Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FE TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN IBU HAMIL: Effect of Adherence to Fe Tablet Consumption to Increase Hemoglobin Levels Wini Hadiyani; Viena Yunidha
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 5 No. 1 (2019): JIKep | Maret 2019
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.854 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v5i1.206

Abstract

Defisiensi zat besi pada ibu hamil dapat menyebabkan menurunnya kadar hemoglobin yang menyebabkan berkurangnya oksigen untuk memenuhi kebutuhan organ-organ vital pada ibu dan janin. Konsumsi zat besi dapat membantu untuk mencegah meningkatnya kondisi anemia pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap peningkatan kadar haemoglobin. Pelaksanaan penelitian menggunakan desain kohort perspektif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengalami anemia selama 6 bulan terakhir di wilayah kerja UPT Puskesmas Cibuntu sebanyak 31 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin dengan nilai p-value 0.003 (<0.05). Kesimpulan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe dapat mempengaruhi kadar hemoglobin, dan disarankan khususnya bagi Puskesmas Cibuntu umumnya bagi tenaga kesehatan lainnya agar lebih mengoptimalkan pengawasan konsumsi tablet zat besi pada ibu hamil yang mengalami anemia Kata kunci :, Hamil, Hemoglobin, Tablet-Fe
SELF-EFFICACY AND PROACTIVE COPING IN ADOLESCENT SMOKING CESSATION: A CORRELATIONAL STUDY Wini Hadiyani; Atika Nur Vicry
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 3 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v3i2.44

Abstract

Background: Adolescence is a critical developmental stage marked by emotional, social, and environmental challenges that may increase susceptibility to smoking. Many adolescents perceive smoking as a coping mechanism for stress and peer pressure. Psychological resources such as self-efficacy and proactive coping are considered important protective factors in smoking prevention and cessation. Objective: This study aimed to examine the association between self-efficacy and proactive coping in smoking cessation among adolescents. Methods: A quantitative correlational study with a cross-sectional design was conducted among 125 junior high school students aged 13–16 years in West Java, Indonesia. Participants were selected using proportional and simple random sampling techniques. Data were collected using the Smoking Self-Efficacy Questionnaire-12 and the Proactive Coping Smoking Cessation questionnaire. Statistical analysis was performed using the Spearman rank correlation test with a significance level set at 0.05. Results: The findings showed that most participants demonstrated high levels of self-efficacy (78.4%) and proactive coping (68.8%). A significant positive correlation was identified between self-efficacy and proactive coping (r = 0.548; p < 0.05), indicating that adolescents with stronger confidence in resisting smoking were more likely to engage in proactive coping behaviors, such as avoiding high-risk situations and seeking social support. Conclusion: Self-efficacy is positively associated with proactive coping in adolescent smoking cessation. Strengthening both psychological confidence and adaptive coping skills should be prioritized in adolescent smoking prevention and cessation programs.
EDUKASI PENCEGAHAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL BERBASIS VIDEO ANIMASI PADA REMAJA Novya Ashlahatul Mar&#039;ah; Wini Hadiyani; Vita Lucya; Dima Mutiara Sari; Devina Nabasky Richinova; Rinaldy Ardiansyah; Wanda Oktaviana
Jurnal Abdimas Sains Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS SAINS
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jas.v3i2.72

Abstract

Infeksi menular seksual (IMS) merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang memerlukan upaya promotif dan preventif sejak usia remaja. Hasil identifikasi awal bersama mitra menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi mengenai IMS belum dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan serta masih terbatasnya media edukasi berbasis visual dan digital yang sesuai dengan karakteristik remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai pencegahan IMS melalui edukasi berbasis video animasi. Kegiatan dilaksanakan di SMP Bina Juara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dengan melibatkan 32 siswa kelas VIII. Pelaksanaan kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, edukasi kesehatan menggunakan video animasi, diskusi interaktif, pendampingan, dan evaluasi. Ketercapaian kegiatan dievaluasi melalui pengukuran pengetahuan dan sikap sebelum dan setelah edukasi menggunakan kuesioner yang telah memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, serta observasi keterlibatan peserta selama kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 64,38 ± 7,85 menjadi 86,16 ± 6,02 dan skor sikap dari 69,44 ± 7,32 menjadi 89,75 ± 5,98 setelah kegiatan edukasi, dengan p < 0,001 pada kedua variabel. Siswa juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama kegiatan. Edukasi berbasis video animasi menunjukkan ketercapaian program yang baik dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai pencegahan IMS serta berpotensi dimanfaatkan sebagai media edukasi kesehatan reproduksi secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.