Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Representasi Perjuangan Perempuan dalam Novel Wedding Agreement Karya Mia Chuz Nurhannah Widianti; Sacandra Aji Rivaldi; Shopa Labibah; Nia Solihin
Muwazah Vol 12 No 1 (2020)
Publisher : UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/muwazah.v12i1.2462

Abstract

This article analyzes the novel Wedding Agremeent which tells the struggle of a woman named Tari in defending her household. Although he did not obtain birth, mental and cheating rights, he still carried out his responsibilities as a wife. The purpose of the analysis, which is to describe the religious values ​​implemented by Tari in dealing with domestic conflicts. This study also illustrates the forms of his struggle in rejecting contract marriages. The methodology used is descriptive qualitative approach to criticism of feminism. The results of the analysis show that the Islamic values ​​that appear in the person of Dance, which is always closer to God, patient, independent, obedient to the husband, and polite. Meanwhile, the form of struggle carried out by Tari as a wife, among others (1) did not rashly make decisions by asking advice from the closest people; (2) always looking for ways to maintain the household; (3) trying to use the time to be a good wife by meeting the various needs of her husband.
Penerapan Metode Demonstrasi Bermediakan Video Pidato Soekarno Dalam Pembelajaran Berpidato Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lemahabang Cirebon Nurhannah Widianti
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 1, No 2 (2016): Volume 1 Number 2 September 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.328 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v1i2.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan menunjukkan keefektifan metode demonstrasi bermediakan pidato Soekarno dalam pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk berpidato pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Lemahabang.Metode penelitian yang digunakan, yaitu metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Desain.Artinya, pada desain ini kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol tidak dipilih secara random. Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa metode demonstrasi bermediakan pidato Soekarno efektif dalam pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk berpidato. Hal ini dibuktikan oleh hasil tes akhir berpidato siswa eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yang mempelajari materi berpidato  tanpa menerapkan metode demonstrasi bermediakan video pidato Soekarno. Nilai rata-rata tes akhir kelas eksperimen mencapai 79,38, sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol hanya 73,38. Sementara itu, perhitungan uji t pun menunjukkan bahwa t hitung (2,47) > t tabel (1,99) pada taraf signifikan 5% dengan derajat kebebasannya mencapai angka 77. Lalu, hasil uji hipotesis menyatakan bahwa t hitung (2,73) > t tabel (1,69).
Representasi Nilai Budaya Suku Baduy pada Film Ambu dan Pemanfaatannya sebagai Modul Ajar Kelas XI Anis Rosmayanti; Nurhannah Widianti
Widyantara Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/widyantara.v3i2.184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai budaya suku Baduy pada film Ambu karya sutradara Farid Dermawan, serta untuk mengeksplorasi potensi film tersebut sebagai modul ajar sastra di kelas XI. Jenis penelitian ini metode kualitatif dengan desain deksriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan studi pustaka. Instrumen penelitian ini berupa kartu data serta keabsahan data yang digunakan yakni objektivitas, kesahihan internal, kesahihan eksternal, dan keterandalan. Teknik untuk menganalisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian representasi nilai budaya suku Baduy pada film Ambu terdapat 32 data yang menunjukkan nilai budaya suku Baduy, di antaranya 5 data nilai peduli lingkungan, 3 data nilai bekerja sama, 8 data nilai ketaatan terhadap hukum, 10 data nilai kesederhanaan dan kemandirian, 3 data nilai demokratis, dan 3 data nilai kejujuran.  Selain itu, analisis mendalam terhadap film memberikan wawasan yang berharga bagi pemanfaatan modul ajar sastra SMA/MA/SMK kelas XI, khususnya pada nilai budaya untuk diimplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. This study aims to analyze the representation of Baduy cultural values ​​in the film Ambu by director Farid Dermawan, and to explore the potential of the film as a literature teaching module in grade XI. This type of research is a qualitative method with a qualitative descriptive design. The approach used is Roland Barthes' semiotic approach. Data collection techniques include documentation and literature studies. The research instrument is in the form of data cards and the validity of the data used is objectivity, internal validity, external validity, and reliability. Techniques for analyzing data include reduction, presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the study of the representation of Baduy cultural values ​​in the film Ambu, there are 32 data that show the cultural values ​​of the Baduy tribe, including 5 data on environmental care values, 3 data on cooperation values, 8 data on obedience to the law values, 10 data on simplicity and independence values, 3 data on democratic values, and 3 data on honesty values. In addition, an in-depth analysis of the film provides valuable insights for the use of literature teaching modules for SMA/MA/SMK class XI, especially on cultural values ​​to be implied in everyday life.