Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PERTANIAN PADI DI KABUPATEN BANTUL, D.I. YOGYAKARTA administrator admin; Agus Rudiyanto
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 3 No 1 (2017): VOL 3 NO 1 APRIL 2017
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v3i1.50

Abstract

Permasalahan pangan menjadi permasalahan dunia saat ini, harga pangan meningkat tajam beberapatahun terakhir. Krisis pangan yang melanda dunia saat ini membutuhkan solusi-solusi kongkrit.Beberapa cara untuk membantu menekan krisis pangan adalah adanya peran aktif dari pemerintahsetempat, seperti menjamin tanah pertanian rakyat dengan memberikan pinjaman modal untukmengelola pertanian. Perkembangan teknologi akan membawa angin segar dalam upaya mengatasikrisis pangan. Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul menjadi tempat penelitian pembuatanSistem Informasi Geografis yang berkaitan dengan produktifitas tanaman padi dan palawija, upayapembuatan aplikasi ini jelas merupakan usaha nyata untuk meningkatkan kepercayaan masyarakatterhadap perkembangan dibidang pertanian. Pengimplementasian kondisi lahan, irigasi, curah hujan,kemiringan wilayah, jenis tanah, dan produktifitas padi pada masa panen ke dalam sebuah sisteminformasi, yakni sistem informasi geografis. Output dari sistem ini selain berbentuk alpha numerik, jugaberbentuk grafis (peta) yang memudahkan pengguna dalam mencari dan menganalisis informasi potensidaerah yang ada. Informasi yang disajikan dapat dijadikan bahan analisis awal untuk mengevaluasiperkembangan tanaman padi di Kabupaten Bantul. Dengan melihat tren panen yang disajikan dalamaplikasi ini diharapkan pemerintah Kabupaten Bantul Khususnya dinas Pertanian dengan menggunakanAplikasi ini lebih optimal dalam melayani masyarakat khususnya para petani dalam mengelola pertanianpadi. Aplikasi ini juga dapat dijadikan bahan diskusi dikarenakan pengembangannya menggunakanfaktor pendukung pengaruh produktifitas tanaman, misalnya jika hujan terlalu sering turun juga tidakbaik bagi tanaman atau factor lain yang mungkin diluar prediksiKata kunci: Padi, Sistem Informasi, Sistem Informasi Geografis.
The Implementation of Authentic Assessment in Improving Learning Outcomes in Islamic Religious Education: A Study of Students at SDN Trasak 2 Agus Rudiyanto
JOSAR (Journal of Students Academic Research) Vol 11 No 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/ct14xr35

Abstract

Learning assessment is a crucial component in determining the success of the educational process. However, assessment practices in Islamic Religious Education (IRE) at the elementary school level often focus solely on cognitive aspects, failing to fully capture students’ comprehensive abilities. This situation calls for the implementation of a more comprehensive assessment model, such as authentic assessment as recommended in the Merdeka Belajar Curriculum. This study aims to analyze the implementation of authentic assessment and its impact on improving student learning outcomes in the PAI subject at SDN Trasak 2. This is a field research study using a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews with teachers and students, as well as a review of relevant documentation and literature to obtain an overview of the implementation of authentic assessment in the learning process. The results of the study indicate that the implementation of authentic assessment is capable of improving student learning outcomes more comprehensively, not only in the cognitive aspect but also in the affective and psychomotor dimensions. Furthermore, the implementation of authentic assessment encourages students’ active engagement in the learning process, thereby creating a more meaningful learning experience and enhancing learning motivation. Teachers also gain deeper assessment insights into students’ skill development, enabling them to provide more precise feedback. This study concludes that authentic assessment is an effective evaluation approach in supporting the implementation of the Merdeka Curriculum in Islamic Education (PAI) at the elementary school level. The implications of this research highlight the importance of strengthening teachers’ competencies in designing and implementing authentic assessment to improve the quality of learning and student learning outcomes.