NISE SAMUDRA SASANTI
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERMAINAN モノポリーひらがな SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN HURUF HIRAGANA PADA SISWA KELAS X-IBB SMA NEGERI 3 SURABAYA TAHUN AJARAN 2017/2018 ISTIAROH, SITI; SAMUDRA SASANTI, NISE
HIKARI Vol 6, No 1 (201): Edisi Wisuda Maret 2018
Publisher : HIKARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan media permainan ?????????sebagai media pembelajaran huruf Hiragana pada siswa kelas X-IBB SMA Negeri 3 Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1. Kelayakan media permainan ?????????. 2. Respon siswa terhadap media permainan ?????????. Penelitian ini didasari dari hasil angket kebutuhan siswa pada kelas X-IBB SMA Negeri 3 Surabaya yang menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari huruf Hiragana. Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan media permainan ????????? adalah metode R&D milik Borg and Gall. Pada uji coba pemakaian media permainan ????????? diujikan kepada 30 siswa kelas X-IBB SMA Negeri 3 Surabaya. Hasil dari penelitian pengembangan media permainan ????????? adalah sebagai berikut : 1. Kelayakan media permainan ????????? dapat dilihat dari hasil validasi yang dilakukan oleh seorang ahli media dan dua orang ahli materi. Dari hasil validasi media, kelayakan media permainan ????????? dinyatakan sangat baik dengan memperoleh nilai sebesar 95,29%. Dari hasil validasi materi, materi dalam media permainan ????????? dinyatakan sangat baik dengan perolehan nilai 99,23%. 2. Kekuatan respon siswa terhadap media permainan ????????? dapat dilihat dari hasil angket respon siswa. Berdasarkan analisis angket respon siswa, respon siswa terhadap media permainan ????????? sebesar 90,76% dengan kriteria sangat positif. Dari hasil penilaian para validator dan hasil angket respon siswa, media permainan ????????? layak digunakan sebagai media pembelajaran huruf Hiragana siswa kelas X-IBB SMA Negeri 3 Surabaya. Kata Kunci: pengembangan, monopoli Hiragana, media pembelajaran, huruf Hiragana ?? ???????????????2017/2018???10?IBB???????????????????????????????????????????????????????????? 1? ?????????????????????????? 2? ????????????????????????????????? ????????????????????????????????????????????????? ?????Borg and Gall ??????????????????????????????30?????????????? ???????????????????????????????????? 1? ??????????????????????95.29%???????????????????????????????????????????????????????????99.23%????????????????? 2? ???????????????????90.76%??????????????????? ??????????????????????????????????????????????? ??????????????????????????????????????
KIMONO DAN KEBAYA PAKAIAN ADAT WANITA JEPANG DAN JAWA (MAKNA, FILOSOFI, DAN FUNGSINYA) Nise Samudra Sasanti; Milanguni , Ambaristi Hersita
PRASI Vol. 19 No. 01 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v19i01.68042

Abstract

Kimono is a clothing worn by Japanese people, while Kebaya is the clothing worn by Indonesian people. However, kebaya is only worn by women while kimono can be worn by both men and women. The use of kebaya in Javanese customs and kimono in Japanese customs is not only as a cover, but as a differentiator that contains meaning, philosophy, and function. This research is in the form of qualitative research. Data were taken from various sources, such as books, internet access, and journals that contain theories that support this research. The research aims to find out (1) the meaning, philosophy contained in kimono; (2) the meaning, and philosophy contained in kebaya; (3) whether the function of kimono and kebaya can still be called traditional clothing with various changes caused by present day’s conditions. The philosophy carried in kebaya and kimono is related to the attitude and social strata of the wearer. Kebaya worn together with stagen depicts high patience for the user. The philosophy of kimono focuses on the pattern or motif of the kimono. The philosophy of kimono motifs is more about kindness, longevity, and abundant fortune. These dress cultures can still be referred to as traditional clothing today, as the public always chooses them as appropriate clothing for official occasions.  Keywords: Traditional clothing, kimono kebaya, meaning, philosophy and function.   Abstrak Kimono merupakan pakaian yang dipakai oleh masyarakat Jepang baik perempuan maupun pria, sedangkan Kebaya memiliki arti yang sama, yakni busana yang dikenakan masyarakat  Indonesia, tetapi hanya dikenakan oleh perempuan. Pemakaian kebaya dalam adat Jawa dan kimono dalam adat Jepang bukan hanya sebagai penutup aurat, tetapi sebagai pembeda yang mengandung makna, filosofi, dan fungsi. Penelitian ini berbentuk penelitian kualitatif.  Data diambil dari  berbagai sumber, seperti buku-buku, akses internet, maupun jurnal yang berisi teori-teori yang mendukung penelitian ini. Penelitian  bertujuan untuk mengetahui (1) apa makna, filosofi yang terkandung pada kimono; (2) makna, serta filosofi seperti apa yang terkandung pada kebaya (3) apakah fungsi kimono dan kebaya masih dapat disebut sebagai pakaian tradisional dengan berbagai perubahan yang disebabkan kondisi masa kini. Filosofi yang terkandung dalam kebaya dan kimono berkaitan dengan sikap hingga strata sosial penggunanya. Kebaya yang digunakan bersamaan dengan stagen menggambarkan kesabaran yang tinggi bagi penggunanya. Filosofi yang ada pada kimono, berfokus pada corak atau motif yang ada pada kimono. Filosofi yang ada pada motif kimono lebih pada kebakan, harapan umur panjang, dan rezeki yang melimpah. Kedua budaya berpakaian ini hingga saat ini masih bisa disebut sebagai pakaian tradisional, karena selalu dipilih oleh masyarakat sebagai pakaian yang pantas digunakan untuk acara-acara resmi. Kata Kunci: Pakaian adat, kimono kebaya, makna, filosofi dan fungsi.