Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENANGANAN PERTAMA PADA CEDERA KEPALA RINGAN Silvina Marbun, Agnes; Amila, Amila; Simanjuntak, Galvani Volta; Mislika, Mutia; Santri, Trisna Widya; Sahputra, Andi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera kepala bisa menyebabkan otak mengalami benturan dengan tulang kepala bagian dalam yang memicu terjadinya perdarahan, memar jaringan, hingga terjadinya kerusakan pada serabut saraf. Pada beberapa kondisi trauma kepala ringan, darah bisa saja keluar dalam volume yang cukup banyak. Tulang tengkorak memiliki fungsi utama untuk melindungi otak dari kerusakan akibat cedera. Saat terjadi benturan yang menyebabkan cedera, fungsi otak akan mengalami gangguan tanpa diikuti dengan gejala yang bisa dilihat dari luar. Memberikan penanganan pertama untuk mengurangi dampak buruk yang mungkin terjadi pada korban cedera kepala ringan, maka langkah pertama yang dilakukan adalah pemeriksaan jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi jantung dan langkah kedua apabila masih bernapas dan detak jantungnya masih berada pada kondisi normal, tetapi kehilangan kesadaran, kamu bisa menstabilkan posisi kepala dan leher menggunakan tangan sebagai alas. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, dilakukan penjelasan dan cara penanganan pertama pada cedera kepala ringan pada 15 orang dengan langkah pertama pemeriksaan jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi jantung. Tehnik ini sering disingkat menjadi teknik ABC, yaitu airways, breathing, dan circulation. Berdasarkan dari penjelasan dan beberapa kali dipandu melakukan tehnik tersebut, maka peserta mampu menjelaskan dan melakukan tehnik penanganan pertama pada cedera kepala ringan.
Kerjasama Indonesia dengan Amerika Serikat dalam Peningkatan Pertahanan Udara Nasional Indonesia Sahputra, Andi; Dermawan, Windy; Dewi, Anggia Utami
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 10 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v10i2.3700

Abstract

ABSTRACT Indonesia's air defense is one aspect that must be maintained to support the security and sovereignty of Indonesia's territory as a whole. However, until now there are still frequent violations in Indonesian airspace. The Indonesian Air Force is responsible for safeguarding Indonesia's national interests, including state sovereignty. However, in reality, this responsibility is not yet balanced with an adequate air defense system, both in terms of quality and quantity. In overcoming this, air defense cooperation with other countries that have advantages is needed, especially with the United States. This research uses qualitative research methods with data collection techniques including observation, interviews and literature study. The form of air defense cooperation between Indonesia and the United States is carried out in five forms of cooperation, namely providing TNI AU defense equipment, joint training, sending TNI AU personnel for education at various levels, sustainability programs for USA products and US Grant 333 and FMF grant programs for Airfield Resiliency Equipment and Maritime Security. There are four obstacles in Indonesia's air defense, obstacles which include the limited budget allocation of the Indonesian Air Force, the limited number of Indonesian Air Force personnel, the limited number of Indonesian Air Force defense equipment and the Indonesian Air Force's defense equipment which is not yet modern. Keywords: Bilateral, Defense Cooperation, Air Defense, Indonesian Air Force