Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INTERAKSI ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI DI KOMPLEK POLRI CIRACAS JAKARTA TIMUR Memmy Dwi Jayanti
Deiksis Vol 5, No 03 (2013): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.769 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v5i03.471

Abstract

Pilihan bahasa digunakan dalam berbagai ranah di antaranya ranah keluarga, pendidikan, agama, dan jual beli. Pilihan bahasa dalam ranah jual beli maksudnya adalah pilihan bahasa yang digunakan oleh penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli. Contoh ranah jual-beli adalah transaksi jual-beli yang terjadi di komplek POLRI Ciracas. Dalam transaksi jual beli tersebut akan terjadi pemilihan sekaligus penggunaan bahasa. Hal ini tidak menutup kemungkinan penjual yang menggunakan bahasa Indonesia akan menggunakan bahasa Jawa jika pembelinya beretnik Jawa atau terjadi sebaliknya, pembeli yang beretnik Jawa akan menggunakan bahasa Indonesia. Dalam interaksi jual beli tersebut akan memungkinkan terjadinya wacana kebahasaan.Kata Kunci : interaksi penjual dengan pembeli
METODE DISKUSI TERBIMBING MENINGKATKAN KEBERANIAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT PESERTA DIDIK Memmy Dwi Jayanti
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 1, No 1 (2014): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.727 KB) | DOI: 10.30998/fjik.v1i1.310

Abstract

Abstract: Learning is a two way between teachers and students is very necessary in creating active learning atmosphere and fun, so that the teacher is no longer dominated learning but there is participation and involvement of the student. This research is done in class XI TKJ2 SMK PKP Jakarta Islamic School by the number of students by 22 people, precisely in the second semester begins in January to in May 2013. Purpose is to find effective learning strategies and efficient in teaching materials Indonesian with how to enable and foster courage students in an opinion on the learning process. After the application of the method of guided discussion learning conditions in the classroom look more lively and fun. Activeness and participation in exploring the material to make students more easily understand the material as well as influential in improving the value of their. Keywords: Guided Discussion Method, Opinion, Courage 
PENGARUH PENGUASAAN KOSAKATA DAN PEMAHAMAN BACAAN TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS NARASI Memmy Dwi Jayanti
Belajar Bahasa Vol 2, No 2 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v2i2.831

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh penguasaan kosa kata dan pemahaman bacaan terhadap keterampilan menulis narasi pada peserta didik. Penelitian dilakukan di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis korelasi dan regresi, data tentang penguasaan kosakata, pemahaman bacaan, dan ketrampilan menulis narasi diperoleh melalui angket dan hasil karangan siswa. Hasil analisis terdapat pengaruh penguasaan kosakata dan pemahaman bacaan terhadap keterampilan menulis narasi, yaitu koefisen korelasi dan koefisien regresi tersebut signifikan.  Temuan menunjukkan bahwa dengan penguasaan kosakata dan pemahaman bacaan yang tinggi dapat meningkatkan kemampuan menulis. Dengan demikian, peserta didik yang memiliki kuantitas dan kualitas kosakata yang baik, maka baik pula kemampuan berbahasanya dalam menulis narasi. Kata Kunci: Kosakata, Bacaan, dan Keterampilan Menulis
Model Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Using sebagai Mata Pelajaran Muatan Lokal Berbasis Karakter Memmy Dwi Jayanti
Deiksis Vol 14, No 2 (2022): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.156 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v14i2.11291

Abstract

Mempersiapkan siswa agar memiliki sifat, kualitas, dan keterampilan dalam kehidupan yang akan datang dapat dilakukan dengan membangun karakter agar siswa dapat berprestasi baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pengembangan model bahan ajar berbasis karakter bagi siswa sekolah dasar, hal ini diperkuat dengan adanya asumsi bahwa pendidikan karakter sebagai gerakan berbasis sekolah dianggap paling cepat berkembang serta dapat membantu mengembangkan nilai pendidikan karakter dalam mengartikulasikan siswa agar menjadi individu atau warga negara yang sukses dan dapat menciptakan masyarakat yang damai. Nilai pendidikan karakter diinternalisasikan ke mata pelajaran muatan lokal yaitu bahasa Using sebagai bahasa daerah di Banyuwangi. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan pendekatan kualitatif untuk analisis kebutuhan siswa sebagai pedoman dalam pengembangan model bahan ajar yang akan digunakan. Model bahan ajar berupa aspek keterampilan berbahasa serta nilai pendidikan karakter yang melibatkan beberapa aspek, seperti: pengetahuan moral, perasaan moral, dan tindakan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis kebutuhan siswa terdapat tema-tema bahasa Using yang telah ditentukan untuk setiap pertemuan. Pilihan rancangan model bahan ajar bahasa Using berbasis karakter mengadopsi model Brown, serta model Jolly dan Bolitho yang menitikberatkan pada kurikulum bahasa Using yang digunakan saat ini di sekolah dan keterampilan berbahasa untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran bahasa Using di SDN Model Banyuwangi.