Terorisme adalah masalah utama pada periode tahun terakhir ini. Sebagai bentukkomunikasi politik, terorisme hanya dapat memiliki signifikansi sebagai tindakankomunikasi jika aksi kelompok terorisme diteruskan melalui media massa kepadakhalayak luas. Teroris melakukan kekerasan dan aksi teror lainnya untukmendapatkan dukungan dari publik, membuat fearness bagi pemerintahinstitusional dan mengumpulkan dana dari pendukung mereka. Penelitiki akanmenjelaskan penelitian ini melalui metode deskripsi analisis. Metode ini adalahdengan menarasikan hasil penelitian dengan bentuk tulisan dari data dan faktafakta yang tentunya memiliki hubungkan dengan penelitian terkait. Kesadaran parapelaku teror/ teroris terhadap kemajuan dunia digital atau teknologi komunikasidan informasi untuk digunakan sebagai alat propaganda yang lebih masihmenunjukan bahwa media social/new media tidak bersifat netral, tetapi tergantungmasing-masing individu untuk digunakan dengan tujuan dan maksud tertentu.Kata Kunci : Terorisme, Media Baru, Teknologi Informasi.
Copyrights © 2018