Articles
Studi Literatur Efek Antimikroba Ekstraks Buah Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC)
Julahir Hotmatua Siregar;
Saiful Batubara
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/best.v5i1.5090
Hasil penelusuran publikasi jurnal terkait efek antimikroba Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) yang memenuhi kriteria untuk dijadikan subjek penelitian ini meliputi 7 (tujuh) publikasi, dengan tahun publikasi terbanyak pada tahun 2020 sebanyak 5 (lima) publikasi. Etil etanol adalah ekstrak yang paling banyak digunakan dan kemudian etanol adalah pelarut yang paling sedikit digunakan. metode difusi adalah metode yang paling banyak digunakan, 3 studi untuk difusi cakram dan 1 studi untuk difusi sumur. Selanjutnya terdapat dua penelitian yang melakukan uji KHM metode standar untuk mengetahui ekstrak KHM Andaliman Zanthoxylum acanthopodium DC dan Staphylococus aureus dan Escherichia coli merupakan bakteri yang paling sering digunakan sebagai target uji efek antibakteri
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Penyakit Menular Seksual (PMS) Pada Siswa Kelas XI IPA SMA Banuhampu Kabupaten Agam Sumatera Barat Tahun 2018
Aulia Fuad;
Saiful Batubara
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/best.v3i2.2800
Penyakit Menular Seksual (PMS) atau dikenal juga dengan infeksi menular seksual (IMS) Merupakan infeksi yang umumnya ditularkan melalui hubungan seks yang tidak aman, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan dan Sikap tentang Penyakit Menular Seksual pada siswa kelas XI IPA di SMA Banuhampu Kabupaten Agam Sumatera Barat tahun 2018. Penelitian ini adalah Jenis penelitian kuantitatif. Dengan desain penelitian kuasi eksprimental. Populasi penelitian ini terdiri dari 90 responden dengan sampel sebanyak 37 pada kelompok eksperimen dan 37 pada kelompok kontrol. Pengolahan data dengan menggunakan komputerisasi. Kemudian data di Analisa secara Univariat dan Bivariat dengan uji T-Test. Hasil penelitian ini didapatkan pada kelompok eksperimen. Hasil pengujian t-test paired menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 untuk tingkat pengetahuan dan tingkat sikap sehingga dapat kita nyatakan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan tingkat sikap. Bahwa terdapat pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap. Untuk itu diharapkan Penelitian ini dapat digunakan sebagai tambahan informasi bagi pelajar supaya dapat menghindari faktor resiko penyakit menular seksual (PMS).
Kesiapan Pembelajaran Klinik Di Masa Pandemi Covid-19
Saiful Batubara;
Surya Akbar;
Irpan Apandi Batubara
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/best.v4i1.3653
Terjadinya Pandemi COVID-19 secara nyata telah berdampak luas terhadap dunia pendidikan secara umum, termasuk dalam pendidikan kedokteran terutama tahap pendidikan profesi. Kemungkinan penularan COVID 19 di rumah sakit telah mengakibatkan terhentinya pembelajaran klinik di hampir semua pusat pendidikan profesi dokter diseluruh dunia. Mengingat masa pandemi yang tidak jelas kapan akan berakhir telah menimbulkan keresahan bagi mahasiswa dan pendidik klinis terkait keberlangsungan progaram pendidikan. Penelitian survei ini bertujuan mengidentifikas kesiapan mahasiswa, dosen klinik, rumah sakit dan institusi penedidikan profesi kesehatan untuk memulai kembali kegiatan pembelajaran klinik yang sempat terhenti, dan metode yang dianggap paling sesuai dengan situasi pandemi COVID-19. Hasil penelitian berkesimpulan : (1) Pandemi COVID 19 adalah masalah global dan memberikan dampak aktivitas clinical teaching, (2) penundaan aktivitas clinical teaching yang telah berlangsung berbulan-bulan telah memberikan kekhawatiran bagi mahasiswa dan dosen dan merek ingin dapat segera memulai kegiatan tersebut, (3) proses kegiatan clinical teaching dengan pemanfaatan teknologi dan adopsi kebiasaan baru mungkin bisa diaplisikan pada clinical teaching selama pandemi Covid 19 dan (4) perlu pengkajian dan persiapan sebelum pelaksanaan aktivitas clinical teaching berbasih on-line agar memberikan hasil yang positif terhadap pendidikan kedokteran
Self Directed Learning Readiness Mahasiswa Baru Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua Tahun 2021
Saiful Batubara;
Julahir Hotamatua Siregar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/best.v4i2.4765
Pandemi Covid-19 menjadi tantangan besar bagi pendidikan tinggi, karena hampir semua negara di dunia menawarkan berbagai bentuk gerakan masyarakat sehingga pembelajaran tidak bisa berlangsung secara konvensional. Pembelajaran online berbasis platform internet menjadi pilihan sehingga pembelajaran mandiri menjadi lebih penting. Untuk Tahun Pelajaran 2021-2022, sebelum perkuliahan dimulai, dilakukan pemetaan Self Directed Learning Readiness (SDRL) mahasiswa baru untuk perencanaan pembelajaran yang lebih efektif. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa siswa yang dominan memiliki SDRL yang tinggi terutama pada aspek pengendalian diri.Terkait dengan peralihan PDJ dengan PTM atau campuran dalam pendidikan keperawatan pada penghujung Pandemi Covid-19 di Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Deli Husada Deli Tua (PSSK-INKes DHDT) perlu diketahui Skor SDLR Mahasiswa Baru yang bermanfaat untuk pemetaaan dan perancangan pembelajaran di masa peralihan di PSSK-INKes DHDT tersebut
Pengaruh Penyuluhan Menstruasi Melalui Media Video Terhadap Pengetahuan Siswa Kelas VII SMPN42 Batam
Saiful Batubara
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/best.v3i2.2799
Dari survei antropometrik di tujuh daerah di Indonesia didapatkan bahwa usia menstruasi pertama anak Indonesia bervariasi dari usia 12,5 tahun sampai dengan usia 13,6 tahun. Pengetahuan mengenai menstruasi sangat diperlukan oleh remaja yang telah mengalami menstruasi maupun yang belum mengalami nya. Perlunya dilakukan pendidikan kesehatan mengenai menstruasi melalui media video untuk memberikan informasi kepada remaja putri guna untuk menghindari kekeliruan yang mengaitkan menstruasi dengan suatu penyakit dan kesalahpahaman dalam praktik kebersihan diri saat menstruasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menstruasi melalui media video terhadap pengetahuan siswi kelas VII di SMPN 42 Batam. Metode penelitian ini menggunakan rancangan Quasi Experiment dengan pendekatan yang digunakan adalah one grup pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan di SMPN 42 Batam dengan jumlah sampel sebanyak 90 yang didapatkan dari hasil perhitungan rumus slovin dan dengan teknik pengambilan yang digunakan adalah acak stratifikasi. Subjek diberi kuesioner pretest dilanjutkan dengan penyuluhan melalui media video dan kemudian diberi kuesioner posttest. Analisa data dilakukan dengan menggunakan paired t test. Terdapat pengaruh penyuluhan menstruasi melalui media video terhadap pengetahuan siswi kelas VII di SMPN 42 Batam dengan nilai p value 0,00. Perbedaan tingkat pengetahuan dapat dilihat dari kenaikan nilai mean pada saat sebelum penyuluhan 56,89 dan setelah penyuluhan menjadi 73,11 terjadi peningkatan sebesar 16,22. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan menstruasi melalui media video terhadap pengetahuan siswi kelas VII di SMPN 42 Batam. Diharapkan setelah diberikannya penyuluhan menstruasi, siswi dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari
Analisis Faktor Penyebab Kejadian Nyeri Betis Pada Guru Wanita SMA Negeri 6 Padang Sidempuan
Evi Melinda;
Saiful Batubara
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/best.v6i1.6649
Nyeri betis merupakan salah satu nyeri yang sering terjadi pada pekerja termasuk para guru yang sehari-hari bertugas di kelas dan aktivitas yang banyak berdiri. Berbagai faktor-faktor dapat memicu terjadinya nyeri betis termasuk faktor individu, pekerjaan, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi faktor-faktor penyebab kejadian nyeri betis pada guru wanita di SMA Negeri 6 Padang Sidempuan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional, dengan pengambilan sampel dengan total sampling. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan Nordic Body Map. Data penelitian dianalisis statistik meliputi uji univariat, bivariat dan multivariat untuk menentukan faktor paling dominan untuk terjadinya nyeri betis. Hasil: Terdapat beberapa variabel yang bermakna secara statistik (p0.05) terhadap kejadian nyeri betis, yakni Indeks Massa Tubuh (IMT) dan pemakaian sepatu bertumit. Analisis Mulvariat menunjukkan pemakaian sepatu bertumit mempunyai Exp.B 98,937 dengan 95%CI 6.318- 1549.428. Kesimpulan: Variabel pemakaian sepatu bertumit merupakan variabel yang paling bepengaruh dengan kejadian nyeri betis pada guru wanita di SMA Negeri 6 Padang Sidempuan
HUBUNGAN ADVERSITY QUOTIEN DENGAN SKOR DEPRESI PADA PENDERITA ODHA YANG MENDAPAT TERAPI ARV DI BRSODH “BAHAGIA” MEDAN TAHUN 2020
Melia Wahyuni;
Saiful Batubara
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 10 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.23 KB)
|
DOI: 10.30743/jkin.v10i1.153
Penyakit HIV/AIDS adalah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan sistem pertahanan tubuh terhadap infeksi, yang memerlukan terapi ARV. Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang paling umum terjadi pada ODHA. Pola pikir terhadap penyakit HIV/AIDS yang dialaminya dapat dinilai dengan skor adversity quotient. Adversity quotient yang tinggi dapat membantu seseorang dalam menghadapi masalah yang dialami, sehingga mempu mengelola dan menangani depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan adversity quotient dengan skor depresi pada penderita ODHA yang mendapat terapi ARV di BRSODH “Bahagia” Medan Tahun 2020. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional dengan sampel 30 pasien HIV/AIDS yang mendapat terapi ARV di BRSODH “Bahagia” Medan pada bulan Oktober 2020. Penelitian ini menggunakan teknik consecutive sampling dan data dianalisis dengan Uji Chi-Square . Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-sided) sebesar 0,001 (<0,05) hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara adversity quotient dengan skor depresi pada ODHA yang mendapat terapi ARV.
PENGARUH REVITALISASI POSYANDU TERHADAP PARTISIPASI KADER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAMORAMBE KABUPATEN DELI SERDANG
Tiffani Lubis;
Saiful Batubara
Kapital Deli Sumatera Vol 1 No 1 (2022): Artikel Riset Volume 1 Nomor 1 Juli 2022
Publisher : LPPM Universitas Deli Sumatera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRACT The aim of this research is to analyze the influence of revitalization on Posyandu (Integrated Service Post), such as : the training, the development of service range, support, the participation of community and the partnerships with the cadres of Posyandu in the working area of the health center in Namorambe Deli Serdang District. The type of this research was explanatory survey determined to explain the causal relationship between variables through hypothesis experiment. Population and sample in this research was all of the 46 active cadres who perform the service at Posyandu in the working area of health center in Namorambe. The analysis data was collected using logistic regression test. The result of this research indicates that training variable, support, and participation of community and partnership can influence the participation of cadres. Variable for the development of service range didn't influence the participation of cadres. The most dominant risk factors that influence the participation of cadres are the training and the participation of community, and the partnerships that controlled by support variable before. Suggestions are recommended in this case : 1). Te local government, should allocate particular fund from the Local General Revenue and Expenditure Budget to fulfill the training utilities and facilities ; 2). District Health Service and Health Center in Namorambe should give training continuously and mini workshop for every three months ; 3). Healthworkers who work at health center in Namorambe should give clear directions continuously to cadres invite the community to play a role in supporting the activity of the Integrated Health Service Post.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Pasien Diabetes Tentang Pengobatan Diabetes Melitus di Poliklinik Penyakit Dalam RS Citra Medika Tembung Deli Serdang
Julahir Hodmatua Siregar;
Saiful Batubara
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 1 (2022): Artikel pengabdian Volume 1 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Upaya penanganan penyakit Diabetes Melitus (DM), membutuhkan keterlibatan pada beragam level dalam sistim pelayanan kesehatan. Selaindokter/petugaskesehatan, pasien dan keluarga penderita DM juga dianggap sebagai pihak yang paling efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang DM dalam penanganan atau terapinya. Upaya peningkatan pengetahuan ini dapat dilakukan salahsatunya di poliklinik saat pasien pertama dating atau saat kontrol. Dengan adanya upaya peningkatan pengetahuan pasien DM tentang penyakitnya diharapkan dapat meningkatkan terontrolnya nilai Kadar Gula Darah (KGD) pasien tersebut. Peningkatan pengetahuan ini penting dilakukan untuk memberikan pengethauan sehingga pasien tidak hanya mendapat informasi/pengtahuan dari kerabat atau dari orang yang kurang pemahaman tentang DM. saat ini banyak pasien DM yang merasa bahwa tidak perlu mengkonsumsi obat anti diabetic (OAD) secara terus menerus, tetapi cukup diminum saat merasa badan tidak enak. Selain itu juga pasien merasa hanya perlu minum obat saat KGD nya tinggi. Melalui kegiatan ini diharapkan dengan peningkatan pengetahuan pasien mengenai DM dapat lebih meningkatkan ketaatan pada penanganan penyakitnya sehingga juga diharapkan dapat menurunkan komplikasi penyakit DM.
EDUKASI MULTI MEDIA TENTANG DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR BAGI IBU RUMAH TANGGA DI DESA SITUMBA JULU KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN
Saiful Batubara;
Tri Martial;
Adi Rahmat
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 1 (2022): Artikel pengabdian Volume 1 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Edukasi adalah kegiatan menyampaikan pesan, menanamkan keyakinan,sehingga keluarga tidak saja sadar, tetapi juga mau dan dapat melakukan suatu anjuran. Edukasi menggunakan multimedia merupakan tehnik yang lebih efektif menyampaikan pesan ke penerima pesan melalui indra pandang dan dengar. Deteksi dini yaitu pemeriksaan yang dilakukan pada orang yang belum menunjukkan adanya gejala penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau masih pada stadium praklinik. Tujuan kegiatan PKM untuk peningkatan pengetahuan dalam melakukan deteksi dini factor resiko penyakit tidak menular bagi ibu rumah tang di Desa Situmba Julu Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan.Keywords: Edukasi, Multimedia, Penyakit Tidak Menular, Situmba Julu