The purpose of this research is to reduce the negative impact of gadgets on teaching and learning activities through classical tutoring services. Classical guidance services are information and orientation programs that benefit students face to face and are scheduled between the Guidance and Counseling (BK) teacher and all students in the class. Students are given classical guidance services by the counseling teacher with the hope that they can find out an overview of the negative effects of gadgets, so that students are better able to manage their time and are even wiser in using gadgets properly. The research subjects were 35 students of class XI DKV2 SMKN 1 Juwiring. The research method used is a qualitative method with the aim of finding out whether the implementation of classical tutoring services can reduce the negative impact of gadgets during teaching and learning activities. From the results of the study, data was obtained that by using classical tutoring services, the negative impact of gadgets on teaching and learning activities was reduced. This is shown by data which states that most students give positive statements, namely students understand the negative impact of gadgets during teaching and learning activities. The data is shown in the response explaining the percentage of 100% (35 students), the percentage of 97.14% (34 students), the percentage of 94.29% (33 students), the percentage of 91.43% (32 students). So it can be concluded, if classical tutoring services are very effective in reducing the negative impact of gadgets on teaching and learning activities. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi dampak negatif gadget pada kegiatan belajar mengajar melalui layanan bimbigan klasikal. Layanan bimbingan klasikal merupakan program pemberian informasi dan orientasi yang bermanfaat bagi siswa secara tatap muka dan terjadwal antara guru Bimbingan dan Konseling (BK) dengan seluruh siswa di kelas. Siswa diberikan layanan bimbigan klasikal oleh guru BK dengan harapan agar dapat mengetahui gambaran tentang dampak negatif gadget, sehingga siswa lebih bisa mengatur waktu dan lebih bijak lagi dalam menggunakan gadget dengan baik. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI DKV2 SMKN 1 Juwiring yang berjumlah 35 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui apakah pelaksanaan layanan bimbigan klasikal dapat mengurangi dampak negatif gadget pada saat kegiatan belajar mengajar. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa dengan menggunakan layanan bimbigan klasikal, dampak negatif gadget pada kegiatan belajar mengajar berkurang. Hal ini ditunjukkan dengan data yang menyatakan bahwa sebagian besar siswa memberikan pernyataan positif yaitu siswa memahami dampak negatif gadget saat KBM berlangsung. Data tersebut ditunjukkan pada respon yang menjelaskan prosentase sebesar 100% (35 siswa), prosentase sebesar 97,14% (34 siswa), prosentase sebesar 94,29% (33 siswa), prosentase sebesar 91,43% (32 siswa). Sehingga dapat disimpulkan, jika layanan bimbigan klasikal sangatlah efektif untuk mengurangi dampak negatif gadget pada kegiatan belajar mengajar.