Susilahudin Putrawangsa
IAIN Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Aljabar MAXPLUS dalam Pembentukan Model Matematis pada Sistem Penjadwalan Praktikum Laboratorium Uswatun Hasanah; Susilahudin Putrawangsa
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol. 8 No. 1 (2015): Beta Mei
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan praktikum dilaksanakan di laboratorium bertujuan untuk menunjang proses pembelajaran setiap semester. Ada sekitar 500 praktikan memanfaatkan kegiatan ini pada setiap jenjang pendidikan D3 dan S1. Oleh karena itu, diperlukan sistem pembuatan jadwal yang tepat sehingga proses praktikum di laboratorium berjalan lancar. Namun, melihat fenomena yang terjadi di lapangan, jadwal yang telah disusun belum sinkron dengan waktu dosen pengampu dan mahasiswa sehingga peneliti mencoba untuk memodelkan sistem penjadwalan praktikum di laboratorium STMIK Bumigora Mataram menggunakan aljabar Maxplus. Berdasarkan model dan hasil simulasi Scilab diperoleh nilai eigen untuk penjadwalan praktikum di Lab 2 sebesar 800 dengan nilai awal x(0), artinya periode perpindahan dari praktikan kepraktikan yang lain adalah 800 menit. Oleh karena itu, hanya satu praktikum yang terjadwal setiap hari di Lab 2 karena praktikum ditargetkan usai pada pukul 12.00.
Students’ Prior Understanding of Area Susilahudin Putrawangsa; Uswatun Hasanah
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol. 8 No. 2 (2015): Beta Nopember
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemikiran dan pemahaman awal siswa mengenai konsep luas dan pengukuran luas sebelum mereka diajarkan mengenai luas secara formal dalam kelas matematika. Dalam bahasa lain, penelitian ini bertujuan unuk menyelidiki hakikat pemahaman dan pandangan siswa mengenai konsep luas dimana pemahaman dan pandangan tersebut bukan merupakan pengaruh dari pembelajaran matematika di dalam kelas pada topik tersebut. Temuan dari penelitian ini diharapakan dapat berguna untuk guru atau pihak lainnya yang terkait sebagai pertimbangan dalam mengajar dan merancang perangkat pembelajaran, tugas belajar, atau kegiatan pembelajaran pada konsep pengukuran luas. Penelitian ini menemukan tiga hal penting terkait dengan pemahaman awal siswa mengenai luas dan pengukuran luas, yaitu (1) siswa memandang luas sebagai wilayah dari suatu permukaan (tidak melihat luas sebagai garis); akan tetapi (2) sebagian besar dari mereka belum memiliki pemahaman mengenai satuan pengukuran luas dalam menentukan luas suatu permukaan; oleh karena itu (3) mereka tidak dapat melakukan kegiatan pengukuran luas dengan benar. Dalam hal ini, mereka hanya memperhatikan dimensi tertentu dari bidang yang diukur, seperti panjang atau lebar, ketika berhadapan dengan masalah membandingkan luas. Memperhatikan ketiga temuan tersebut dan mengacu pada literature yang terkait dengan proses pengajaran yang efektif pada konsep luas, maka untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa mengenai luas, dianggap penting untuk memperkenalkan siswa mengenai konsep satuan pengukuran luas. Pemahaman mengenai satuan tersebut kemudian dapat dijadikan sebagai dasar untuk memperkenalkan konsep mengenai pengukuran luas sebagai perhitungan banyaknya satuan pengukuran luas. Pada akhirnya, pemahaman mengenai cara pengukuran luas seperti itu dapat dijadikan sebagai landasan bagi siswa untuk memahami dan memaknai konsep mengenai pengukuran luas dengan menggunakan rumus pengukuran luas.