Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Failure Mode And Effect Analysis Proyek X Di Kota Madiun Aan Zainal Muttaqin; Yudha Adi Kusuma
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 1, No 2 (2018): April
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.067 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v1i2.118

Abstract

Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) is a structured procedure to identify and prevent as many failure modes as possible. A failure mode is anything that is included in the defect, conditions outside the specified specifications, or changes in the product that cause disruption of the function of the product. The methodology used is descriptive research where data collection is obtained from library research and field research in the form of interviews and direct observation. In the data analysis conducted there were 46 Potential failures of the project activities. Then do the calculations on the value of the impact caused, then the value on the failure caused and the value on prevention. Of the three values are multiplied to calculate the priority value. The highest RPN is obtained on 9 indicators, namely planning, work contracts, Workshops and post-project activities, unexpected events, political conditions, costs, quality and time. The three highest indicators are planning with RPN 179.65, then RPN employment contract of 137.09 and Workshop activities with RPN 170.85. The total RPN of the 9 indicators is 1289.37 and the critical value is 143.26Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) adalah suatu prosedur terstruktur untuk mengidentifikasi dan mencegah sebanyak mungkin mode kegagalan. Suatu mode kegagalan adalah apa saja yang termasuk dalam kecacatan, kondisi diluar spesifikasi yang ditetapkan, atau perubahan dalam produk yang menyebabkan terganggunya fungsi dari produk (Gasperz, 2002). Metodologi yang digunakan adalah penelitian deskriptif dimana pengumpulan data didapatkan dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan yang berupa wawancara dan pengamatan langsung. Hasil yang didapat berupa 3 indikator risiko kritis tertinggi di proyek X yaitu perencanaan, kegiatan di workshop dan kegiatan pasca proyek dengan nilai 179,65; 170,85 dan 157,25. 
ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS PADA MESIN ROTARY PANNER PT.X Aan Zainal Muttaqin; Yudha Adi Kusuma; Ardhya Ulkhaq Nasrulloh
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v4i2.11476

Abstract

Losses dapat mengakibatkan penurunan efektivitas peralatan dalam proses produksi. Untuk mengetahui dan meminimalisir losses yang terjadi, diperlukan adanya evaluasi kinerja dari peralatan produksi. OEE dapat digunakan untuk mengukur efektivitas menggunakan tiga sudut pandang untuk mengidentifikasi six big losses (enam kerugian), yaitu availability, performance dan quality. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat efektivitas mesin rotary panner sebesar 95,87%, dengan rata-rata nilai availability 100%, performance 96,16% dan quality 99,96%. Losses yang terjadi pada mesin ini adalah set up and adjustment losses, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai availability ratio karena nilainya masih diatas nilai standar 90% menurut standar dunia ( World Class ).
Pengukuran Total Productive Maintenance Pada Stasiun Kerja dengan Memperhatikan Faktor Risiko Yudha Adi Kusuma; Aan Zainal Muttaqin
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 7, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v7i2.11853

Abstract

PG ABC dan PG XYZ adalah salah sau unit usaha dari PTPN XI yang berada pada wilayah barat. Selama ini selama proses produksi sering mengalami proses down time sehingga mengganggu proses produksi. Tingginya down time mempengaruhi turunya kapasitas gula yang dihasilkan. Penelitian dilakukan untuk mengukur Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan manajemen risiko selama proses produksi berlangsung di semua stasiun kerja. Hasil pengukuran OEE terdapat 4 stasiun kerja menghasilkan nilai overall plant efficiency < 85 %. Hasil analisis risiko atas rekomendasi PG ABC dan PG XYZ dipilih 4 risk agent dan 4 preventive action yang berdampak pada risiko operasional.
Analisis SWOT Guna Menentukan Strategi Penjualan Pada CV. XYZ Thomas Alva Edison; Aan Zainal Muttaqin; Yudha Adi Kusuma
Jurnal Serasi Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Akademi Sekretari Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oksigen merupakan salah satu kebutuhan bagi berjalannya suatu usaha pengelasan maupun pengepul besi tua untuk melakukan pemotongan besi guna meringkas dimensi dari bahan bekas, oksigen juga sangat dibutuhkan untuk kebutuhan rumah sakit. CV. XYZ yang bergerak pada usaha penjualan oksigen telah berdiri sejak tahun 1976 dimana pada saat ini kegiatan operasional masih menggunakan cara konvensional. Untuk menentukan strategi pada CV. XYZ dalam menjalankan usahanya salah satu analisis yang dapat digunakan adalah analisis SWOT untuk menentukan bagaimana strategi yang harus dijalankan kedepannya. Dengan data yang diperoleh dan telah diolah maka didapatkan hasil dari pengolahan data yaitu (1,4922 & 0,9196) untuk hasil dari diagram SWOT yang memiliki arti posisi perusahaan berada pada kuadran I mendukung strategi agresif, perusahaan harus memanfaatkan kekuatan untuk mendapatkan kesempatan yang ada dan nilai (3,775 & 3,4869) untuk hasil dari Matrik IE yang memiliki arti perusahaan berada pada sel I dalam Matrik IE yang artinya perusahaan saat ini sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Kata kunci: Oksigen, Strategi, SWOT
PENDAMPINGAN PENGEMASAN PRODUK JAMU SERBUK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK PADA USAHA JAMU JAHE SERIBU DI DESA BULU KEC. SUKOMORO KABUPATEN MAGETAN Aan Zainal Muttaqin; Doni Susanto; Erny Untari
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.8604

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memberikan penyuluhan, pendampingan dan pelatihan kepada ibu-ibu kelompok usaha jamu serbuk jahe di Desa Bulu, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Hal ini dilakukan karena para pengusaha jamu serbuk tersebut mengalami kendala dalam pengemasan produk sehingga menyebabkan jamu serbuk yang dihasilkan tidak tahan lama. Oleh karena itu, perlu adanya penyuluhan, pendampingan dan pelatihan dalam rangka memperbaiki kemasan produk sehingga jamu yang dihasilkan awet dan tahan lama. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok ibu-ibu usaha jamu serbuk Jahe Seribu dalam hal pengemasan agar produk yang dihasilkan dapat bertahan lama, awet, dan berkualitas. Tidak hanya itu, diharapkan setelah adanya kegiatan ini, pemasaran kelompok ibu-ibu usaha jamu serbuk Jahe Seribu semakin luas sehingga dapat meningkatkan penjualan. Jika penjualan meningkat maka pendapatan pun juga akan meningkat, hal itu dapat mendorong naiknya perekonomian kelompok usaha tersebut.
Pembuatan dan Pengelolaan Website Desa Sebagai Media Informasi dan Administrasi Desa Kedungbanteng Aan Zainal Muttaqin; Irfan Warih Pratama; Gani Satria Pambudi; Adhelia Oktavian Putri Diyanto; Vadylla Fatma Nuraziza
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v2i1.417

Abstract

Penulis mahasiswa KKN ingin memberikan solusi dan inovasi untuk mempermudah kegiatan administrasi desa dan mengakses informasi desa yang ada di Desa Kedungbanteng. Penulis memberikan penerapan teknologi di Desa Kedungbanteng dengan melakukan pembuatan website desa yang berisikan mengenai sejarah desa, informasi desa, struktur desa, dan pelayanan masyarakat yang nantinya akan berguna untuk pengurus administrasi sebagai admin dan masyarakat sebagai pihak pengguna informasi dan pelayanan. Metode pelaksanaan ini akan dibagi menjadi beberapa tahap, diantaranya tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dengan adanya website desa sehingga dapat dimanfaatkan oleh desa sebagai media informasi dan sebagai media administrasi desa berbasis website. Dengan membuatkan website ini berharap, Desa Kedungbanteng dapat menyelesaikan permasalahan dalam pertukaran dan penyampaian informasi dan promosi dapat diminimalisir dengan mudah dan cepat.