Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN KOMUNITAS VIRTUAL DALAM KOMUNIKASI PEMBANGUNAN Herna Herna
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 3 No 1: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v3i1.1640

Abstract

stigmatisasi orang dengan autis dan keluarga mereka, dan perilaku anak-anak dengan autis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pemanfaatan komunitas virtual untuk komunikasi pembangunan dengan mengamati interaksi orang tua yang memiliki anak dengan autis di media sosial WhatsApp. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual dalam sistem media sosial online. Hasil penelitian menjelaskan bahwa komunitas virtual memberi manfaat dalam komunikasi pembangunan dalam hal dukungan informasi pada intervensi dini untuk anak-anak dengan autis. Komunitas virtual adalah tempat untuk berbagi informasi pribadi, berbagi konten informatif, dan tempat untuk berdiskusi. Selain menerima dukungan informasi, anggota juga mendapatkan dukungan emosional yang baik dari anggota lain. Banyaknya informasi yang tersedia dalam komunitas tentang autis terdapat potensi besar untuk menggunakan komunitas media sosial sebagai sumber penambangan data bagi pemerintah sebagai landasan dalam untuk upaya pencegahan dan pengembangan intervensi dini pada anak autis sebagai bentuk dari komunikasi pembangunan khususnya komunikasi kesehatan.
TIKTOK SOCIAL MEDIA USAGE MOTIVES: USES AND GRATIFICATION THEORY ANALYSIS Herna
Moestopo International Review on Social, Humanities, and Sciences Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/mirshus.v2i2.38

Abstract

The purpose of the study was to find out the motives for using TikTok social media to get gratification. Users choose a medium to meet the needs and get satisfaction. This study describes the usefulness and satisfaction of using TikTok social media using the Uses and Gratification Theory. The study used a qualitative approach with data collection methods with in-depth interviews directly with five informants. The results of the study explain that the first motive for using TikTok media is to get entertainment. The Tiktok application is in fact trending and is seen by users as a new application which is not only interesting to use, but also used by many others, thus motivating users to use TikTok as well. The second motivation is to get information. Users get a lot of information such as health information, beauty tutorials, makeup, clothing, and even culinary references. The third motive The next motive is to present themselves or self-expression through videos that they make creatively which is added with information. The peak satisfaction with the self-presentation motive is feedback from others regarding the content presented. The fourth motivation is the motive to escape from boredom that can lead to addiction to TikTok media.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU JAKPREUNEUR DALAM MEMASARKAN PRODUK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) Herna Herna
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 4 No 1: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v4i1.2622

Abstract

Usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) berperan penting dalam perkembangan ekonomi terutama di negara berkembang. UMKM dapat meningkatkan kesempatan kerja dan menjadi sumber penghasilan memegang peranan yang sangat vital dalam bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau miskin. Usaha meningkatkan UMKM khususnya UMKM di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih dibayangi berbagai kendala. Hambatan yang paling dominan adalah akses dan informasi pasar yang menginformasikan terkait barang-barang hasil produksi UMKM, spesifikasi barang. kualitas agar masyarakat berminat untuk membeli. Permasalahan yang berhasil didentifikasi adalah kurangnya informasi kepada masyarakat terkait keberadaan UMKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami strategi komunikasi pemasaran terpadu Jakpreuneur dalam memasarkan produk UMKM di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran terpadu Jakarta Enterpreuneur fokus pada peningkatan sumberdaya keterampilan pelaku usaha terkait mutu produk seperti melakukan pelatihan tentang desain kemasan. Selain itu juga dilakukan pelatihan penggunaan teknologi digital dalam pemasaran dan transaksi finansial secara digital. Strategi komunikasi pemasaran melalui berbagai saluran yang difasilitasi internet seperti media social, web, dan lain-lain. Namun sebagian besar promosi tidak dilakukan pada media berbayar (paid media) mengingat keterbatasan anggaran promosi