Rahmadina Reskiadi
Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FILANTROPI, AKTOR DAN MODAL BUDAYA DALAM MEMBANGUN PENDIDIKAN DAERAH TERPENCIL DI SULAWESI BARAT Rahmadina Reskiadi; Subaidi Subaidi
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 3 No 1: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v3i1.1673

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan tentang adanya filantropi manusia, aktor, dan modal budaya dalam perkembangan Pendidikan yang dibangun oleh komunitas di daerah terpencil, khususnya dalam pandangan cinta kemanusiaan dalam hal filantropi dan teori strukturasi Anthony Giddens. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode yang bersifat deskriptif, dengan fokus kajian pada eksternalisasi pendidikan di daerah terpencil khususnya pada anak-anak yang masih minim dalam akses pendidikan beserta aktor yang berperan dalam konsep filantropi. Sementara konsep pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan sistematika dari masalah tersebut, penulis merumuskan dua strategi yaitu untuk mengetahui peran pelaku filantropi dalam aspek pendidikan di daerah terpencil dan pelaksanaan program pemberdayaan yang dilakukan untuk mengetahui perkembangan pendidikan anak. Filantropi aktor dan modal budaya menunjukkan bahwa relasi komunitas dan anak-anak di daerah terpencil dapat dilaksanaakn dengan baik, berdasarkan kegiatan tersebut aktor seperti Komunitas Lima Mendidik sangat aktif dalam memberikan kegiatan positif seperti adanya program pemberdayaan yang berlangsung. Yaitu pemberdayaan literasi sosial, sumber daya alam, pengembangan bakat, pemberdayaan anak berbasis keaagamaan, dan adanya pemanfaatan teknologi.