Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Good Corporate Governance dan Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan Hendra Prasetyo; Wisnu Julianto; Husnah Nur Laela Ermaya
Jurnal Syntax Transformation Vol 1 No 10 (2020): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v1i10.164

Abstract

Penelitian berikut merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan good corporate governance dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Variabel independen yang termasuk dalam penelitian ini adalah komisaris independen, dewan direksi, komite audit dan kepemilikan institusional sebagai proksi dari Good Corporate Governance. Return on Equity (ROE) sebagai proxy dari Kinerja Keuangan. Tobins'Q digunakan untuk mengukur nilai perusahaan sebagai variabel independen. Sampel yang termasuk dalam penelitian ini adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2014-2018. Metode Sampel Purposif digunakan untuk memilih sampel. Sudah diperoleh 22 BUMN semua sektor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, komite audit tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan dan ROE tidak berdampak terhadap nilai perusahaan. Dewan direksi berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan dan kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Masa Audit Dan Gagal Bayar Terhadap Opini Audit Going Concern Dea Oktavia Radi; Satria Yudhia Wijaya; Wisnu Julianto
Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 7 (2020): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v1i7.136

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, masa audit dan gagal bayar terhadap opini audit going concern. Penelitian ini menggunakan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai populasi. Pemilihan sampel data ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling sehingga terkumpul sebanyak 27 perusahaan pertambangan sebagai sampel penelitian. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Logistik dengan program SPSS versi 25 dan tingkat signifikansi sebesar 5% (0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kemungkinan penerimaan opini audit going concern, karena perusahaan yang diukur melalui natural logaritma dari total aktiva tidak menjadikan faktor perusahaan tidak mendapatkan opini audit going concern (2) masa audit berpengaruh terhadap kemungkinan penerimaan opini audit going concern, karena semakin lama hubungan auditor dengan klien, semakin besar pula kemungkinan perusahaan mendapatkan opini audti going concern (3) gagal bayar berpengaruh terhadap kemungkinan penerimaan opini audit going concern, karena ketika perusahaan tidak mampu untuk membayar kewajiban pokok dan bunga sehingga kemungkinan besar perusahaan untuk mendapatkan opini audit going concern.