Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN GURU TERHADAP KEAKTIFAN SISWA MELAKSANKAN SHALAT FARDHU DAN SHALAT SUNNAH ‘DHUHA’ Alif 'Aini Sya’adah; Anwar Sa’dullah; Ibnu Jazari
VICRATINA Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.017 KB)

Abstract

The purpose of this study is to find out the role of the teacher in the activity of students in performing fard prayer and sunnah dhuha prayer. The problem faced is that there are still many students who have not been able to pray well, or students who intentionally ignore their prayers, with certain reasons such as better playing, going to the market, or just eating. Data sources were obtained from the principal, teacher and several students. This study uses qualitative methods, while the collection of document data obtained through interviews, observation, and documentation. And analyzed by document reduction, document presentation, drawing conclusions and verifying conclusions. The results of this study indicate that teacher development in the character of students is directed to reflect on what things can be obtained in prayer, especially the duha prayer. In addition to discussing that, the teacher usually makes a cult to discuss matters about religion so that students get a strong Islamic character in themselves.
STUDI KOMPARASI KONSEP KEWARISAN ANAK TIRI PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM (KHI) Ibnu Jazari
JAS : Jurnal Ahwal Syakhshiyyah Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS)
Publisher : Fakultas Agama Islam UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jas.v1i1.2724

Abstract

Al-Qur’an diturunkan kepada umat manusia melalui Nabi Muhammad SAW 16 abad yang lalu sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi manusia, maka secara universal segala aspek kehidupan manusia telah diatur dalam Al-Qur’an. Demikian juga mengenai hukum kewarisan, Al-Qur’an juga telah mengaturnya. Hukum kewarisan merupakan bagian dari hukum kekeluargaan yang memegang peranan sangat penting. Hal ini disebabkan dalam hukum kewarisan ini sangat erat dengan ruang lingkup kehidupan manusia. Karena pada dasarnya setiap manusia akan mati/meninggal dunia.
TIDAK SAH NYA PERWALIAN KARENA TIDAK SAH NYA PERNIKAHAN Ibnu Jazari
JAS : Jurnal Ahwal Syakhshiyyah Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS)
Publisher : Fakultas Agama Islam UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jas.v2i2.6837

Abstract

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk berbuat dan berkelakuan baik dalam hal apapun. Tidak memungkiri dalam hal pernikahan Islam juga memberikan peraturan yang baik juga, peraturan yang baik ini diperuntukkan kepada umatnya supaya tidak terjerumus terhadap hal-hal yang tidak diinginkan (kejahatan).Dalam hal pernikahan pun juga diberikan aturan. Hal ini semata demi kebaikan kehidupan umat manusia didunia dan di akhirat.Pernikahan menjadi hak setiap orang. Negara menjamin warga negara untuk membentuk rumah tangga melalui perkawinan yang sah. Negara pun telah mengatur bagaimana agar sebuah perkawinan dapat dilakukan secara sah.Bukan hanya itu, negara juga menata aturan agar semua pernikahan dicatat. Sehingga jalinan pernikahan itu memiki perlindungan hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan.