Agung Aji Perdana
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Pemberian MP-ASI pada Balita Usia 6-24 Bulan Yuliati Amperaningsih; Siska Aulia Sari; Agung Aji Perdana
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.673 KB) | DOI: 10.26630/jk.v9i2.757

Abstract

WHO in WHA reported that 60% of direct and indirect infant deaths were caused by malnutrition and 2/3 of these deaths were associated with poor feeding practices in infants and children. Based on PSG results in 2016, Lampung and Bandar Lampung acute and chronic community nutritional problems (short prevalence ≥20% and thin ≥5%). The purpose of this study is to know the pattern of giving of breast milk in infants aged 6-24 months in the work area of Puskesmas Kota Baru New Town Bandar Lampung in 2017. This research is a qualitative research with phenomenology approach. Information obtained by conducting in-depth interviews, FGD, and observation. Informants in this study consisted of 5 main informants, 2 informants triangulation. The results showed that the form of MP-ASI have given for the age of 6-8 months and 12-24 months was appropriate but for 9-11 months age was not yet appropriate. The amount given is still less than the need with the frequency of giving 2-3 times a day plus 2 times a distraction. Type of MP-ASI is a local MP-ASI and MP-ASI manufacturer. How to serve in the form of dilute and liquid who fed by the mother. Raw food ingredients are stored separately with cooked foods. Feeding meals and suggestions are from their own mothers. Advice for MP-ASI counselors to provide regular and recorded counseling so that the stages and success of counseling can be evaluated.
Evaluasi Pengadaan Obat Secara E-Purchasing Berdasarkan E-Katalog Menggunakan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional di Puskesmas Sekampung Kabupaten Lampung Timur Restina Sapta Risa; Dina Dwi Nuryani; Agung Aji Perdana
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i2.2974

Abstract

Permasalahan yang terjadi di Puskesmas Sekampung yaitu jumlah realisasi obat yang tidak sesuai dengan Rencana Kebutuhan Obat yang telah diajukan dimana pada tahun 2017 hanya terealisasi sebanyak 38,7% dan tahun 2018 hanya terealisasi sebanyak 26,3%. Hal ini berdampak pada pasien karena akan terjadi kekosongan obat. Kesenjangan antara perencanaan dan realisasi pengadaan obat tersebut yang menyebabkan peneliti merasa tertarik melakukan penelitian dengan tujuan mengevaluasi proses pengadaan obat secara e-purchasing berdasarkan e-katalog menggunakan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional di Puskesmas Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan informan penelitian meliputi pejabat Pengadaan Barang, Pejabat Pembuat Komitmen, dan Apoteker dan triangulasi sumber berupa dokumentasi pengadana obat. Analisis data menggunakan analisis isi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab terjadinya kesenjangan antara jumlah obat yang didapatkan dibandingkan dengan obat yang telah diajukan melalui RKO diantranya yaitu: 1) proses pengeluaran Surat Keputusan untuk setiap pihak yang terlibat dalam proses e-purchasing yang terlalu lama, 2) proses approve yang cukup panjang, 3) waktu pemasanan yang dilakukan diakhir tahun dan bersamaan oleh seluruh puskesmas yang membuat distributor tidak dapat memenuhi semua pesanan yang masuk berkaitan dengan stock barang yang sudah mulai habis. Penelitian ini menyarankan agar pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur  untuk dapat mempercepat proses pengeluaran Surat Keputusan tugas bagi pihak-pihak yang terkait dengan proses e-purchasing.