Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MONITORING PERIKANAN TAMBAK DENGAN MENGGUNAKAN DATA PENGINDERAAN JAUH DI KABUPATEN KARAWANG, JAWA BARAT I Nyoman Radiarta; Achmad Sudradjat; Lies Emmawati Hadie
Media Akuakultur Vol 2, No 1 (2007): (Juni 2007)
Publisher : Pusat Riset Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1545.662 KB) | DOI: 10.15578/ma.2.1.2007.189-192

Abstract

Data penginderaan jauh telah digunakan secara efektif pada penelitian ini untuk menampilkan perkembangan perikanan tambak berdasarkan distribusi dan luasannya di kawasan Pantai Utara Jawa, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Distribusi dan perubahan lahan tambak diperoleh dengan cara mendigitasi citra satelit untuk tiga waktu berbeda yaitu tahun 1989, 1999, dan 2004. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa luasan tambak terbesar ditemukan di Kecamatan Batujaya. Sedangkan dari segi perkembangan lahan tambak, Kecamatan Cibuaya merupakan kecamatan yang tergolong pesat untuk perkembangan lahan tambak dengan luasan sekitar 2.358 ha dari tahun 1989 sampai tahun 2004. Secara keseluruhan peningkatan lahan tambak di Kabupaten Karawang dari tahun 1989 sampai tahun 2004 mencapai 8.022 ha.
Studi Pertumbuhan, Mortalitas, dan Tingkat Eksploitasi Ikan Selar Kuning, Selaroides leptolepis (Cuvier dan Valenciennes) di Perairan Pulau Bintan, Riau Achmad Sudradjat
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.144

Abstract

The estimation on population parameters of yellowstriped trevally, Selaroides leptolepis through the analysis of monthly length-frequency distribution was carried out by analyzing sample collected in Bintan waters, Riau from March 1998 to February 1999. Length-frequency data were analyzed by FiSAT program. The results showed that Von Bertalanffy growth parameters, L∞, K and growth performance (Ø’) were 18.0 cm, 1.2 y־¹and 2.59, respectively. Recruitment pattern showed one peak of recruitment. The total mortality (Z) was 4.45 and exploitation rate (E) was 0.48. Estimate results of fishing mortality and exploitation rate were found to be presently above appropriate levels.