Sunarno Sunarno
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Psikologi konservasi berbasis kearifan lokal: Studi kasus wisata alam Alaska Tempurejo Sunarno Sunarno; Adi Prastyo; Coallina Dwi Kurnia; Endang Sulisyowati
JURNAL SPIRITS Vol 10 No 2 (2020): Problematika Remaja dalam Ragam Identitas
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/spirits.v10i2.8223

Abstract

Abstrak. Alam dan manusia adalah komponen kehidupan yang saling mempengaruhi. Apabila kelestarian alam terjaga, keberlangsungan hidup manusia juga akan terjaga, begitupun sebaliknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  latar belakang didirikannya wisata alam Alaska, bentuk pengembangan psikologi konservasi berbasis kearifan local dan dampaknya di wisata alam Alaska. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah 3 orang informan inti yaitu kepala desa, pencetus ide wisata, dan pendamping hukum serta 5 orang informan tambahan yaitu warga. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah:  Pertama, latar belakang didirikannya wisata alam Alaska adalah untuk konservasi alam dengan membangun wisata alam di kawasan hutan adatuntuk menjaga kelestarian, pengamanan, dan perawatan hutan adat dapat terkendali. Kedua, terdapat bentuk pengembangan psikologi konservasi berbasis kearifan lokal yaitu dengan ritual di pundhen, menjaga kelestarian hutan adat, menerapkan falsafah Jawa Memayu Hayuning Bawana, menerapkan nilai-nilai gotong royong, guyup rukun, dan musyawarah. Ketiga, ada beberapa dampak yang dirasakan yaitu dampak terhadap lingkungan berupa kelestarian hutan terjaga dengan tidak ada lagi penebangan/perusakan pohon, tanaman langka,  pengairan/irigasi, munculnya kesadaran dan kepedulian lingkungan meningkat, keguyup-rukunan antarwarga terjaga, perekonomian warga meningkat, adanya perasaan senang dengan berdirinya wisata alam AlaskaKata Kunci: Psikologi Konservasi, Wisata Alam, Kearifan Lokal
SIKAP TERHADAP NONMUSLIM DAN LEARNING TO LIVE TOGETHER PADA GURU RAUDHATUL ATHFAL DI KOTA KEDIRI Fatma Puri Sayekti; Sunarno Sunarno
Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2 No 2 (2022): Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling
Publisher : UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.411 KB) | DOI: 10.35719/sjigc.v2i2.79

Abstract

This study aims to determine whether there is a relationship between attitudes towards non-Muslims and learning to live together at the teacher Raudhatul Athfal (RA) in Kediri City. The selection of respondents was determined by using a cluster random sampling technique. They are 74 teachers from thirteen RA in Kediri City. The RA is spread over three districts. Collecting data using a questionnaire with a scale of attitudes towards non-Muslims and learning to live together which was developed by the researcher. Based on the Pearson Product Moment correlation analysis, the value is 0.000, which is smaller than 0.05. This means that there is a relationship between attitudes towards non-Muslims and learning to live together on RA teachers in Kediri City. The higher the RA teachers in Kediri City have a positive attitude towards non-Muslims, then they will have better learning to live together. And vice versa. So, to be able to learn to live side by side with a pluralistic society, RA teachers in Kediri City need to develop a positive attitude towards non-Muslims. This will later become an example for RA students to form a similar attitude through preschool education.