Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Financial Literacy Dalam Upaya Meningkatkan Financial Performance Pada Keberlangsungan Usaha Koperasi: Studi Kasus Pada Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Daerah Jawa Barat Nurhayat Indra; M. Ardi Nupi H; Gumilar Pratama
Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 12 No. 3 (2021): Coopetition: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Studi Magister Manajemen, Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/coopetition.v12i3.747

Abstract

The purpose of this research is to know the level of implementation of cooperative’s financial literacy in an effort to increase financial performance in cooperative’s business sustainability at the GKSI West Java Regional. Based on the research result that the level of financial literacy of administrators and managers are in Sufficient Literate (Quite Intellect), afterwards there are also supported by the indirect cash flow data which is in the third (3) cash flow pattern, it means the operating cash flow and financing cash flow is in positive (+) pattern, however the investment cash flow is in negative (-) pattern. Based on the financial performance from liquidity ratio, the cooperative is in very unwell criteria because the cooperative’s interval ratio is >300%, and from the activity ratio, the cooperative is in very unwell criteria because the cooperative’s interval ratio is <6 times, and from the leverage ratio, the cooperative is in well criteria because the cooperative’s interval ratio is <40%, and from the profitability ratio, the cooperative is in very unwell criteria because the cooperative’s interval ratio is <3%. Based on trend analysis, the sales forecasting rate for the next 5 years will be decreased every year. Then, it can be concluded that the administrators and managers have to reincrease their financial literacy to increase financial performance in its cooperative’s business sustainability.
Implementasi Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia No.12/Per/M.KUKM/IX/2015 Yeni Hernawati; Dandan Irawan; M. Ardi Nupi H
Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 13 No. 1 (2022): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1393.359 KB) | DOI: 10.36418/covalue.v13i1.995

Abstract

Latar belakang: Koperasi Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat (KPPP) merupakan          badan usaha koperasi yang melaksakan kegiatan pada unit usaha Niaga Barang dan Simpan Pinjam. Unit Usaha Niaga Barang merupakan unit usaha yang memberi keuntungan cukup besar bagi Koperasi setiap harinya     pendapatan Unit Usaha Simpan Pinjam bisa mencapai 2-3 Juta Rupiah. Tujuan penelitian: Untuk membangun pondasi akuntansi dalam laporan keuangan. Metode penelitian: Metode yang dipilih untuk penelitian ini adalah metode dengan studi kasus, dimana studi kasus pada penelitian ini mempelajari secara rinci dan kuat tentang latar belakang suatu fenomena dari keadaan yang diteliti. Hasil penelitian: Koperasi Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat hanya menyajian Neraca dan PHU pada tahun buku 2019. Neraca yang disajikan sudah cukup baik namun masih ada akun yang belum disajikan. Pada Laporan Perhitungan Hasil Usaha koperasi belum memisahkan pendapatan dari anggota dan non anggota sehingga belum dapat dihitung lebih banyak mana manfaat dari anggota atau non anggota. Kesimpulan: Laporan keuangan yang telah disajikan oleh KPPP Jawa Barat yaitu Neraca dan PHU keseluruhan telah disajikan cukup baik. Pada Laporan neraca telah mecakup 3 (tiga) akun yaitu aset, kewajiban dan modal walaupun masih ada beberapa transaksi yang tidak diakui dan disajikan pada laporan neraca.