Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ALGORITMA APRIORI UNTUK REKOMENDASI PENAWARAN PRODUK DI BATIK PUTRA GHOFUR PEKALONGAN Arief Soma Darmawan
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 8 (2015)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v8i0.36

Abstract

BATIK PUTRA GHOFUR MERUPAKAN PRODUSEN DAN USAHA DAGANG BATIK DI KOTA PEKALONGAN.BERALAMAT JALAN URIP SUMOHARJO NO 176 KOTA PEKALONGAN DAN MEMEILIKI CABANG DI KOMPLEK GROSIR SETONO.YANG MEMILIKI KOLEKSI BATIK LEBIH DARI 40 JENIS BATIK. SEPERTI BATIK TULIS SUTRA, SEMI TULIS, KEMEJA PREMIS PRIA, KEMEJA DOBY, DASTER, BLUS BATIK, DLL. SETIAP PEMBELI DAPAT MEMBELI BATIK SECARA ECERAN (SATUAN) ATAU GROSIRAN (BORONGAN).BATIK PUTRA GHOFUR BIASA MELAKUKAN LEBIH DARI 500 TRANSAKSI DALAM SEHARI. DENGAN BANYAKNYA DATA YANG TERKUMPUL BELUM SECARA OPTIMAL UNTUK MELAKUKAN STRATEGI BISNIS. SEPERTI UNTUK MELAKUKAN PROMOSI DAN MEREKOMENDASIKAN PRODUK KEPADA PELANGGAN. ALGORTIMA APRIORI DAPAT DIGUNAKAN SEALAH SATU METODE YANG DAPAT MENYELESAIKAN PERMASALAHAN KARENA ALGORITMA PARIORI. DALAM PENGOLAHAN DATA YANG DIGUNAKAN DALAM 2 MINGGU DI BULAN OKTOBER TAHUN 2014 DIPEROLEH DATA SEBANYAK 500 DENGAN JUMLAH BARANG YANG TERJUAL SEBANYAK 1370. PENERAPAN DATA MINING DENGAN METODE APRIORI YANG DILAKUAKAN DI TOKO BATIK PUTRA GHOFUR DENGAN MENGUNAKAN NILAI MINIMUM SUPPORT ADALAH 0.07, DAN DENGAN NILAI MINIMUM CONFIDECE 1.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) PADA LOOKMANSTORE.ID UNTUK MEMILIH PRODUK YANG PALING LAYAK DIPROMOSIKAN DI MARKETPLACE Arief Soma Darmawan; Ari Putra Wibowo; Wahyu Setianto
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 20 No 2 (2025): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XX No. 2 Oktober 2025
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v20i2.353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan dalam menentukan produk yang layak dipromosikan pada Lookmanstore.id dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Latar belakang penelitian ini didasari oleh permasalahan yang dihadapi pelaku usaha dalam memilih produk promosi secara tepat di tengah persaingan yang ketat dan keterbatasan anggaran. Penelitian menggunakan lima kriteria penilaian, yaitu penjualan, margin, stok, rating, dan persaingan, dengan pembobotan yang mencerminkan tingkat kepentingan masing-masing kriteria. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa produk A2 memiliki nilai preferensi tertinggi sebesar 0,870, diikuti A4 sebesar 0,860, A1 sebesar 0,820, dan A3 sebesar 0,740. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode SAW mampu menghasilkan evaluasi yang objektif, terukur, dan sistematis dalam menentukan prioritas produk. Implementasi sistem berbasis web yang dikembangkan juga terbukti memudahkan pengguna dalam mengelola data, melakukan perhitungan, serta memperoleh rekomendasi produk secara efisien. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi strategis bagi pelaku usaha dalam meningkatkan efektivitas promosi dan daya saing produk di marketplace.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) PADA LOOKMANSTORE.ID UNTUK MEMILIH PRODUK YANG PALING LAYAK DIPROMOSIKAN DI MARKETPLACE Arief Soma Darmawan; Ari Putra Wibowo; Wahyu Setianto
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 20 No 2 (2025): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XX No. 2 Oktober 2025
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v20i2.353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan dalam menentukan produk yang layak dipromosikan pada Lookmanstore.id dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Latar belakang penelitian ini didasari oleh permasalahan yang dihadapi pelaku usaha dalam memilih produk promosi secara tepat di tengah persaingan yang ketat dan keterbatasan anggaran. Penelitian menggunakan lima kriteria penilaian, yaitu penjualan, margin, stok, rating, dan persaingan, dengan pembobotan yang mencerminkan tingkat kepentingan masing-masing kriteria. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa produk A2 memiliki nilai preferensi tertinggi sebesar 0,870, diikuti A4 sebesar 0,860, A1 sebesar 0,820, dan A3 sebesar 0,740. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode SAW mampu menghasilkan evaluasi yang objektif, terukur, dan sistematis dalam menentukan prioritas produk. Implementasi sistem berbasis web yang dikembangkan juga terbukti memudahkan pengguna dalam mengelola data, melakukan perhitungan, serta memperoleh rekomendasi produk secara efisien. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi strategis bagi pelaku usaha dalam meningkatkan efektivitas promosi dan daya saing produk di marketplace.
Pelatihan Produksi Konten Pembelajaran Kreatif untuk Guru PAUD HIMPAUDI Kecamatan Kedungwuni Ari Putra Wibowo; Devi Sugianti; Arief Soma Darmawan
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus: JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v4i3.4122

Abstract

The rapid development of digital technology has encouraged educators to utilize learning videos as an effective medium to support teaching and learning activities. However, many early childhood education (PAUD) teachers still have limited knowledge regarding video production techniques, including camera settings, shooting angles, lighting arrangements, and video aspect ratio adjustments suitable for social media platforms. This community service activity aimed to improve the competencies of PAUD teachers in producing creative and engaging learning video content. The activity was conducted on May 21, 2026, at KB Bukit Bakat Ambokembang, Kedungwuni, involving 60 teachers from various PAUD institutions under HIMPAUDI Kecamatan Kedungwuni. The methods employed included lectures, workshops, hands-on practice, and mentoring sessions. Training materials covered basic video camera settings, lighting techniques, camera angles, video composition, aspect ratio adjustments, and video editing using CapCut. The results showed that participants gained a better understanding of video production concepts and were able to produce ten learning videos collaboratively. Participants demonstrated increased confidence in creating educational content tailored to the characteristics of social media platforms. This activity contributed to strengthening teachers’ digital literacy and creative content production skills to support more engaging learning experiences.