Dwi Afifah Syafeni
Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIKIU DAN MAARAK BUNGO LAMANG KANAGARIAN LUAK KAPAU KAB. SOLOK SELATAN Dwi Afifah Syafeni; Misda Elina; Jonni Jonni
Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Vol 4, No 2 (2018): Laga-Laga: Jurnal Seni Pertunjukan
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/lg.v4i2.489

Abstract

Dikiu adalah salah satu kesenian tradisional yang ditampilkan setelah melakukan prosesi maarak bungo lamang. Kegiatan dikiu yang dilakukan pada hari peringatan Maulid Nabi SAW dilaksanakan pada malam hari di dalam masjid. Masyarakat setempat menyebut dengan “malam 12”. Kesenian ini dimainkan oleh sepuluh sampai lima belas orang. Kegiatan dikiu tidak hanya sebatas tontonan, melainkan juga menjadi acara penting yang tidak bisa ditinggalkan dalam masyarakat Ujung Jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses prosesi maarak bungo lamang dan bagaimana bentuk, struktur pertunjukan kesenian dikiu. Hasil penelitian menunjukan bahwa, kesenian dikiu ditampilkan dengan membaca kitab syaraful anam. Dengan struktur penyajian 1) membaca al-fatihah.  2) membaca shalawat nabi. 3) membaca bagadat. 4) membaca pasal.