Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS GENDER UNTUK REKONSTRUKSI KEADILAN (Pengantar Pemahaman Relasi Gender dalam Keberislaman) Imam Khanafi
Muwazah Vol 1 No 1 (2009)
Publisher : UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/muwazah.v1i1.279

Abstract

Justice is a purpose of universal humanity that must be continuously strugled to be realized in real world. There are many obstacle aspects in realizing it, among them is male oriented and patriarchy culture and customs. Justice bias based on those gender differences has rooted in human culture therefore it is regarded as a genuineness. This bias gender construct many aspects of life, including Islam. This research describe the root of general gender bias in Islam as the basic to reconstruct justice and gender equity in this life.
The Role Of Digital Tools in Teaching Science: A Comparative Study Of Traditional and Technology-Enhanced Methods Irna Ardhita; Imam Khanafi
International Journal of Mathematics and Science Education Vol. 1 No. 2 (2024): May : International Journal of Mathematics and Science Education
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijmse.v1i2.91

Abstract

This research investigates the role of digital tools in the teaching of science, comparing traditional instructional methods with those enhanced by technology. A series of classroom interventions were implemented in secondary schools, utilizing digital simulations and interactive platforms. The results indicate that technology-enhanced methods improved student engagement, understanding of complex scientific concepts, and academic performance. The paper highlights the potential of digital tools to transform science education and recommends strategies for their effective integration in the classroom.
Implementasi Pola Asuh dengan Pendekatan Kasih Sayang dan Spiritual dalam Mengatasi Agresivitas Anak Usia Dini Sakhat Maulidah; Imam Khanafi; Miftahul Ula; Nirmala Hidayati; Syarifah Anjani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i1.808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi pola asuh dengan pendekatan kasih sayang dan spiritual dalam mengatasi agresivitas anak usia dini di KB Masyithoh Pegandon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh dari kepala sekolah, guru, dan siswa, serta data sekunder yang berasal dari dokumen pembelajaran, literatur, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh berbasis kasih sayang dan spiritual berperan signifikan dalam mengurangi perilaku agresif anak usia dini, sekaligus meningkatkan kemampuan regulasi emosi, keterampilan sosial, dan menciptakan suasana kelas yang lebih aman serta kondusif. Implementasi pendekatan ini diwujudkan melalui perhatian penuh, empati, komunikasi dialogis, penguatan positif, keteladanan, serta pembelajaran berbasis permainan dan kegiatan kolaboratif. Penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan waktu, heterogenitas siswa, serta kurangnya kesinambungan pola asuh antara sekolah dan rumah, yang diatasi melalui inovasi guru dan sinergi dengan orang tua. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemaknaan kasih sayang sebagai strategi pedagogis yang sistematis dan operasional dalam pendidikan spiritual dan pembentukan akhlak anak usia dini, bukan sekadar nilai afektif, sehingga berkontribusi pada pengelolaan agresivitas dan penguatan perkembangan sosial-emosional anak secara berkelanjutan.