Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penampilan Fenotipik Populasi Dasar Jagung Pulut Lokal Sulawesi Selatan dengan Seleksi Back Cross Junyah Leli Isnaini; Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i2.1122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kenampakan fenotip famili terpilih dari populasi dasar jagung pulut lokal Sulawesi Selatan yang disilangkan kembali dengan tetua. Teknik persilangan yang digunakan adalah seleksi berulang yaitu membuat persilangan antar famili terpilih (rekombinasi) dengan cara persilangan bebas. Jumlah uji silang 5 famili terpilih dan 5 varietas pembanding (induk) dengan 2 ulangan. Setiap replika ditanam 10 galur dengan 20 galur dengan jarak tanam 20 cm x 50 cm, jumlah tanaman dalam penelitian ini adalah 400 tanaman. Setiap baris mewakili 5 tanaman sampel, sehingga total sampel 200 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 keluarga terpilih yang disilangkan dengan orang tuanya secara keseluruhan dapat meningkatkan karakter fenotipe. Jagung lilin lokal yang dipilih memiliki penampilan karakter fenotipe yang unggul. Dari 200 sampel tanaman, terdapat 75 tanaman yang memiliki kenampakan unggul (penampilan fenotipe lebih baik dari induknya) pada karakter : tinggi tanaman, tinggi lokasi tongkol, pembungaan jantan, pembungaan betina, dan penutup sekam.
Isolasi dan Karakterisasi Morfologi Bakteri Dekomposer Asal Rhizosfer Tanaman Bambu dari Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan Mu'minah; Darmawan; Baso Darwisah; Junyah Leli Isnaini; Abdul Mutalib; Muh. Dzulkifly Ashan; Sarief Ismail; Erny Yuniarti
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i1.1330

Abstract

The utilization of microorganisms that can accelerate the composting process is the utilization of decomposing bacteria from decomposer products that are useful for accelerating the decomposition process of organic materials. This study aims to obtain bacterial isolates that can function as agricultural waste decomposers from bamboo rhizosphere from Sidrap Regency. This study consists of 4 stages, namely (i) Sampling in the bamboo plant rhizosphere, (ii) Isolation of rhizosphere soil samples, (iii) Identification of microorganism morphology, (iv), and the last stage is testing the ability to degrade cellulose (cellulolytic). The study results showed that in Sidrap Regency, there were 4 sampling points, namely at S 030 57 '25.4 "and E 1190 40'44. 9" and S 03056'09.7 "and E 1190 41'24.9". There, 52 isolates were successfully isolated from the four places. Isolates SDR1A101B and SDR1A107B have the best ability to degrade and decompose cellulose.
PEMBENTUKAN POPULASI DASAR UNTUK PEMURNIAN VARIETAS JAGUNG PULUT LOKAL SULAWESI SELATAN: Development of Basic Population for Purification of Local Pulut Maize Varieties of South Sulawesi Junyah Leli Isnaini
Jurnal Agrotan Vol. 3 No. 02 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membentuk populasi dasar (pembuatan famili) untuk pemurnian varietas jagung pulut lokal Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lau, kabupaten Maros selama 4 bulan (April-Juli 2017). Teknik persilangan yang digunakan adalah seleksi berulang yaitu membuat persilangan antara famili terpilih (rekombinasi) dengan cara persilangan bersari bebas. Jumlah silang uji sebanyak 10 varietas lokal dengan 2 ulangan. Tiap ulangan ditanam 10 silang uji berbaris sebanyak 20 baris sepanjang 5 meter (Setiap 1 baristerdiri atas 5 lubang tanam dan setiap lubang tanam ditanam 2 benih) dengan jarak tanam 20 cm x 50 cm), total jumlah tanaman pada penelitian ini sebanyak 400 tanaman. Setiap baris diwakili 3 tanaman sampel, sehingga total sampel sebanyak 120 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan dari 10 varietas jagung pulut lokal yang disilang-uji secara keseluruhan dapat meningkatkan karakter fenotipe, genotipe dan hasil bijinya. Pulut lokal yang terpilih mempunyai penampilan superior dari karakter Dari 120 sampel tanaman, terdapat 75 tanaman dari 5 famili pulut lokal yang mempunyai penampilan superior (penampilan fenotipe lebih bagus dari tetuanya dan produksinya lebih tinggi dari rata-rata produksi jagung pulut lokal tetuanya)