Nurdin Laugu
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAJIAN REFLEKTIF TERHADAP PERPUSTAKAAN ISLAM DI BAGHDAD PADA ERA KLASIK KEBUDAYAAN ARAB-ISLAM KOSMOPOLITAN Nurdin Laugu
Al Qalam Vol 26 No 3 (2009): September - December 2009
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.083 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v26i3.1560

Abstract

This article is aimed at understanding the issues of Islamic libraries living around the, classical age of cosmopolitan Arab-Islamic culture and their roles in the development of Muslim society. The study is, therefore, focused on investigating the kinds of the Islamic libraries and then on classifying the contribution based on the construction of historical accounts. The investigation found at least five kinds of Islamic libraries, namely: mosque libraries, rulers and their family libraries, madrasah libraries, scholar/private libraries, and university/ academic libraries. Afterwards, the study concludes that the libraries had played important roles as centers for, education and learning, center for translation, centers for research, experimentation, and observation, centers for study and discussion, center for cultural development and preservation, and centers for knowledge/ scientific development and information.
Fresh Informasi Keagamaan Melalui Media Instagram Dalam Menanggapi Covid-19 Di Indonesia Aras Satria Agusta; Nurdin Laugu
UNILIB : Jurnal Perpustakaan Vol. 11 No. 2 2020
Publisher : Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unilib.vol11.iss2.art1

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat fresh informasi keagamaan melalui media Instagram bagi masyarakat virtual dalam menanggapi fenomena Covid-19 di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penulisan ialah kualitatif dengan analasis data menggunakan pendekatan fenomenologi, pengumpulan data melalui observasi media dan dokumentasi. Hasil analisis yang didapatkan ialah terjadi interaksi positif dan negatif pada penggunaan “instagram” sebagai fresh informasi keagamaan dalam menghadapi Covid-19, dan reaksi tersebut terimplementasi pada upaya pencegahan yang dilakukan masyarakat dalam menanggulangi Covid-19 dengan kembali mencari nilai dan fatwa-fatwa keagamaan sebagai tempat bertumpu dari peristiwa tersebut. Sementara beberapa informasi yang ada dimedia juga tidak terlepas dari hoax yang menimbulkan reaksi kecemasan dan ketakutan yang over terhadap masyarakat, maka perlu adanya filter terhadap suatu informasi yang disebar luaskan melalui media instagram.
Representasi Kepemimpinan Transformatif-Kolaboratif Kepala Perpustakaan UMY Sebagai Agen Perubahan Di Masa Krisis Covid-19 Amri Hariri; Ayu Yuli Wijayanti; Nurdin Laugu
UNILIB : Jurnal Perpustakaan Vol. 13 No. 2 2022
Publisher : Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unilib.Vol13.iss2.art2

Abstract

Penelitian ini bertujuan merepresentasikan kepemimpinan kepala Perpustakaan UMY sebagai agen perubahan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang didasarkan pada interpretasi fakta dan data yang terjadi secara natural. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Wawancara mendalam dilakukan kepada empat informan, yakni; kepala perpustakaan dan staf Perpustakaan UMY. Pengumpulan data dilakukan antara bulan April sampai Juni 2022. Proses analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini mengungkapkan fenomena representasi kepemimpinan transformatif kepala Perpustakaan UMY dalam menjalankan perannya sebagai agen perubahan di masa krisis Covid-19, yakni; kepala perpustakaan yang berjiwa kompetitif dan egaliter, mampu  membangun budaya  yang lebih kuat, perpustakaan sebagai media untuk menguatkan ideologi Muhammadiyah (melalui; laku diri, koleksi AIK), mengedepankan komunikasi profetik dalam mengkritik praktik yang tidak adil, collaborating & co-creation. Dari penelitian ini representasi kepemimpinan transfomatif-kolaboratif kepala Perpustakaan UMY mampu membawa perubahan masa Covid-19 mendisrupsi.
BRANDING PERPUSTAKAAN MELALUI AKUN INSTAGRAM DALAM MENUNJANG BAURAN PEMASARAN DIGITAL DI GRHATAMA PUSTAKA YOGYAKARTA Adzkiyah Mubarokah; Nurdin Laugu
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um008v7i12023p45-56

Abstract

A library as an information center has innovated in branding libraries through social media, one of which is through Instagram. This article discusses the branding carried out by the library through the Instagram account @Balaiyanpus.Dpaddiy in an effort to support the digital marketing mix at Grhatama Pustaka Yogyakarta. This research uses qualitative methods with a descriptive approach through field research methods. Research data were obtained from interviews with informants, literature reviews, and documentation. This study found the results that Grhatama Pustaka's Instagram has supported the marketing mix, judging from the SOSTAC (Situation Analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Actions, Control) theory. The first aspect of situation analysis on the indicators that are the reference is four, namely customer insight, competitor analysis, and current channel, as well as using SWOT analysis has been fulfilled, the second aspect of the objectives indicators that have not been met, namely on unmeasured goals, the third aspect of strategy has also been fulfilled, the fourth aspect of tactics using the 7P marketing mix theory, 7P indicators that are still constrained are indicators of people or people who are still lacking, the fifth aspect of actions where indicators that have not been fulfilled, namely unstructured program planning carried out in writing and the sixth aspect of control monitored has been carried out by Grhatama Pustaka Yogyakarta