Meithy Intan
Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN METODE ROLE PLAY TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PESERTA DIDIK UNTUK MENGHADAPI KONFLIK ORANGTUA – REMAJA Dwi Fitria; Meithy Intan; Susi Fitri
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.946 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.042.04

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi antarpribadi peserta didik kelas X di SMA Negeri 53 Jakarta melalui layanan bimbingan kelompok dengan metode role play. Metode yang digunakan adalah kuasi ekperimen dengan pretest-posttest nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini mengggunakan purposive sampling, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah duapuluh dua orang siswa kelas X SMA Negeri 53 Jakarta Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen pretest dan posttest yang dikembangkan oleh peneliti mengenai keterampilan komunikasi antarpribadi berdasarkan teori dari Joseph DeVito. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik Mann Whitney U Test. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig sebesar 0.000, yang berarti melalui hasil perhitungan tersebut maka diperoleh kesimpulan bahwa pada keterampilan komunikasi antarpribadi Sig < 0,05, artinya peningkatan keterampilan komunikasi antarpribadi siswa kelompok treatment lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah membantu meningkatkan keterampilan komunikasi antarpribadi siswa untuk menghadapi konflik orangtua – remaja kelas X di SMA Negeri 53 Jakarta Timur. Melalui dinamika kelompok, layanan bimbingan kelompok dapat memfasilitasi siswa untuk mengenal dan mengekspresikan perasaan diri dan orang lain, berpendapat serta membina hubungan dengan sesama anggota. Kata kunci: bimbingan kelompok, komunikasi antarpribadi, konflik orangtua – remaja, role play
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK EXAMPLE NON-EXAMPLE PADA BIMBINGAN KLASIKAL TERHADAP PEMAHAMAN KEKERASAN DALAM PACARAN (Studi Kuasi Eksperimen Pada Siswa SMP Negeri 7 Tangerang Selatan) Tartila Azzahra; Meithy Intan; Sjenny Anggraeni Indrawati
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 6 No 2 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.779 KB) | DOI: 10.21009/INSIGHT.062.10

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif teknik example non-example pada bimbingan klasikal terhadap pemahaman kekerasan dalam pacaran siswa kelas VIII di SMP Negeri 7 Tangerang Selatan. Metode penelitian kuasi eksperimen dengan non-equivalent control group design. Sampel penelitian ini yakni VIII-5 sebagai kelompok eksperimen dan VIII-4 sebagai kelompok kontrol yang diambil dari populasi menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes yang dikembangkan melalui indikator pemahaman Bloom. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial non parametrik. Pengujian hipotesis menggunakan Mann Whitney U-Test pada aplikasi SPSS versi 16.0. Hasil pengujian didapatkan nilai Sig sebesar 0,000 < a 0,05, maka H0 ditolak karena model pembelajaran kooperatif teknik example non-example berpengaruh signifikan terhadap pemahaman kekerasan dalam pacaran. Oleh sebab itu, guru bimbingan dan konseling dapat memanfaatkan model pembelajaran kooperatif teknik example non-example yang digunakan dalam penelitian ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai kekerasan dalam pacaran.