Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI METODE ROLE PLAYING DALAM PELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR Nila Dwi Susanti
MIDA : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 4 No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mida.v4i2.2611

Abstract

Kegiatan belajar mengajar adalah sebuah interaksi yang bernilai pendidikan. Didalamnya terjadi interaksi edukatif antara guru dan anak didik, ketika guru menyampaikan bahan pelajaran kepada anak didik di kelas. Bahan pelajaran yang guru berikan itu akan kurang memberikan dorongan (motivasi) kepada anak didik bila penyampainya menggunakan strategi yang tidak tepat. Proses pembelajaran di kelas agaknya terlalu kaku dan kurang menyenangkan, hal ini juga membuat pelajaran kurang berarti, karena penguasaan atas banyaknya materi belum tentu menjamin pemahaman pada materi yang mereka kuasai motivasi siswa dalam pembelajaran merupakan hal yang sangat penting dan merupakan dasar siswa untuk mencapai kompetensi pembelajaran yang di harapkan. Tujuan penelitian ini adalah membantu siswa menemukan jati diri mereka. Artinya dengan menggunakan metode Role Playing di harapkan bias memotivasi belajar siswa pada materi yang di berikan terutama dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Model Kurl Lewin dengan 2 (dua) siklus.Teknik data yang di gunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil analisis data setelah penerapan metode pembelajaran Role Playing menunjukkan semangat belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III berjalan dengan efektif. Hal ini terlihat dari peningkatan motivasi belajar siswa pada setiap tindakan.
Penerapan Permainan Kartu Huruf dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca pada Siswa Kelas I MI Islamiyah Kepohbaru Bojonegoro Nila Dwi Susanti
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2018): September
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.739 KB) | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v9i2.9

Abstract

Membaca sangat dibutuhkan bagi semua orang sekarang sebagai pintu masuk untuk mempelajari ilmu pengetahuan, Namun kenyataanya masih banyak siswa yang belum bisa membaca terutama pada anak Kelas I SD. Tapi jika anak diberikan pendidikan prasekolah seperti PAUD/TK, setidaknya anak tersebut mempunyai dasar pengenalan huruf atau membaca. Hal ini juga terjadi di MI Islamiyah Kepoh. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di MI Islamiyah Kepoh kelas I menyatakan bahwa ada beberapa siswa belum bisa membaca. Yakni dari 33 siswa yang sudah bisa mengenal huruf-huruf dan sudah bisa membaca hanya 61% siswa, sisanya yang 39% yang sudah bisa mengenal huruf namun belum bisa membaca. Meskipun sesuai usianya harus sudah bisa membaca. Kondisi tersebut disebabkan karena minat membaca yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Penerapan permainan kartu huruf dalam meningkatan kemampuan membaca siswa kelas I MI Islamiyah Kepoh.serta mengetahui factor Pendukung dan penghambat penerapan permainan kartu huruf dalam meningkatan kemampuan membaca siswa kelas I MI Islamiyah Kepoh. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrument yang digunakan meliputi Tes Membaca Nyaring, Observasi (pengamatan), Wawancara, serta Dokumen. Tempat penelitian adalah di MI Islamiyah Kepoh. Sedangkan Sasaran penelitian ini adalah kelas I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran dengan menggunakan media kartu huruf mampu meningkatkan kemampuan membaca kelas I MI Islamiyah Kepoh. Peningkatan dapat dilihat mulai Siklus I sebesar 6% dan dari Siklus I ke Siklus II mengalami peningkatan sebesar 30,3%. Anak yang berada pada kriteria Berkembang Sangat Baik sebelum tindakan/pra tindakan sebesar 45,5%, pada Siklus I sebesar 51,5% dan pada Siklus II sebesar 81,8%..
Penggunaan Media Kartu Gambar Dalam Pembelajaran Tematik pada Tema Pekerjaan untuk Meningkatkan Hasil Belajar bagi Siswa Kelas III Nila Dwi susanti
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2019): September
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.736 KB) | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v10i2.19

Abstract

Latar belakang penelitian ini berawal dari guru dalam proses pembelajaran pada waktu menjelaskan materi jarang menggunakan media pembelajaran cara guru menjelaskan materi pembelajaran hanya dengan metode ceramah saja, sehingga cara guru mengajar membuat siswa bicara sendiri, mengantuk, bercerita dengan teman sebangkunya, dan siswa tidak tertarik dengan pembelajaran tersebut. Hal ini mengakibatkan rendahmya hasil belajar siswa, maka perlu adanya pemecahan masalah yaitu menggunakan media kartu gambar. Tujuan peneliti ini untuk mengkaji aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar siswa selama proses pembelajaran tematik dengan menggunakan media kartu gambar pada mata pelajaran tematik yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Indonesia. Dan mendeskripsikan respon siswa terhadap penggunaan media kartu gambar pada mata pelajaran tematik. Pelajaran tematik menggunakan media kartu gambar diharapkan siswa dapat memahami materi mata pelajaran tematik yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahsaa Indonesia tersebut dengan mudah, cepat dan benar karena dengan menggunakan media kartu gambar siswa lebih senang dan antusias dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PELAJARAN SKI KELAS V SDI DARUSSALAM SUMBERREJO BOJONEGORO Nila Dwi Susanti
JUSEDA Vol 4 No 1 (2020): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v4i1.1600

Abstract

From the learning outcomes of SDI Darussalam Dungmas students through Classroom Action Research (CAR) that using audio visual media has covered all learning material in SKI lessons properly and correctly. Through this audio visual media will be able to help students in the teaching and learning process, will make students better understand, and more happy in following the SKI learning process, so students will not quickly get bored and busy, and students will be very interested in finding the SKI Learning process , so that the learning atmosphere in the class will also be more fun, so that student learning outcomes can also be better and more improved. Based on the results of researcher observation in class V at SDI Darussalam Dungmas Kedungrejo, there are still some students who get and get low learning outcomes in SKI lessons in class V. The low student learning outcomes can be seen from the results of tests given by the teacher. Most of them are still the majority of students who still do not meet the minimum completeness criteria value (KKM). Of the KKM that have been determined by the school that is 80 there are still many students who get grades below the KKM requirements. The average value of students obtained at the time of daily tests and the value of assignments is only 70, even the majority of students still get and get a value of 60-50. From the results of Classroom Action Research (CAR) student learning outcomes can be higher than good in SKI learning, so students are able to achieve the KKM value, the value obtained by students from learning outcomes in the pre-cycle is (63.75) and cycle I has reached ( 75) and can be increased in cycle II to (90) it can show the use of audio-visual media can improve student learning outcomes.
ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SDN LENGKONG BALEN BOJONEGORO Nila Dwi Susanti
JUSEDA Vol 5 No 2 (2021): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v5i2.3518

Abstract

Wabah covid 19 memberikan banyak perubahan pada semua aspek kehidupan, salah satunya dunia pendidikan. Pembelajaran yang awalnya tatap muka kini harus dilakukan di rumah secara online. Pembelajaran online berjalan tidak efektif sehingga munculah pembelajaran kombinasi (Blended Learning). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Analisis Proses Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN Lengkong Balen Bojonegoro serta menjelaskan Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat dalam Proses Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN Lengkong Balen Bojonegoro. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data dalam penelitian ini berupa deskripsi tentang proses pembelajaran blended learning yang diperoleh melalui metode wawancara dan observasi sebagai data utama dan dokumentasi sebagai data penunjang. Dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru kelas VI SDN Lengkong Balen Bojonegoro dan perwakilan siswa kelas VI SDN Lengkong Balen Bojonegoro. Setelah dilakukan pengumpulan data, kemudian dilakukan analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran blended learning di kelas VI SDN Lengkong Balen Bojonegoro pada masa pandemi covid-19 sudah terlaksana dengan baik dimulai dari perencanaan pembelajaran yang disusun oleh guru seperti perangkat pembelajaran, mengatur jadwal pembelajaran antara tatap muka dan online, dan bahan ajar untuk pembelajaran blended learning. Pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan sintaks blended learning yaitu seeking of information, acquisition of information dan shyntesizing of knowledge yang dilakukan baik pada pembelajaran online maupun tatap muka. Penilaian pembelajaran blended learning meliputi penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diamati pada pembelajaran online dan tatap muka dengan cara-cara tertentu. Adapun faktor pendukung ialah kondisi fisik peserta didik, pola asuh orang tua, sarana prasarana yang memadai dan bantuan kuota internet. Sedangkan kendala dalam penerapan model blended learning adalah akses internet yang tibatiba mengalami gangguan pada saat melakukan pembelajaran online. Sedangkan pada pembelajaran tatap muka terkadang masih ada siswa yang lupa memakai protokol kesehatan seperti masker dan kurangnya referensi bahan ajar guru
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI METODE ROLE PLAYING DALAM PELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR Nila Dwi Susanti
MIDA : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 4 No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mida.v4i2.2611

Abstract

Kegiatan belajar mengajar adalah sebuah interaksi yang bernilai pendidikan. Didalamnya terjadi interaksi edukatif antara guru dan anak didik, ketika guru menyampaikan bahan pelajaran kepada anak didik di kelas. Bahan pelajaran yang guru berikan itu akan kurang memberikan dorongan (motivasi) kepada anak didik bila penyampainya menggunakan strategi yang tidak tepat. Proses pembelajaran di kelas agaknya terlalu kaku dan kurang menyenangkan, hal ini juga membuat pelajaran kurang berarti, karena penguasaan atas banyaknya materi belum tentu menjamin pemahaman pada materi yang mereka kuasai motivasi siswa dalam pembelajaran merupakan hal yang sangat penting dan merupakan dasar siswa untuk mencapai kompetensi pembelajaran yang di harapkan. Tujuan penelitian ini adalah membantu siswa menemukan jati diri mereka. Artinya dengan menggunakan metode Role Playing di harapkan bias memotivasi belajar siswa pada materi yang di berikan terutama dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Model Kurl Lewin dengan 2 (dua) siklus.Teknik data yang di gunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil analisis data setelah penerapan metode pembelajaran Role Playing menunjukkan semangat belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III berjalan dengan efektif. Hal ini terlihat dari peningkatan motivasi belajar siswa pada setiap tindakan.
MENSTIMULASI IMAJINASI ANAK (ANALISIS TERHADAP DAMPAK PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DONGENG DI SD AL-QUR’AN UMMUL QURO KABUPATEN PAMEKASAN) Nila Dwi Susanti
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Dampak model pembelajaran dongeng dalam menstimulusi imajinasi anak di SD Al-Qur’an Ummul Quro Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. data yang diperoleh dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian data tersebut dianalisis dengan analisis kualitatif deskriptif. Analisis data melalui pengecekan keabsahan data meliputi perpanjangan keikutsertaan, triangulasi dan uraian rinci. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasanya model pembelajaran dongeng dalam menstimulus imajinasi anak di SD Al-Qur’an Ummul Quro Kabupaten Pamekasan adalah mampu mempersiapkan dalam mewujudkan kegiatan pembelajaran yang efektif dan produktif dengan membangkitkan kecintaan anak terhadap dongeng, meningkatkan pengetahuan ihwal isi dongeng yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak, dan dongeng dapat merangsang kreativitas dan imajinasi anak dalam berbagai dimensi perkembangannya. Sedangkan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan model pembelajaran dongeng dalam menstimulasi imajinasi anak di SD Al-Qur’an Ummul Quro Kabupaten Pamekasan adalah tersedianya media pembelajaran yang cukup, meliputi berbagai fasilitas belajar yang menyenangkan seperti sarana dan prasarana seperti telivisi, perpustakaan dan lain sebagainya. Sedangkan faktor penghambat adalah kurangnya guru berinovasi perlu dilaksanakan secara terus menerus dan terencana, kurangnya dukungan dan partisipasi dari orang tua dan masyarakat dan kurang menggunakan fasilitas yang ada.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN TARL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Susanti, Nila Dwi; Amin, Siti Maghfirotun; Muawanah, Muawanah; Indrati, Joeli; Idayati, Nurul
MIDA : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/mida.v7i2.7016

Abstract

Factors that influence low student learning outcomes due to less interactive learning activities and lack of variation in approaches, methods, and learning media applied in the classroom, teachers need to innovate by making improvements to improve student learning outcomes through learning with the Teaching at the right level (TaRL) approach. The method used in this study is the Classroom Action Research (CAR) method. This study was conducted in two cycles, each cycle consisting of four stages according to the Kemmis model, namely planning, acting, observing, and reflecting. Based on the results of the study, it can be concluded that the application of the TaRL approach to improve student learning outcomes can run well and is said to have been successful. This is evidenced by the results of observations of teacher activities in cycle I which reached 76% then increased in cycle II to 96%. Likewise, the results of student observations in cycle I reached 78% and increased significantly in cycle II to 90%. The learning outcomes of class IV-B students at SDN Margorejo VI/524 Surabaya experienced a very significant increase. This is proven based on the percentage of student learning outcomes completion which was 44% in the pre-cycle, then increased after the cycle I actions were carried out to 60%, and increased to 84% in cycle II.
MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH: ANALISIS PENGARUH TERHADAP PEMAHAMAN SISWA PADA PELAJARAN AL-QUR’AN HADIST Dwi, Nila Dwi Susanti
El-Fata: Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol. 3 No. 01 (2023)
Publisher : Fakultas Tarbiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eft.v3i01.221

Abstract

Permasalahan yang ada di MI Islamiyah Attanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro seperti memecahkan masalah kurangnya pemahaman siswa pada pembelajaran Al-Qur’an Hadist, guru masih kurang kreatif dalam memberikan model dan metode pembelajaran. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap pemahaman siswa pada pembelajaran Al-Qur’an Hadist kelas IV MI Islamiyah Attanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Adapun sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 siswa yang diambil dari kelas IV MI Islamiyah Attanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro sehingga sampel dalam penelitian ini bersifat populatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis persentase, uji normalitas, uji linieritas, uji validitas, uji reabilitas, analisis regresi linier sederhana, dan uji T. Hasil penelitian ini berdasarkan pada uji analisis regresi sederhana dapat diketahui nilai signifikan 0,034 lebih kecil dari 0,05, hal ini menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Make A Match berpengaruh signifikan terhadap Pemahaman Siswa. Dari tabel pada kolom B nilai constant (a) sebesar 101,508, sedangkan nilai model pembelajaran Make A Match (b) sebesar 0,367 sehingga dapat ditulis Y = 101,508 + 0,367 X. Berdasarkan hasil uji T dapat diketahui bahwa nilai t hitung adalah sebesar 2,290 sedangkan t tabel sebesar 2,101 dengan signifkan 0,034 < 0,05. Ternyata hasil t hitung lebih besar dari t tabel (2,290 > 2,101) yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran Make A Match berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman siswa pada pelajaran Al-Qur’an Hadist kelas IV MI Islamiyah Attanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS BANK SAMPAH DI BOJONEGORO MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ECOBRICK Nila Dwi Susanti; Eryul Mufidah; Aris Zulianto
As-Sidanah Vol 5 No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/assidanah.v5i2.458-478

Abstract

The formulation of the problem taken by researchers in this community service activity is how to provide knowledge and insight about plastic waste processing to the community by empowering the Bojonegoro waste bank community, and how to make ecobricks and develop creative products to reduce non-organic waste in the waste bank community. In Bojonegoro? This community service uses the (ABCD) asset-based community development method, which utilizes used goods and trash that are around that are owned by villagers and then used as material that empowers the waste bank community in Bojonegoro. In the (ABCD) method, asset-based community development has several steps in its implementation and for conducting research, namely discovery, dream, design, define and destiny. Based on the results of community service, it can be concluded as follows: How to make ecobricks using plastic waste by collecting the waste, then cutting it. After that, the bottles are filled with plastic until they are solid and then stacked into bricks. Apart from that, ecobricks can be educational tools such as educational game tools (APE) from ecobricks, and puzzle learning media from ecobricks.