Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KORELASI TINGKAT KEBERMAKNAAN HIDUP DENGAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA PADUKUHAN SORO PADAN, SLEMAN, YOGYAKARTA Jimmi Marliston Pandapotan Aritonang; Soewadi Soewadi; Ronny Tri Wirasto
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 3, No 1 (2018): BERKALA ILMIAH KEDOKTERAN DUTA WACANA
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/bikdw.v3i1.77

Abstract

Latar belakang: Kekurangan kebermaknaan hidup bisa menjadi sebab maupun akibat kondisi depresi, baik kekurangan makna maupun kondisi depresi bisa ditimbulkan oleh penyebab-penyebab lainnya. Mengenali depresi pada lanjut usia memerlukan suatu keterampilan dan pengalaman, karena manifestasi gejala-gejala depresi klasik sering tidak muncul. Tujuan: Untuk mengetahui korelasi antara tingkat kebermaknaan hidup dengan depresi pada lansia di Posyandu Lansia Padukuhan Soro Padan, Sleman, Yogyakarta Metode: Penelitian non eksperimental dengan rancangan cross-sectional, subjek penelitian adalah lansia di Posyandu Lansia Padukuhan Soro Padan dengan menggunakan instrumen Meaning In Life Questionnaire (MLQ) versi Indonesia; tingkat depresi dinilai dengan menggunakan instrumen Geriatric Depression Scale (GDS-15) versi Indonesia. Analisis data univariat untuk mengetahui profil subjek penelitian, analisis bivariat untuk mengetahui kekuatan korelasi tingkat kebermaknaan hidup dan tingkat depresi pada lansia dianalisis dengan uji koefisien korelasi phi dan analisis multivariat untuk mengetahui kekuatan pengaruh dari faktor-faktor perancu dengan uji analisis multipel regresi. Hasil Penelitian: Terdapat korelasi yang bermakna antara tingkat kebermaknaan hidup dengan depresi pada lansia (r = -0,331, p = 0,007) di posyandu lansia Padukuhan Soro Padan dengan kekuatan korelasi yang cukup Kesimpulan : Terdapat korelasi yang bermakna antara tingkat kebermaknaan hidup dengan depresi pada lansia di Posyandu Lansia Padukuhan Soro Padan Saran: Ketua dan Kader lansia Posyandu Lansia Padukuhan Soro Padan lebih memberikan perhatian kepada lansia yang mengalami depresi, memberikan masukan bagi Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman untuk memperhatikan kondisi psikologis lansia khususnya pada lansia yang depresi dan dalam membuat kebijakan terutama tentang kesehatan mental khususnya pada lansia. Kata kunci: kebermaknaan hidup-depresi-lansia, posyandu lansia Yogyakarta
The Correlation Between Burnout and Religious Coping Strategies Among Healthcare Workers at Bombana General Hospital Andreani, Robertha Lutfi; Anggia Dwi Stephanie Tandipayuk; Obed Paundralingga; Santiwati Anda; Ronny Tri Wirasto; Silas Henry Ismanto
Jurnal Psikiatri Surabaya Vol. 15 No. 1 (2026): May
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Burnout, also known as professional fatigue syndrome, results from prolonged stress in the workplace. Healthcare workers are particularly vulnerable to burnout and depression due to the nature of their work, which often involves intensive and ongoing interactions with others, such as in service delivery. Identifying workplace stressors is essential in mitigating their effects for psychological well-being. Spiritual coping is one effective way to deal with stress. Methods: This study was conducted from July to October 2024 among healthcare workers at Bombana Regional General Hospital (RSUD Bombana). The sampling technique used was purposive sampling. Burnout was assessed using the Maslach Burnout Inventory, while religious coping strategies were measured using the Brief R-Cope. Data analysis employed the Spearman correlation test (p<0.05). Results: A total of 86 healthcare workers met the study criteria. A significant correlation was found between negative religious coping (NRC) and burnout, with higher NRC usage correlating with greater burnout levels (p=0.014, r=0.264). However, no significant correlation was observed between positive religious coping (PRC) and burnout, indicating that PRC did not influence burnout levels in the respondents of this study (p=0.335, r=0.105). Conclusion: Individuals with high levels of positive religiosity do not experience burnout. Religious coping strategies help individuals utilize faith and religious practices to manage stress and acquire meaning in difficult circumstances.