Nawal Nur Arofah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROBLEMATIKA HAFALAN AL-QURAN MAHASISWA ILMU AL-QURAN DAN TAFSIR DI STAI AL-ANWAR SERANG REMBANG Nawal Nur Arafah; Muhammad Asyrap Sanid ID; Muhammad Afifuddin
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang problematika hafalan mahasiswa Ilmu al-Qur`an dan Tafsir. Pada regulasinya, STAI Al-Anwar mewajibkan mahasiswanya untuk menghafalkan al-Qur`an tiga juz dengan rincian juz 30, juz 1 dan juz 2. Para mahasiswa diberikan waktu satu tahun untuk menghafalkan satu juz al-Qur`an. Akan tetapi, target hafalan satu juz dalam satu tahun tersebut ternyata tidak semua mahasiswa putra menyanggupinya. Bahkan hanya sebagian kecil mahasiswa yang bisa mencapai target tersebut. Dari keseluruhan mahasiswa putra semester 5 program studi ilmu al-Qur`an dan Tafsir yang berjumlah 82 orang yang berasal dari 4 kelas, hanya 25 mahasiswa yang sudah tuntas hafalannya. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (Mix Method) yang akan melakukan kuisioner sekaligus wawancara kepada 60 mahasiswa sebagai subyek penelitian untuk mengetahui masalah-masalah yang mereka hadapi dalam menghafal al-Qur`an. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat problem yang dialami mahasiswa dalam menghafal baik internal maupun eksternal. Faktor internal yang berpengaruh pada pencaiapaian target hafalan yaitu kurangnya motivasi dan manajemen waktu mahasiswa. Sementara faktor eksternal yang menjadi penyebab kesulitan mengahafal al-Qur`an meliputi kesibukan sebagai mahasiswa, tidak adanya tutor, metode yang kurang menarik, dan lingkungan kampus yang kurang mendukung. Sebagian besar faktor yang ditemukan tersebut tidak lepas dari status mahasiswa STAI Al-Anwar Sarang Rembang sendiri yang memiliki peran ganda sekaligus yaitu santri dan mahasiswa. Kata kunci: Problematika menghafal; santri-mahasiswa; peran ganda
ISU-ISU SOSIAL MASYARAKAT DALAM TAFSIR : (Kajian Analisis Wacana Tafsir Tāj al-Muslimīn min Kalāmi Rabb al-῾Alamīn Karya K.H. Misbach Mustafa) Syihabuddin Alwy; Nawal Nur Arofah
AL ITQAN: Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 2 No 1 (2016): Al ITQAN Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : STAI AL-ANWAR SARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47454/itqan.v2i1.19

Abstract

Sifat al-Qur`an yang Ṣālihun likuli zamān wa al mākān  menjadikannya sebagai kitab suci yang sangat terbuka untuk ditafsirkan (multi interpretable). Kondisi sosial-kultural dan situasi politik juga menjadi hal yang mempengaruhi penafsir. Disamping itu dalam dinamika perkembangan tafsir ada kecenderungan dalam diri seorang muffasir untuk memahami al-Qur`an sesuai sudut pandang ilmu yang  ditekuninya. Berangkat dari hal tersebut maka al-Qur`an harus dijadikan sebagai landasan moral-teologis dalam rangka menjawab problem-problem sosial-keagamaan dan sosial-kemasyarakatan di era modern-kontemporer. salah satunya adalah kitab tafsir Tāj al-Muslimīn karya K.H. Misbach Mustafa. Dalam kitab tafsir tersebut K.H. Misbach Mustafa memasukan beberapa isu-isu sosial yang terjadi di masyarakat. Diantaranya riba bunga bank, program Kelurga Berencana, pengunaan pengeras suara, dan basmallah dalam surat al-Fatihah. Masuknya isu-isu sosial tersebut merupakan bentuk dari kehati-hatian beliau dalam urusan agama dan akidah. Apalagi hal tersebut merupakan hal yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Posisi beliau sebagai orang yang terpelajar dan memahami ajaran-ajaran agama membuatnya tergugah untuk menjaga umat yang awam dari apa yang dianggapnya sebagai kekeliruan dan kesesatan. Sebab, terkadang isu-isu sosial tersebut bersebrangan atau malah bertentangan dengan ajaran atau ketentuan agama Islam. Masuknya isu-isu sosial masyarakat dalam tafsir itu sendiri disebabkan karena adanya kesinambungan antara tema pokok ayat al-Qur`an dengan isu-isu sosial yang terjadi di masyarakat.