Matematika dan budaya adalah dua hal yang berkaitan erat. Tapi terkadang matematika dilihat sebagai sesuatu yang tidak terkoneksi dengan kebudayaan. Padahal dalam mengajarkan matematika formal (matematika sekolah), guru bisa memulai dengan mengaitkann matematika dengan kebudayaan, bisa dengan kebudayaan lokal atau asing. Pada saat sekarang kebudayaan yang lagi banyak digemari masyarakat Indonesia adalah kebudayaan Korea Selatan. Kebudayaan Korea Selatan yakni permainan tradisionalnya pun bisa dikaitkan dengan matematika. Tujuan dari penelitian adalah mengeksplorasi permainan dari Korea selatan dengan pendekatan etnografi ini adalah untuk menggali dan mengeksplorasi konsep matematika apa saja yang ada pada permainan tradisional kebudayaan Korea Selatan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar matematika serta sebagai upaya untuk mengembangkan etnomatematika sebagai basis pembelajaran matematika. Melalui wawancara, dokumentasi dan observasi kepada komunitas KCCM, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat konsep bangun datar dan peluang pada beberapa bentuk dan konsep permainan tradisional kebudayaan Korea Selatan yaitu yut dan ddakji. Bentuk tersebut berbentuk persegi, persegi panjang, jajargenjang, trapesium, segitiga dan segi empat tidak beraturan. Pembelajaran matematika menggunakan objek etnomatematika dapat memperkaya aplikasi matematika yang ada di sekitar siswa serta dapat memfasilitasi siswa memahami matematika yang bersifat abstrak dengan menggunakan objek etnomatematika yang konkret.