Hadi Kusnanto
Universitas PGRI Madiun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MASJID TEGALSARI JETIS PONOROGO (MAKNA SIMBOLIK DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL) Hadi Kusnanto; Yudi Hartono
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.439 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v2i1.1359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan makna simbolik arsitektur Masjid Tegalsari Jetis Ponorogo dan potensinya yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data menggunakan sumber dan sekunder Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik coding model Strauss dan Corbin, dan keabsahan datanya dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Arsitektur Masjid Tegalsari merupakan akulturasi corak Jawa, Islam, dan Hindu. Unsur-unsur masjid; mihrab, bangunan utama, serambi, tiang, atap, batu bancik, gapura, dan pagarnya memiliki makna yang dalam sebagai tuntunan hidup. Makna-makna dari simbulnya berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah lokal khususnya sejarah agama Islam. Dengan menjadikan lingkungan sekitar atau dinamika masyarakat yang berada di sekitar dimungkinkan peserta didik dapat mengkontektualkan pelajaran sejarah Islam sehingga mudah memahami dan menjadikannya sebagai edukasi, inspirasi, rekreasi, dan pada akhirnya tumbuh kesadaran sejarahnya.