleration (PPA), rock masscondition constant value from Peak Particle Acceleration (PPA), the Peak Particle Acceleration (PPA)value and the maximum acceleration (amax) which is at a point of safe in South Roto Pit. The researchmethods which used are the window mapping method in several sections at South Roto Pit.Description of rock mass that includes type of rock, rock strength, degree of weathering, block shape,type and shape of discontinuity, discontinuity filler and roughness level of discontinuity. ThisDescription of rock mass use Geological Strength Index (GSI) classification as a parameter to knowthe mechanical properties of rock mass (cohesion and internal shear angle). The research area has atype of toppling failure with eastward avalanche. The value of coefficient of vibration decay from PPA(k) is 44,66. The rock mass condition constant (α) is 1,802. The safe value of PPA highwall slopesarea of B STA 1 value is 0,184 g and the maximum acceleration (amax) value is 0,12 g. Highwall slopesarea B STA 2 with PPA value is 0,0769 g and maximum acceleration (amax) value is 0,05 g. Highwallslopes area C5 STA 3 with PPA value is 0,153 g and the maximum acceleration (amax) value is 0,1 g.Highwall slopes area C5 STA 4 with PPA value is 0,0307 g and the maximum acceleration (amax) valueis 0,02 g. Overall slopes area with PPA value is 0,0307 g and maximum acceleration (amax) value is0,02 g.
Kajian Penyebaran Akuifer Menggunakan Geolistrik Dengan Metode Schlumberger Kompleks RRI Cisalak, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat Izza H. Hanani; Wahju Krisna Hidajat; Narulita Santi
PROMINE Vol 5 No 1 (2017): PROMINE
Publisher : Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1266.944 KB) | DOI: 10.33019/promine.v5i1.115

Abstract

The research was conducted in Cisalak area, Sukmajaya district, Depok city, West Java. The researchwas committed in order to search for water source as a purpose to support the planning in built privateuniversity in West Java. The research aims to know the spreading of the aquifer. The used method isby observing the regional geology of the area and supported by geoelectric measuring and water tabledata.. This research used Schlumberger method which spreaded in 10 measuring points. From thismethod, the assessed litologi were clay, tuff sandy, and conglomerat. The underground correlationwas committed in four sections. The aquifer generally tend to spread from the central from west toeast of the area and from north to south.
Zonasi Potensi Airtanah Akuifer Bebas Di Cekungan Airtanah Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah Mahira Anaqah Huwaina; Thomas Triadi putranto; Narulita Santi
PROMINE Vol 5 No 1 (2017): PROMINE
Publisher : Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.325 KB) | DOI: 10.33019/promine.v5i1.118

Abstract

Majenang Groundwater Basin is located in Cilacap Regency, Central Java. There is an increase of itsusage every year. Because of that, it is necessary to make groundwater zonation to get an overview ofthe potential zonation, specifically in unconfined aquifer. The methods used in this study is measuringwater table, sampling 17 samples of groundwater and pumping test to get the quantity of groundwater.Based on the measurement of known water table, it flows from the side of basin to the center of basin.It has a value of water level between 0.1-4.5 mbgl and water table 33.3-119.9 masl. Pumping test dataprocessing generates characteristic data aquifers, with value of transmisivity (T) is 2.9-11.3 m2/day,hidrolic conductivity (K) is 0.7-4.9 m/day, maximum debit is 2.3-3.6 L/day and optimum debit is 2.0-2.9L/day. Based on the result of quantity data, it has a medium potential zone for the unconfined aquifer.
Perhitungan Cadangan Batupasir di Derah Perencanaan Tambang Desa Pegongsoran, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Narulita Santi; Wahju K Hidajat; Nur Adillah; Devina Trisnawati; Nurakhmi Qadaryati
MINERAL Vol 6 No 1 (2021): MINERAL
Publisher : Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.221 KB) | DOI: 10.33019/mineral.v6i1.3078

Abstract

Indonesia has large number of sandstone reserves throughout the region. One of the potential reserves of Sandstones located in Pegongsoran, Pemalang. The purpose of the study is to know subsurface rock distribution so amount of Sandstones reserves can be determined for mining. The method used is Schlumberger arrays configuration geoelectrical method. Geoelectric measurements carried out at four points, geological mapping also conducted to know geological conditions and surface geomorphology.. From data processing in the field lithology found in the field are volcanic breccia, sandstones, and tuff. To figure out the subsurface conditions and rock layer distribution is performed correlation with three sections A-A’ section consist of GL-04, GL-03, GL-01. The B-B’ section consist of GL-04, GL-02, GL-01 C-C’ section consisting of the geoelectrical points GL-03 and GL-02. Based on volumetric calculation result with model block method using Rockworks software sandstones volume is 2,030,000 m3 while Calculation results using Cross-section method is 1,788,845m3
Analisis Karakteristik Air Tanah Berdasarkan Data Isotop Stabil 18O dan 2H serta Kimia Air di Dataran Aluvial Kota Semarang Umi Cahyani Rahayuningtyas; Thomas Triadi Putranto; Narulita Santi
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 2 (2024): March 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.2.334-346

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu kota metropolitan yang berada di utara Pulau Jawa dengan jumlah penduduk mencapai 1,6 juta jiwa. Perkembangan kepadatan penduduk cenderung berdampak pada kebutuhan air bersih yang semakin meningkat. Saat ini hampir 80% kebutuhan air bersih di Kota Semarang diperoleh dari air tanah. Tujuan penelitian ini adalah menentukan karakteristik air tanah di Kota Semarang. Metode penelitian menggunakan analisis data isotop stabil 18O dan 2H dan kimia air melalui perhitungan nilai Chlorite Bicarbonate Ratio (CBR) dan analisis diagram Piper. Sampel air tanah yang digunakan mencapai 30 sampel. Litologi daerah penelitian berupa aluvium dan batupasir. Hasil penelitian diperoleh tipe air tanah di daerah penelitian terdiri dari tipe air NaHCO3, NaCl, CaHCO3, Na2SO4, dan MgHCO3 dengan tingkat pengaruh air laut dibedakan dalam 3 kelompok yang mencakup air tanah terintrusi sedikit-sedang, air tanah terintrusi agak tinggi, dan air tanah terintrusi tinggi. Analisis isotop 18O dan 2H menunjukkan bahwa air tanah di daerah penelitian dibagi menjadi 3 kelompok yaitu Kelompok I (18O -4, 585‰), Kelompok II (18O -5,070 ‰) dan Kelompok III (18O -5,451 - -6,044‰) serta memiliki nilai d-excess positif yang sebagian besar nilainya >10.