Tri Wahyu Nurmavina
Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional "Veteran " Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINGKAT KEPUASAN PETANI TERHADAP PENGGUNAAN BENIH JAGUNG HIBRIDA DI DESA SINGKALAN KECAMATAN BALONGBENDO KABUPATEN SIDOARJO Tri Wahyu Nurmavina; Teguh Soedarto; Indra Tjahaja Amir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i3.5690

Abstract

Kenaikan produksi jagung tidak lepas dari penggunaan benih jagung yang unggul, salah satu benih yang digunakan adalah benih jagung hibrida. Hal ini berdampak pada semakin luasnya pasar di Indonesia sehingga menyebabkan persaingan pasar yang semakin tinggi serta setiap produsen bersaing untuk mencari konsumennya. Salah satu cara untuk mendapatkan konsumen adalah dengan mengetahui tingkat kepuasan konsumen. Tingkat kepuasan konsumen terhadap suatu produk dipengaruhi oleh sekumpulan atribut yang dimiliki oleh produk tersebut. Desa Singkalan adalah salah satu desa yang memiliki luas lahan produksi jagung terbesar di kecamatan Balongbendo kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Dimana di desa tersebut sebagian besar petani menggunakan benih jagung hibrida Pertiwi 3 untuk menanam jagung. Tujuan dari penelitian iniĀ  yaitu (1) mengidentifikasi karakteristik pengguna benih jagung hibrida 3 di Desa Singkalan (2) menganalisis tingkat kepuasan petani terhadap penggunaan benih jagung hibrida Pertiwi 3 di Desa Singkalan. Metode analisis yang digunakan yaitu metode analisis deskriptif, Importance and Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfication Index (CSI). Hasil Analisis IPA menunjukkan bahwa terdapat empat atribut yang memiliki kinerja baik sehingga layak untuk dipertahankan salah satunya yaitu produktifitas. Sedangkan berdasarkan analisis CSI diperoleh tingkat kepuasan petani yaitu sebesar 69% yang dapat diartikan bahwa petani puas terhadap penggunaan benih jagung hibrida Pertiwi 3.