Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Potensi Penerapan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) pada Kurikulum 2013 Bidang Studi Biologi SMA Kelas X Amalia Prabandani Halim; Fenny Roshayanti
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol 3, No 2 (2021): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v3i2.6756

Abstract

STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) adalah pendekatan pembelajaran yang menggabungkan 5 aspek yaitu sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika yang dapat diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu. Pendekatan STEAM sangat popular dimasa sekarang, sehingga dengan adanya penelitian ini diharapkan proses pembelajaran dapat dilaksakan menggunakan pendekatan STEAM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi penerapan STEAM  pada Kurikulum 2013 Bidang Studi Biologi SMA Kelas X. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian perangkat Kurikulum 2013 yaitu Kompetensi Dasar Bidang Studi Bioligi SMA Kelas X dan buku teks yang digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 cukup berpotensi untuk diterapkan STEAM. Fakta tersebut dapat dikembangkan dan diintegrasikan dengan pendekatan STEAM sehingga mampu meningkatkan dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki oleh setiap peserta didik.
ANALISIS POLA NATURE OF MODELS (NOM) DALAM BUKU SISWA BIOLOGI KELAS X Nur Amalina Susanti; Fenny Roshayanti; Lussana Rossita Dewi
Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi Vol 11, No 1 (2021): Bioeduin Februari
Publisher : Department of Biology Education UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/bioeduin.v11i1.12080

Abstract

PROFIL ANALOGICAL REASONING SISWA SMA Riyadhotus Sholihah; Joko Siswanto; Fenny Roshayanti; Ary Susatyo Nugroho
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 1 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v10i1.39484

Abstract

Analogical reasoning merupakan kemampuan memecahkan masalah dengan mencari persamaan diantara dua objek yaitu objek sumber dan target. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil analogical reasoning siswa SMA N 16 Semarang. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitataif dengan Teknik pengumpulan data yang digunakan survey dengan mengerjakan soal analogical reasoning. Subyek penelitian 100 siswa kelas X. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kategori kemampuan analogical reasoning siswa SMA N 16 Semarang rendah dengan frekuensi 74 dan presentase 73,6%. Rendahnya kemampuan analogical reasoning siswa dipengaruhi kurangnya metode pembelajaran yang mendorong siswa dalam pemecahan masalah menggunakan analogi, selain itu analogi memiliki dua sisi jika dipahami akan mempermudah pemahaman siswa terhadap konsep, namun jika tidak bisa diapahami akan terjadi miskonsepsi sehingga guru jarang menggunakan penalaran analogi dalam menjelaskan materi abstrak. Oleh karena itu perlu adanya pemahaman dan pengalaman terhdap guru untuk membangun kemampuan ini dengan menggunakan metode pembelajaran yang mendukung kemampuan analogical reasoning.Analogical reasoning is the ability to solve problems by finding similarities between two objects, namely source and target objects. The purpose of this study was to determine the analogical reasoning profile of students at SMA N 16 Semarang. This study is included in a qualitative study with data collection techniques used in surveys by working on analogical reasoning problems. The research subjects were 100 students of class X. The results found in this study were the category of analogical reasoning ability of students of SMA N 16 Semarang low with a frequency of 74 and a percentage of 73.6%. The low ability of analogical reasoning students is influenced by the lack of learning methods that encourage students in problem-solving using analogies, besides analogies have two sides if understood will facilitate students' understanding of concepts, but if it cannot be understood misconceptions occur so teachers rarely use analogous reasoning in explaining material abstract. Therefore it is necessary to have an understanding and experience of the teacher to build this ability by using learning methods that support analogical reasoning abilities.
ANALISIS KEMAMPUAN HOTS (HIGHER ORDER HINKING SKILL) SISWA KELAS VIII SMP PGRI 01 SEMARANG PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN Tiya Juliani, Joko Siswanto Fenny Roshayanti
JURNAL ILMIAH EDUKATIF Vol. 6 No. 2 (2020): EDUKATIF
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v6i2.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan HOTS (Higher Order Thinking Skill) siswa SMP PGRI 01 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode R & D (Research and Development), Pada penelitian ini model 4-D tersebut dimodifikasi menjadi 3-D, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (develop). Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif sederhana. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa meningkatkan Kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa sangat penting diterapkan dalam pendidikan. Sesuai dengan tujuan kurikulum 13 mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga Negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif. Sehingga menuntut semua jenjang pendidikan untuk menyeiapkan siswanya memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. Begitupun yang terjadi di SMP 01 PGRI Semarang. kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS di sekolah tersebut masih termasuk dalam kategori cukup yaitu dari 40 siswa ada 30 siswa yang masih cukup dalam kemampuan berfikir tingkat tinggi dengan persentase 75 %.
ANALISIS PEMBELAJARAN IPA TERPADU DITINJAU DARI KEMAMPUAN SCIENCE INQUIRY SISWA KELAS VIII SMP PGRI 01 SEMARANG Aili liila; Joko Siswanto; Fenny Roshayanti
JURNAL ILMIAH EDUKATIF Vol. 7 No. 2 (2021): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH IAI SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v7i2.941

Abstract

Natural science or science is the study of natural phenomena which includes living and non-living creatures or related to life and the physical world. Meanwhile the government has arranged in Permendiknas No. 20 of 2006, that learning science in junior high school should be given in an integrated manner. Through integrated science learning students can gain direct experience, so they can add strength to receive, save, and apply the concepts they have learned. Scientific inquiry learning is designed to get students involved in an investigation, emphasizing the activeness of students in finding their own core of learning material, while the teacher trains and gives students freedom of thought. This paper was conducted with a qualitative research with a descriptive approach in which the data were obtained from interviews and observations with teachers who teach in class VIII SMP PGRI 01 Semarang this study was conducted in depth.
‘SCIENCE MOTIVATION’ ANALYSIS OF ELEMENTARY STUDENTS Erviana, N; Roshayanti, F; Priyanto, H
Journal of Psychology and Instruction Vol. 3 No. 2 (2019): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpai.v3i2.21394

Abstract

Based on the results of the PISA study in 2015 the level of science education in Indonesia has increased but not all regions have been surveyed properly. The low education in Demak Regency and the low interest of students in science subjects indicates the lack of student motivation towards science. The focus of this research is to find out the results of the analysis of Science Motivation of fifth grade elementary school students in Mijen District, Demak Regency on the Value of Career aspect. This research was conducted at public elementary schools in Mijen sub-district, Demak Regency. The population of this research is the fifth grade students of the 2018/2019 school year with a total sample of 198 students. The method used in this study consisted of observation and questionnaire questionnaire. Using a questionnaire instrument adapted from the SMQ (Science Motivation Questionnaire). Based on the results of the study it can be concluded that Science Motivation of fifth grade elementary school students in Mijen District, Demak Regency in the Value of Career aspect is categorized in the "High" criteria (9.1).