Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN KEMAMPUAN AWAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VII SMP PESANTREN IMMIM PUTRI MINASATENE Firdha Razak
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.231 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v6i1.299

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian Ex-post facto yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kemampuan awal terhadap kemampuan berpikir kritis matematika pada siswa kelas VII SMP Pesantren IMMIM Putri Minasatene. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Pesantren IMMIM Putri Minasatene dan sampel penelitian adalah siswa kelas VII.II yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan awal dan tes kemampuan berpikir kritis kemudian dianalisis dengan korelasi product moment dari pearson. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi rxy = 0,748 dan nilai r =1, kemudian nilai sig. = 0,001. Dimana pada nilai tersebut berada pada interval koefisien 0,600 - 0,799 dengan tingkat hubungan yang kuat dan nilai r = 1 artinya korelasinya sangat kuat dengan arah yang positif. Kemudian nilai sig. = 0,000 sehingga nilai Sig. < 0,05 atau 0,001 < 0,05 maka ada korelasi yang signifikan berarti H0 ditolak dan H1 diterima yaitu ada hubungan antara kemampuan awal terhadap kemampuan berpikir kritis matematika pada siswa SMP Pesantren IMMIM Putri Minasatene.This type of research is Ex-post facto research that aims to determine whether there is a relationship prior knowledge of the critical thinking skills of mathematics in class VII student Pesantren Putri IMMIM Minasatene. The population in this study were all students of class VII IMMIM Pesantren Putri Minasatene and the sample is grades VII.II determined by purposive sampling. The instrument used initial capability test and test the ability of critical thinking skills and then analyzed with Pearson product moment correlation. Based on the results obtained by analysis of the correlation coefficient r xy = 0.748 and r = 1, then sig. = 0.001. Which at that point is in the interval coefficient from 0.600 to 0.799 with a degree of strong relationships and the value of r = 1 means that the correlation is very strong with a positive direction. Then sig. = 0,000 so that the Sig. <0.05 or 0.001 <0.05, no significant correlation mean H0 rejected and H1 accepted that there is a relationship between prior knowledge of the critical thinking skills of mathematics at the junior high school students Pesantren Putri IMMIM Minasatene.
OPTIMALISASI EKSISTENSI BUDAYA LOKAL MELALUI PENDEKATAN ETHNOMATHEMATICS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Firdha Razak; Suradi Tahmir; Ahmad Thalib
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v8i1.3593

Abstract

Learning mathematics that is relevant to local culture is an important factor in creating meaningful connections for students. Ethnomathematics, as an approach that integrates cultural values in mathematics learning, is the basis for efforts to increase students' understanding of mathematical concepts. In conducting literature analysis, the analytical descriptive method in the form of a review is used to review scientific sources about ethnomathematics and its application in mathematics education. These sources include journals, books and research articles. The review results show that the application of ethnomathematics allows students to relate mathematical concepts to their local cultural experiences. Cultural integration in mathematics learning also encourages students' interest in learning, increases motivation, and strengthens their sense of cultural identity. In conclusion, ethnomathematics is a tool for respecting and understanding cultural diversity, while enriching students' learning processes. The practical implications of this approach demonstrate the importance of considering cultural values in designing a more inclusive and diverse mathematics curriculum. Kata Kunci: Learning, Ethnomathematics, Local Culture
Penerapan Augmented Reality (AR) untuk Mendukung Pembelajaran Visual dan Interaktif di SDN 245 Pinrang Danreng, Ruri Muhammad Primatama Danreng; Firdha Razak; A Zam Immawan Alam; Muhammad Ilham; Umi Ayu Lestari
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.8086

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran interaktif di SDN 245 Pinrang. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari dengan pendekatan teori dan praktik, melibatkan 11 guru. Hari pertama diisi dengan observasi awal dan koordinasi bersama pihak sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran visual-interaktif. Hari kedua berfokus pada pengenalan konsep AR serta praktik pembuatan media pembelajaran menggunakan aplikasi Assemblr Edu. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, dengan guru mampu mempraktikkan pembuatan media interaktif sederhana secara mandiri. Kendala utama adalah pemadaman listrik yang menghambat pemutaran materi presentasi, namun dapat diatasi dengan pendampingan langsung. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan terstruktur dapat meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran, dengan rekomendasi pendampingan lanjutan dan pengembangan konten sesuai kurikulum lokal.