Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREDICTION OF FINANCIAL DISTRESS AS THE IMPACT OF THE COVID¬-19 PANDEMIC ON TRADE, SERVICES AND INVESTMENT COMPANIES IN INDONESIA USING ALTMAN Z-SCORE DISCRIMINANT ANALYSIS: (Study on the Indonesia Stock Exchange) TRISNA SARY LEWARU; LINDA GRACE LOUPATTY
INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTI SCIENCE Vol. 2 No. 08 (2021): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTISCIENCE -NOVEMBER EDITION
Publisher : CV KULTURA DIGITAL MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine and analyze whether net working capital to total assets, retained earnings to total assets, EBIT to total assets, and book value of equity to book value of total debt partially and simultaneously have a significant effect on prediction of financial distress in corporate sector. trade, services and investments listed on the Indonesia Stock Exchange during the Covid-19 pandemic. The population in this study are all companies in the Trade, Services and Investment Sector listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020. The sample used is 154 companies obtained using the saturated sampling technique (Census Technique). The independent variable (X) in this study is net working capital to total assets, retained earnings to total assets, EBIT to total assets, and book value of equity to book value of total debt, while the dependent variable (Y) is financial distress. This research data uses secondary data, namely the annual report of companies in the trade, services and investment sectors listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020. The data analysis method used is Multivariate Discriminant Analysis (MDA) Altman Z-Score Model and Logistics Regression Test. The results showed that partially net working capital to total assets, retained earnings to total assets, EBIT to total assets, and book value of equity to book value of total debt had a negative and significant effect on financial distress. And simultaneously, net working capital to total assets, retained earnings to total assets, EBIT to total assets, and book value of equity to book value of total debt have a significant effect on financial distress.
Performance expectancy, facilitating condition and price value terhadap minat penggunaan QRIS pada generasi Z Restu Adrie Ruhukail; Linda Grace Loupatty; Paskanova Christi Gainau
Jurnal Indovisi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Indovisi
Publisher : Indonesian Indovisi Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32698/1907708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Generasi Z di Kota Ambon dengan menggunakan kerangka teori Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Faktor-faktor yang dikaji meliputi ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi pendukung, dan nilai harga. Partisipan penelitian ini adalah 103 mahasiswa Generasi Z Program Studi Akuntansi angkatan 2019 Universitas Pattimura yang aktif menggunakan platform digital dan telah melakukan transaksi menggunakan QRIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F) pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, kondisi pendukung, dan nilai harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS. Sebaliknya, ekspektasi usaha dan pengaruh sosial tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa Generasi Z di Kota Ambon lebih mempertimbangkan manfaat yang dirasakan, ketersediaan fasilitas pendukung, serta efisiensi biaya dalam menggunakan QRIS dibandingkan dengan kemudahan penggunaan atau pengaruh lingkungan sosial. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi penyedia layanan pembayaran digital dan pemangku kebijakan untuk meningkatkan adopsi QRIS melalui peningkatan manfaat layanan, dukungan infrastruktur, dan penawaran nilai ekonomi yang kompetitif bagi generasi muda.