Reizki Maharani
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim RIAU

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Layanan Informasi Menggunakan Pendekatan Islami Dalam Mengurangi Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Reizki Maharani
Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 5, No 1 (2022): Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ittizaan.v5i1.16596

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk melihat efektivitas layanan informasi menggunakan pendekatan islami untuk mengurangi prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Kurangnya kemampuan mahasiswa dalam menyesuaikan diri di perguruan tinggi menyebabkan adanya mahasiswa yang mengalami permasalahan dibidang akademik. Salah satu permasalahan yang terjadi, khususnya dibidang akademik yaitu perilaku menunda-menunda pada mahasiswa. Kecenderungan mahasiswa untuk melakukan penundaan kegiatan dibidang akademik seperti belajar dan mengerjakan tugas menjadi salah satu penyebab terjadinya fenomena seperti meng copy paste tugas dari internet, mengambil tugas senior, dan tidak mengumpulkan tugas dikalangang mahasiswa.di dalam ajaran islam, perilaku menunda-nunda  ini lebih dikenal dengan istilah dalam islam, kebiasaan menunda-nunda ini merupakan salah satu kebiasaan yang tidak disukai Allah SWT. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi prokrastinasi akademik pada mahasiwa yakni dengan memberikan layanan informasi menggunakan pendekatan islami berkaitan dengan prokrastinasi akademik kepada mahasiswa. Hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa layanan informasi menggunakan pendekatan islami efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik mahasiwa.
A comparative study: an analysis of the role of local radio in conveying spiritual and cultural values Darmawati Darmawati; Fathimah Adelia Putri; M. Fahli Zatrahadi; Reizki Maharani; Listiawati Susanti
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 4 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30036617000

Abstract

Despite the continued relevance of radio in Indonesia, existing studies tend to examine religious broadcasting, cultural preservation, or audience engagement separately, leaving limited understanding of how da‘wah and entertainment radio comparatively respond to audience needs for spiritual meaning and cultural identity. Addressing this gap, this study analyses and compares the roles of da‘wah-oriented and entertainment-oriented radio in conveying cultural and spiritual values in the Malay Riau context, focusing on Pekanbaru and Bangkinang. Grounded in Uses and Gratifications Theory, the study views audiences and broadcasters as active agents negotiating media use to fulfil spiritual, social, and cultural needs. Employing a qualitative phenomenological design, data were collected through interviews, participant observation, and documentation at four local radio stations, involving eight purposively selected informants, and analysed using NVivo 12. The findings show that da‘wah radio primarily fulfils cognitive and spiritual gratifications through Islamic programmes, while entertainment radio addresses social and affective gratifications by reinforcing Malay cultural identity. Both operate complementarily in sustaining spiritual awareness and cultural continuity.