Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TUHAN, MANUSIA DAN ALAM DALAM (BORERO GOSIMO) AMANAT DATUK MOYANG TIDORE Usman Nomay
Al-Qalam Vol 25, No 1 (2019)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.073 KB) | DOI: 10.31969/alq.v25i1.694

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yang mengidentifikasi amanat datuk moyang orang Tidore. Fokus penelitian pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan dan alam, sebagai representasi dari kehidupan bermasyarakat. Tujuan penelitiannya adalah tentang bagaimana Tuhan, manusia dan alam dalam Borero Gosimo (amanat datuk moyang Tidore) sebagai pegangan yang sangat penting, kemudian dielaborasi dengan landasan dan dasar-dasar  keagamaan. Borero Gosimo, doa perkawinan, nyanyian bermakna, bobeto, peraturan kie se kolano yang menjadi kearifan lokal orang Tidore. Pengaplikasiannya sangat mendukung akulturasi kerukunan hidup secara damai baik dalam acara yang bersifat sosial maupun yang bersifat keagamaan. Kesemuanya menunjukan relasi agama dan sosial yang tidak hanya sekedar menggambarkan prinsip hidup dan penghormatan antara individu, tetapi lebih penting lagi antara kelompok bahkan antara manusia dengan Sang Khalik. Penguatan pemahaman Borero Gosimo  berbasis keagamaan dapat mewujudkan sosok manusia dan masyarakat yang utuh dan integral sekaligus menjadi harmoni religi untuk meningkatkan diri dari kesadaran kolektifi sebagai hamba yang bersaudara
“ Kota Madinah Dan Risalah Kenabian Muhammad SAW” USMAN NOMAY
AL-TADABBUR Vol 2, No 1 (2016): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Madinah sebagai model kota peradaban yang di dalamnya tumbuh-kembang model perilaku masyarakat yang berperadaban. Mengawali perjalanannya pada tanggal 12 Rabiul awal, Nabi Muhammad SAW  melaksanakan hijrah ke Madinah. Hal ini merupakan sebuah langkah refolusioner. Beliau berhasil menerapkan nilai-nilai qur’an secara konprehensip. Hubungan antar kelompok yang sebelumnya dibangun di atas pertalian darah, kemudian diubah oleh Nabi berdasarkan idiologi yang sama. Nabi tidak melakukan pemaksaan kepada kelompok lain. Ia justru menyebut orang-orang muslim, kaum Pagan dan Yahudi sebagai ummah satu, yang   bersepakat untuk tidak saling menyerang dan menjamin kebebasan bagi tiap kelompok. Muhammad SAW telah menjadi sumber inspirasi bagi perdamaian di kota Madinah. Beliau memiliki integritas tinggi dengan penuh keberanian dan berusahaa tanpa kenal putus asa untuk  mencapai apa yang dicita-citakan. Cita-cita yang dimilikinya itu, mampu mendorong dirinya untuk tetap konsisten.  Keberhasilan Nabi di Madinah harus menjadi pijakan dan rujukan bagi setiap muslim untuk membangun kepercayaan diri yang tinggi, bahwa Islam yang diusung Muhammad SAW adalah agama yang dapat menerima kebhinekaan dan mendorong perdamaian. Dan salah satu khazanah yang sangat penting adalah visi dan misi Madinah, sebagai gaun peradaban seluruh umat manusia, tanpa memandang suku, ras, etnis dan golongan.
Bayanullah (Menuju Sikap Terbuka;Hukum Islam di Kesultanan Ternate) Usman Nomay
AL-TADABBUR Vol 4, No 2 (2018): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.022 KB)

Abstract

This aticle is a study of Ternate history by using the religious perpektive as a tool in order to present a historical as humanism. This study indicates that sultan Bayanullah is a good, sincere, intellect and caring apply the law of Islam.The in efforts look after is community, as sultan Bayanullah try put in the front attitude leadership capable wised and than consistent in the law doctrine Islamic. That is look, for example, from attitude Sultan Bayanullah in consistent in apply doctrine of Islam at komunity Ternate.In the particular for helpers. The attitude it is good sultan, seem since the put of outside regulations free for  be religious to her helpers; delimitation polygamy, introduction free sex, participate in lotere, cost by wedding is appropriate is law Islam, and female must be wearing clothes by law of Islam. To it is all a reflection of a who was inspired by the teaching of Islam to build a safe, fair and prosperous civilization.