Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Either Extremist, Nationalist, or Based on SARA: Meanings of Radicalism in Twitter in Indonesia, 2019-2021 Mohammad Nuruzzaman
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 5, No 1 (2022): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i1.4085

Abstract

Media technologies is not only significant for human life, but also contributes to impact where the space is also used to spread radicalism discourse in the form of hate speech in a wide range. Reflecting on McLuhan's theory, communication phenomenon in the use of media, apart from paying attention to the context of the message content on a particular platform, it must also show the capabilities and it’s features. In understanding the context of the message on a particular platform, my study on twitter in Indonesia shows how Twitter has expanded from a source of real-time information into facilitating radicalism and accelerating opportunities for radicalization. However, different from the popular assumption that radicalism has only single-meaning, my paper wants to describe that the meaning of radicalism in Indonesia is so diverse based on how the media and messages can only significantly shape the way of communication if it is supported by ideological aspects and features of the technology itself.
PENGARUH MEDIA SOSIAL (MEDSOS) TERHADAP PERKEMBANGAN PAHAM RADIKALISME DI KOTA CIREBON Mohammad Nuruzzaman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.052 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin capai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut; a. Mengetahui perkembangan paham radikalisme di Kabupaten Cirebon. b. Mendeskripsikan respon masyarakat terhadap perkembangan paham radikalisme di Kabupaten Cirebon. c. Menjelaskan penggunaan berbagai media bagi perkembangan paham radikalisme di Kabupaten Cirebon. d. Mendeskripsikan pengaruh Media Sosial (Medsos) terhadap perkembangan paham radikalisme di Cirebon. Penelitian ini bermanfaat pada ranah teoritis dan praktis. Pada ranah teoritis, penelitian bermanfaat bagi paraktisi dan akademisi untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan mengenai perkembangan paham radikalisme di Cirebon. Adapun pada ranah praktis, penelitian ini memberi manfaat bagi praktisi dan masyarakat serta stakholders Kota Cirebon bagaimana pengaruh media massa terhadap perkembangan paham readikalisme di Kota Cirebon. dengan mengetahui media apa saja yang mempengaruhi perkembangan paham radikalisme, maka dapat menjadi strategi untuk mengurangi bahkan menghambat masuknya paham radikalisme di tengah-tengah masyarakat Kota Cirebon. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif dengan metode survei dan kajian pustaka. penelitian deskriptif kualitatif menguraikan data yang dihasilkan dari lokasi penelitian yiatu di Kota Cirebon. Adapun penelitian yang bersifat pustaka dengan mengumpulkan data kualitatif yang dihasilkan dari masyarakat yang ada di Kota Cirebon untuk menggali data peranan media sosial terhadap perkembangan aliran radikalisme. Selain itu data yang akan didapatkan berasal dari kajian pustaka, baik berupa jurnal penelitian, buletin, undangundang/ kebijakan pusat dan daerah, maupun buku literatur. Hasil penelitilian membuktikan bahwa aliran radikalisme di Kota Cirebon sudah berkembang di tengah-tengah masyarakat. Ada pengaruh yang cukup besar dari media sosial atas perkembangan aliran radikalisme di Kota Cirebon. Masyarakat yang terpengaruh aliran radikalisme di Kota Cirebon adalah golongan masyarakat yang secara ekonomi di bawah garis kemiskinan dan golongan masyarakat yang pemahaman agamanya masih dangkal serta golongan masyarakat yang memiliki potensi untuk berkonflik, baik konflik vertikal maupun konflik horizontal. Kata Kunci : Medsos, Paham Radikalisme
TERORISME DAN MEDIA SOSIAL SISI GELAP BERKEMBANGNYA TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI Mohammad Nuruzzaman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.205 KB)

Abstract

Terorisme adalah masalah utama pada periode tahun terakhir ini. Sebagai bentukkomunikasi politik, terorisme hanya dapat memiliki signifikansi sebagai tindakankomunikasi jika aksi kelompok terorisme diteruskan melalui media massa kepadakhalayak luas. Teroris melakukan kekerasan dan aksi teror lainnya untukmendapatkan dukungan dari publik, membuat fearness bagi pemerintahinstitusional dan mengumpulkan dana dari pendukung mereka. Penelitiki akanmenjelaskan penelitian ini melalui metode deskripsi analisis. Metode ini adalahdengan menarasikan hasil penelitian dengan bentuk tulisan dari data dan faktafakta yang tentunya memiliki hubungkan dengan penelitian terkait. Kesadaran parapelaku teror/ teroris terhadap kemajuan dunia digital atau teknologi komunikasidan informasi untuk digunakan sebagai alat propaganda yang lebih masihmenunjukan bahwa media social/new media tidak bersifat netral, tetapi tergantungmasing-masing individu untuk digunakan dengan tujuan dan maksud tertentu.Kata Kunci : Terorisme, Media Baru, Teknologi Informasi.