Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Terpadu
Vol. 1 No. 2 (2019): JPPT Desember 2019

Etnomatematika: Aplikasi Bangun Datar dan Peluang Pada Permainan Tradisional Kebudayaan Korea Selatan

Winarli Hendi Permana (Sekolah Menengah Kejuruan Azizi)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2019

Abstract

Matematika dan budaya adalah dua hal yang berkaitan erat. Tapi terkadang matematika dilihat sebagai sesuatu yang tidak terkoneksi dengan kebudayaan. Padahal dalam mengajarkan matematika formal (matematika sekolah), guru bisa memulai dengan mengaitkann matematika dengan kebudayaan, bisa dengan kebudayaan lokal atau asing. Pada saat sekarang kebudayaan yang lagi banyak digemari masyarakat Indonesia adalah kebudayaan Korea Selatan. Kebudayaan Korea Selatan yakni permainan tradisionalnya pun bisa dikaitkan dengan matematika. Tujuan dari penelitian adalah mengeksplorasi permainan dari Korea selatan dengan pendekatan etnografi ini adalah untuk menggali dan mengeksplorasi konsep matematika apa saja yang ada pada permainan tradisional kebudayaan Korea Selatan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar matematika serta sebagai upaya untuk mengembangkan etnomatematika sebagai basis pembelajaran matematika. Melalui wawancara, dokumentasi dan observasi kepada komunitas KCCM, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat konsep bangun datar dan peluang pada beberapa bentuk dan konsep permainan tradisional kebudayaan Korea Selatan yaitu yut dan ddakji. Bentuk tersebut berbentuk persegi, persegi panjang, jajargenjang, trapesium, segitiga dan segi empat tidak beraturan. Pembelajaran matematika menggunakan objek etnomatematika dapat memperkaya aplikasi matematika yang ada di sekitar siswa serta dapat memfasilitasi siswa memahami matematika yang bersifat abstrak dengan menggunakan objek etnomatematika yang konkret.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JPPT

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Terpadu (JPPT) mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian atau kajian teoritis dalam bidang pendidikan dasar yang belum pernah dipublikasikan. Penulis dapat berasal dari berbagai level, seperti mahasiswa (S1, S2, S3), guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati ...