kemal affandi
Program Studi Arsitektur, Sekolah Tinggi Sains dan Teknologi Indonesia (ST-INTEN)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA SEKOLAH ISLAM TERPADU DI JL. PADANG GOLF ARCAMANIK – BANDUNG kurniawan; kemal affandi; Husna Izzati
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.674 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan primer pada zaman yang maju sekarang ini. Fasilitas pendidikan untuk wilayah Bandung pada tahun 2014, untuk penyediaan fasilitas sekolah SD, SMP dan SMA yang berbasis Islam belum merata. Dimana dengan adanya fasilitas pendidikan salah satu sekolah Islam dapat membentuk karakter manusia yang madani. Hal ini dibutuhkan demi memberikan pembekalan “dasar moralitas” yang tergali dari kearifan tradisi kultural dan nilai-nilai doktrinal agama Islam yang kuat. Dari latar belakang inilah, penulis merancang bangunan “Sekolah Islam Terpadu di Jalan Padang Golf, Arcamanik - Bandung”. Karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perencanaan dan perancangan tentang Sekolah Islam Terpadu dengan Pendekatan Desain Arsitektur Kontemporer yang berbeda dari biasanya, agar pengguna fasilitas pendidikan ini dapat merasakan kesan ruang dan nilai pendidikan yang modern dan berbeda.
PENERAPAN KONSEP ARISTEKTUR NEO MODERN PADA BANDUNG INTERNATIONAL SCHOOL DI KOTA BARU PARAHYANGAN Rian Kartiwa; kemal affandi; Husna Izzati
Jurnal Arsitektur Archicentre Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Arsitektur Archicentre
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknik (F-INTEN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.922 KB)

Abstract

Mutu pendidikan di Indonesia saat ini sedang mengalami masalah yang demikian rumit. UNESCO meletakkan Indonesia dengan Human Development Index (HDI) pada urutan ke-112 di antara 174 negara yang diteliti, sedangkan The Political and Economics Risk Consultancy (PERC) yang berpusat di Hongkong telah meletakkan sistem pendidikan di Indonesia pada urutan ke-12 diantara 12 negara yang diteliti. Berdasarkan hal tersebut, pendidikan di Indonesia sedang tidak nyaman (Suparlan, 2011: 01). Pemerintah Indonesia mulai menggalangkan Sekolah Bertaraf Internasional untuk peningkatan kualitas pendidikan sehingga mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Sesuai dengan UU No.20 tahun 2003 tentang SISDIKNAS dan PP No.19 tahun 2005 pasal 61 ayat 1 yang menyatakan ‘’Pemerintah bersama-sama pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan sekurang-kurangnya satu sekolah pada jenjang pendidikan menengah untuk dikembangkan menjadi sekolah bertaraf internasional.” Hal ini merupakan upaya Pemerintah untuk mengatasi kualitas pendidikan di Indonesia yang masih ketinggalan dengan negara-negara lain, bahkan dengan negara-negara ASEAN dan negara-negara didunia.