Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Hikmah

GRAMATIKAL AL-QUR`AN: MENJAWAB TUDUHAN KESALAHAN GRAMATIKAL DALAM AL-QUR`AN Buhori Buhori
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jhjd.v14i2.1821

Abstract

Al-Qur'an is a holy book that is mu'jiz in nature, not only in terms of its content but also in terms of the language's beauty and its grammatical fluency. Al-Qur'an challenges those who still doubt it to write letters such as those in the al-Qur'an. Since the time of Prophet Muhammad PBUH. There is already a group that has envy and does not accept the holiness of the Qur'an. Nowadays, non-Muslims are again trying to find weaknesses and mistakes in the Qur'an. One of the errors they accuse is an error in the grammatical aspect of the Koran. This weakness will later be used as their argument, which states that the al-Qur'an is not a holy book that is ma'shum (protected from error). It is not a revelation but merely the creation of the prophet Muhammad. Therefore, in this paper, the author will answer the accusations of grammatical errors addressed in the holy book of the Koran. Keywords: grammatical, al-Qur`an, accusations, errors Al-Qur`an merupakan kitab suci yang bersifat mu`jiz, tidak hanya dari segi kandungannya, akan tetapi juga dari segi keindahan bahasa yang digunakan dan kefasihan tata bahasanya. Al-Qur`an memberikan tantangan kepada orang-orang yang masih meragukannya untuk membuat surat semisal yang ada dalam al-Qur`an.Sejak masa nabi Muhammad saw. sudah ada kelompok yang memiliki kedengkian dan tidak menerima atas kesucian al-Qur`an. Dewasa ini, kalangan non muslim kembali mencoba mencari kelemahan dan kesalahan dalam al-Qur`an. Salah satu kesalahan yang mereka tuduhkan adalah kesalahan dalam aspek gramatikal al-Qur`an. Kelemahan ini nantinya dijadikan sebagai argumentasi mereka yang menyatakan bahwa al-Qur`an bukanlah kitab suci yang ma`shum (terjaga dari kesalahan), ia bukan wahyu, namun semata hasil kreasi dari nabi Muhammad saw. Oleh sebab itu, dalam tulisan ini, penulis akan menjawab tuduhan-tuduhan kesalahan gramatikal yang dialamatkan pada kitab suci al-Qur`an. Kata Kunci: Gramatikal, al-Qur`an, Tuduhan, Kesalahan
Bahasa Arab dan Peradaban Islam: Telaah atas Sejarah Perkembangan Bahasa Arab dalam Lintas Sejarah Peradaban Islam Buhori Buhori; Besse Wahidah
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-hikmah.v11i1.822

Abstract

Tulisan ini berusaha untuk mengungkap peran besar dari bahasa Arab terhadap kemajuan peradaban Islam.  Bahasa Arab yang disebut-sebut sebagai bahasa yang memperoleh garansi dan “proteksi ilahi” menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam sejarah perkembangan dunia Islam. Dari sekian banyak bahasa yang ada di dunia, bahasa Arab dianggap sebagai bahasa yang paling banyak menyandang atribut. Ia sering dinamai sebagai bahasa agama dan umat Islam, bahasa dhad (lughah ad-dhâd) dan bahasa warisan sosial dan budaya (lughah at-turâts). Bahasa Arab merupakan anak dari bahasa Semit, yang notabenenya merupakan kaum yang besar peranannya dalam sejarah peradaban kuno. Oleh karnanya, bahasa ini memiliki beberapa bahasa serumpun, seperti bahasa Ibrani yang dipakai dalam kitab Injil dan Taurat, dan bahasa Suryani.Dalam sejarah peradaban Islam, bahasa Arab menjadi salah satu kunci keberhasilannya, yang salah satunya ditandai dengan adanya gerakan penerjemahan besar-besaran berbagai karya filosof Yunani dan ilmuwan Persia dan India ke dalam bahasa Arab, yang kemudian menjadi titik awal kemajuan peradaban dan khazanah keilmuan umat Islam.