Laga-Laga: Jurnal Seni Pertunjukan
Vol 4, No 2 (2018): Laga-Laga: Jurnal Seni Pertunjukan

DIKIU DAN MAARAK BUNGO LAMANG KANAGARIAN LUAK KAPAU KAB. SOLOK SELATAN

Dwi Afifah Syafeni (Institut Seni Indonesia Padang Panjang)
Misda Elina (Institut Seni Indonesia Padang Panjang)
Jonni Jonni (Institut Seni Indonesia Padang Panjang)



Article Info

Publish Date
22 Oct 2018

Abstract

Dikiu adalah salah satu kesenian tradisional yang ditampilkan setelah melakukan prosesi maarak bungo lamang. Kegiatan dikiu yang dilakukan pada hari peringatan Maulid Nabi SAW dilaksanakan pada malam hari di dalam masjid. Masyarakat setempat menyebut dengan “malam 12”. Kesenian ini dimainkan oleh sepuluh sampai lima belas orang. Kegiatan dikiu tidak hanya sebatas tontonan, melainkan juga menjadi acara penting yang tidak bisa ditinggalkan dalam masyarakat Ujung Jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses prosesi maarak bungo lamang dan bagaimana bentuk, struktur pertunjukan kesenian dikiu. Hasil penelitian menunjukan bahwa, kesenian dikiu ditampilkan dengan membaca kitab syaraful anam. Dengan struktur penyajian 1) membaca al-fatihah.  2) membaca shalawat nabi. 3) membaca bagadat. 4) membaca pasal.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Lagalaga

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Sinopsis : terbit dalam dua kali setahun. Jurnal Laga-Laga merupakan Jurnal Ilmiah Berkala tentang Seni Pertunjukan pengelolaan Jurnal Laga-Laga berada di dalam lingkup Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni ...